Menu

Mode Gelap
Galian C Diduga Ilegal di Cempedak Lobang Beroperasi Bebas, Bentang Alam Rata. SEMANGAT PERJUANGAN PAHLAWAN, PRAJURIT YONIF TP 904/GARA MATA KIBARKAN MERAH PUTIH DI DELENG 7 DAYANG KEJAKSAAN TINGGI SUMATERA UTARA SAPA PELAJAR SMA NEGERI 2 PERCUT SEI TUAN, Serukan Gerakan Anti Narkoba & Bijak Menggunakan Media Sosial Kabar Gembira “Siwi Karo Inka Kristi Br.Ginting. Diduga Korban Keracunan MBG.Telah Pulih Dirawat RS.Binakasih. Warga Menjerit, Bandar Judi Togel Tertawa Lebar, Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho Diam Saja! Praperadilan Febrie Adriansyah Diwarnai Aksi Unjuk Rasa, Massa Desak Hakim Independen dan Penegakan Hukum Tanpa Intervensi

Hukum

Aparat Penegak Hukum Diminta Audit Proyek Pemko Subulussalam 2023 -2024 yang Diduga Dikerjakan Asal Jadi Penting Selesai

badge-check


					Aparat Penegak Hukum Diminta Audit Proyek Pemko Subulussalam 2023 -2024 yang Diduga Dikerjakan Asal Jadi Penting Selesai Perbesar

SUBULUSSALAM,ACEH|MediaIndonesia–Masyarakat Kota Subulussalam meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan audit terhadap proyek-proyek Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam tahun anggaran 2023- 2024 yang diduga dikerjakan asal jadi.

Permintaan ini muncul di tengah kondisi defisit keuangan yang dialami Pemko, yang menyebabkan banyak proyek belum dibayarkan.

Menurut sumber dari masyarakat, banyak proyek yang telah ditenderkan dan proyek Penunjukan Langsung (PL) tetap dikerjakan meski rekanan mengetahui pembayaran akan terlambat. Akibatnya, proyek-proyek tersebut terkesan dikerjakan asal jadi tanpa pengawasan yang memadai dari dinas terkait.

Setelah pekerjaan dianggap selesai, para rekanan ramai-ramai menuntut pembayaran ke kantor keuangan Pemko Subulussalam. Kepala Bagian Keuangan berjanji akan menyelesaikan pembayaran secara bertahap, dengan alokasi 20-30 persen di tahun 2025.

Namun, terdapat pengecualian pada proyek lapangan bola Sultan Daulat dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Subulussalam yang dicairkan seratus persen dengan nilai lebih dari satu miliar rupiah. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Subulussalam, Mahlil, membenarkan pencairan tersebut, yang dinilai melanggar komitmen antara rekanan dan dinas keuangan.

Salah seorang tokoh masyarakat Subulussalam menyatakan bahwa kejadian ini menimbulkan kecurigaan dan meminta APH untuk mengaudit seluruh proyek tahun 2023- 2024 serta melakukan pengecekan lapangan. Masyarakat juga menyoroti proyek bantuan MCK untuk masyarakat tidak mampu yang diduga belum selesai.

Awak media yang melakukan penelusuran di lapangan menemukan banyak proyek tahun2023- 2024 yang dikerjakan asal jadi. Publik berharap APH tidak menutup mata terhadap permasalahan ini.

Pewarta:IP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Galian C Diduga Ilegal di Cempedak Lobang Beroperasi Bebas, Bentang Alam Rata.

19 Agustus 2026 - 07:46 WIB

5 Kios di Desa Helvetia di Lalap Sijago Merah

6 Agustus 2026 - 03:05 WIB

PW IPA Sumut Apresiasi Langkah Terobosan Gubernur Bobby Nasution Bangun Nias dan Sipiongot

27 Juli 2026 - 15:19 WIB

Sudah Damai, Korban Jadi Tersangka dan DPO? Aliansi Masyarakat Siap Kepung Polrestabes Medan Tiga Hari, Desak Penghentian Dugaan Kriminalisasi.

14 Juli 2026 - 00:45 WIB

Publik Desak APH Tindak Tegas Ilegal Mining Berkedok Cetak Sawah di Paya Lombang.

8 Juli 2026 - 13:26 WIB

Trending di Hukum