Menu

Mode Gelap
Legalitas Pasokan Bahan Baku Pada Operasional PKS Mini di Pematang Kuala Jadi Pertanyaan dan Sorotan Publik. SMK Tarbiyah Islamiyah di Deli Serdang Kebakaran Pasca Perbaikan Jembatan Operasional PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja Diduga Mangkrak Tidak Bisa Dilalui, Publik Desak Audit dan Evaluasi Total Aset Negara Tersebut. PBG Dipertanyakan, SKY Cross RSIA Rosiva Murni Teguh Diduga Kuat Langgar Perda, Walikota Medan Rico Waas Diminta Turun Tangan. Sat Binmas Polres Karo Perkuat Sinergi dengan Satpam Melalui Pembinaan Kamtibmas di Merek IPMAPI Sumut desak Rektor UINSU copot Kaprodi S3 yang diduga terlibat skandal moral dan dilaporkan ke polisi

Berita

Akses Jalan Badan Sungai Desa Liberia Nyaris Putus, Perbaikan Gorong – Gorong Belum Terealisasi.

badge-check


					Akses Jalan Badan Sungai Desa Liberia Nyaris Putus, Perbaikan Gorong – Gorong Belum Terealisasi. Perbesar

SERGAI – Media Indonesia – Akses jalan warga di badan Sungai Liberia, Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) saat ini dilaporkan dalam kondisi kritis. Kondisi infrastruktur tersebut tampak ambrol dan nyaris putus total akibat hancurnya fasilitas gorong-gorong di lokasi tersebut, Senin (01/06/2026).

Hingga kini, warga setempat mengeluhkan belum adanya tanda-tanda perbaikan atau penanganan konkret dari pihak terkait, meskipun kerusakan tersebut diketahui sudah berlangsung cukup lama dan mengganggu mobilitas harian masyarakat.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Kepala Desa Liberia, Syaifuddin, sempat memberikan penjelasan terkait kronologi rusaknya akses jalan tersebut. Menurutnya, pembedahan jalan di area tersebut dilakukan oleh pihak Perkebunan Tanah Raja. Kegiatan tersebut ditengarai berfungsi sebagai jalur drainase pembuangan air, khususnya untuk mengantisipasi debit air pada musim penghujan di wilayah Afdeling 5. Terkait wewenang penindakan, pihak desa menyerahkan mekanisme teguran kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Guna menjaga keberimbangan informasi (cover both sides), awak media telah melakukan upaya konfirmasi kepada pihak manajemen Perkebunan Tanah Raja. Konfirmasi dilayangkan melalui pesan tertulis WhatsApp kepada Humas Kebun Tanah Raja, Wagimin, pada Minggu (31/5/2026). Namun, hingga berita ini ditayangkan, pihak Humas Perkebunan Tanah Raja belum memberikan respons atau jawaban resmi mengenai dugaan keterlibatan pembedahan jalan maupun rencana solusi bagi warga Desa Liberia, meskipun pesan tersebut telah centang biru (dibaca).

Warga setempat kini sangat berharap agar pemerintah daerah dan khususnya kepada pihak perusahaan Perkebunan Tanah Raja agar dapat segera duduk bersama mencari solusi perbaikan. Langkah tanggap ini sangat dinantikan agar jalan tidak terputus total dan arus transportasi warga tidak lumpuh, karena jika tidak diperbaiki hal tersebut sangat membahayakan bagi masyarakat pengguna jalan. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SMK Tarbiyah Islamiyah di Deli Serdang Kebakaran

11 Juni 2026 - 06:07 WIB

Pasca Perbaikan Jembatan Operasional PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja Diduga Mangkrak Tidak Bisa Dilalui, Publik Desak Audit dan Evaluasi Total Aset Negara Tersebut.

11 Juni 2026 - 01:03 WIB

IPMAPI Sumut desak Rektor UINSU copot Kaprodi S3 yang diduga terlibat skandal moral dan dilaporkan ke polisi

10 Juni 2026 - 09:45 WIB

Ketua IPA Sumut Ahmad Irham Tajhi Semprot Deddy Sitorus: Sidak Bobby ke PLN Itu Bela Rakyat, Bukan Pencitraan!

9 Juni 2026 - 15:43 WIB

4 Kandang Usaha Ternak Ayam yang Beroperasi di Desa Bogak Besar Kantongi Izin, Lainnya Diduga Bodong.

9 Juni 2026 - 11:16 WIB

Trending di Berita