Menu

Mode Gelap
TGD: Halal bi Halal Itu Bid’ah Hssanah Pimpinan Umum MSN ID Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Paskah 2026 Kepada Masyarakat. Pelapor Kasus Ribuan Ikan Mati Massal Diduga Akibat Limbah Kilang Ubi, Feber Andro Sirait, Mengaku Tidak Tahu Perkembangan Hasil Lab, “Memunculkan Tanda Tanya Besar.” Kelola Berbagai Line Bisnis, Hiroki Askara Sukses Dirikan ASKARA Group. Gentleman! Kajati Sumut Harli Siregar Minta Maaf Terkait Kasus Amsal Sitepu yay Picu Kegaduhan. Jalan Rusak Parah, Diminta Pemkab Deli Serdang Tindak Tegas PT KM Yang Lalu Lalang Menggunakan Alat Berat Di Jalan Pertahanan Patumbak

Hukum

Dinas Pertanian Sergai Diduga Terima Proyek Pintu Air Irigasi Sei Rejo yang Terlihat ” Asal Jadi dan Tidak Sesuai Spesifikasi.”

badge-check


					Dinas Pertanian Sergai Diduga Terima Proyek Pintu Air Irigasi Sei Rejo yang Terlihat ” Asal Jadi dan Tidak Sesuai Spesifikasi.” Perbesar

Sergai – Media Indonesia – Dinas Pertanian Serdang Bedagai (Sergai) diduga sudah terima proyek pengerjaan pintu air irigasi di Desa Sei Rejo yang terlihat asal jadi dan diduga juga tidak sesuai dengan spesifikasi, karena pintu air irigasi nya tidak menggunakan tulangan sebagai penguat sesuai dengan biasanya pintu air irigasi yang dipergunakan oleh pihak dinas pertanian pada umumnya, Selasa (10/02/2026).
Proyek pengadaan pintu air irigasi di Desa Sei Rejo Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), disorot tajam karena diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai dengan spesifikasi. Meskipun bangunan fisiknya bermasalah namun pihak Dinas Pertanian Sergai diduga sudah menerima serah terima pekerjaan tersebut, memicu dugaan adanya keterlibatan pihak Dinas Pertanian dalam proyek yang merugikan keuangan negara ini.
Pekerjaan Tidak Sesuai : Hasil investigasi dilapangan menunjukkan pintu air irigasi ada yang tidak di cat pada plat besi pintu airnya, dan tidak menggunakan tulangan pada pintu airnya serta ada yang sudah retak pada pondasi tempat pintu air nya, sehingga bisa mengakibatkan jebol jika airnya penuh, sehingga proyek pengerjaan pintu air irigasi tersebut terlihat asal jadi atau asal asalan saja dan tidak sesuai spesifikasi.
Disiniah fungsi pengawasan Dinas Pertanian dipertanyakan, mengapa menerima pekerjaan yang secara kasat mata bermasalah karena asal jadi dan tidak sesuai dengan spesifikasi tetap diterima, diduga Rijal selaku pelaksana proyek ada main mata dengan pihak Dinas Pertanian, guna meloloskan proyek tersebut.
Keengganan Perbaikan: sementara Rijal ketua Gapoktan Sei Rejo, selaku pelaksana proyek enggan membongkar ulang pekerjaan guna perbaikan, dengan alasan membutuhkan biaya besar, meskipun hasil pengerjaannya tidak layak.
Dugaan korupsi: Dengan adanya temuan tersebut, masyarakat meminta aparat penegak hukum (APH) dalam hal ini dari pihak Kejaksaan negeri dan Polres Sergai, segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan korupsi, karena proyek ini tidak sesuai prosedur dan merugikan keuangan negara, dan proses secara hukum siapa saja yang terlibat didalamnya jika terbukti adanya tindakan korupsi dan tidak sesuai prosedur dalam proyek tersebut.
Sementara itu, Kadis Pertanian Sergai, Dedy Iskandar, belum juga memberikan konfirmasi terkait proyek pengadaan pintu air irigasi di Sei Rejo, meskipun sudah dikonfirmasi melalui via WhatsApp nya dan telpon pada hari Senin 09 Februari, guna mendapatkan jawabannya dari permasalahan proyek tersebut yang diduga asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi.  (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ini Ngeri!! PN Medan Tidak Menjalankan Eksekusi Putusan MA RI Nomor 3008 K/Pdt/1993.

2 April 2026 - 12:49 WIB

SPBU 13.203.188 Dolok Masihul Diduga Layani Mafia Solar, Bowo Manager SPBU Bungkam Ketika Dikonfirmasi.

28 Maret 2026 - 05:46 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Terhadap Herry Hardiansyah di Jalan Pasundan.

17 Maret 2026 - 13:34 WIB

Dugaan Mark Up Proyek Sumur Pompa Irigasi Tanah Dangkal di Desa Sei Rampah: Anggaran Rp 150 Juta, Fisik Diduga Hanya Rp 80 Juta.

16 Maret 2026 - 01:05 WIB

Fisik Bangunan Diduga Tidak Sesuai RAB, Proyek Oplah Sawah Non Rawa 150 Hektare di Desa Sei Rampah Terindikasi Bermasalah.

13 Maret 2026 - 02:37 WIB

Trending di Hukum