Menu

Mode Gelap
Warga Masyarakat Teluk Mengkudu Sergai Kecewa dan Pertanyakan Komitmen Pelayanan PLN ULP Sei Rampah, Terkait Pemadaman Molor Hingga 7 Jam. Misteri Arus Kas Proyek The R B, Investor Klaim Rugi Lebih Kurang Rp1 Miliar Proyek Pelebaran Jalinsum Sei Buluh Abaikan SOP K3, Pengendara Terancam Bahaya Sehingga Jadi Sorotan Publik. Ditemukan Retak Struktur Pada Proyek Leningan Setelah Selesai Dibangun, dan Tanpa Plang Informasi, Proyek di Desa Suka Damai Misterius dan Diduga Asal Jadi. Buzzer mulai giring opini, hutang piutang jadi alasan terkait dugaan OTT Pejabat Tinggi Kab Langkat Kuasa Hukum TA’A LOI, S.H., & PARTNERS Desak Polres Nias Selatan Mengambil Sikap Menetapkan Status Perkara, Sebut Ada Indikasi Keterlibatan Oknum ASN

Hukum

Aparat Penegak Hukum Diminta Audit Proyek Pemko Subulussalam 2023 -2024 yang Diduga Dikerjakan Asal Jadi Penting Selesai

badge-check


					Aparat Penegak Hukum Diminta Audit Proyek Pemko Subulussalam 2023 -2024 yang Diduga Dikerjakan Asal Jadi Penting Selesai Perbesar

SUBULUSSALAM,ACEH|MediaIndonesia–Masyarakat Kota Subulussalam meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan audit terhadap proyek-proyek Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam tahun anggaran 2023- 2024 yang diduga dikerjakan asal jadi.

Permintaan ini muncul di tengah kondisi defisit keuangan yang dialami Pemko, yang menyebabkan banyak proyek belum dibayarkan.

Menurut sumber dari masyarakat, banyak proyek yang telah ditenderkan dan proyek Penunjukan Langsung (PL) tetap dikerjakan meski rekanan mengetahui pembayaran akan terlambat. Akibatnya, proyek-proyek tersebut terkesan dikerjakan asal jadi tanpa pengawasan yang memadai dari dinas terkait.

Setelah pekerjaan dianggap selesai, para rekanan ramai-ramai menuntut pembayaran ke kantor keuangan Pemko Subulussalam. Kepala Bagian Keuangan berjanji akan menyelesaikan pembayaran secara bertahap, dengan alokasi 20-30 persen di tahun 2025.

Namun, terdapat pengecualian pada proyek lapangan bola Sultan Daulat dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Subulussalam yang dicairkan seratus persen dengan nilai lebih dari satu miliar rupiah. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Subulussalam, Mahlil, membenarkan pencairan tersebut, yang dinilai melanggar komitmen antara rekanan dan dinas keuangan.

Salah seorang tokoh masyarakat Subulussalam menyatakan bahwa kejadian ini menimbulkan kecurigaan dan meminta APH untuk mengaudit seluruh proyek tahun 2023- 2024 serta melakukan pengecekan lapangan. Masyarakat juga menyoroti proyek bantuan MCK untuk masyarakat tidak mampu yang diduga belum selesai.

Awak media yang melakukan penelusuran di lapangan menemukan banyak proyek tahun2023- 2024 yang dikerjakan asal jadi. Publik berharap APH tidak menutup mata terhadap permasalahan ini.

Pewarta:IP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FSG Dituntut 1 Tahun Penjara Dalam Perkara Jaminan Fidusia, Terdakwa Klaim Tak Pernah Menggelapkan Kendaraan.

2 Juli 2026 - 00:53 WIB

Masyarakat Nagori Bandar Betsy 1 Desak Pangulu Pecat Gamot Huta V, Karena Lakukan Penahanan BLT-DD.

28 Juni 2026 - 17:18 WIB

Sidang Praperadilan Ilyas Sitaba Melawan Kejaksaan dan Polres Gowa, Termohon Diduga Keliru Memasukkan Nama.

23 Juni 2026 - 10:16 WIB

Warga Miskin di Desa Lidah Tanah Punya KKS Tersisih Tidak Dapat Bansos Jadi Sorotan.

17 Juni 2026 - 13:48 WIB

Diduga Hindari APH, Galian C di Sungai Ular Beroperasi Pada Malam Hari, Kelestarian Sungai Ular Terancam.

16 Juni 2026 - 01:01 WIB

Trending di Hukum