Menu

Mode Gelap
Akses Jalan Badan Sungai Desa Liberia Nyaris Putus, Perbaikan Gorong – Gorong Belum Terealisasi. Jan Warista Ginting Tegaskan Nilai Pancasila Sebagai Landasan Kebangsaan Dalam Peringati Hari Kesaktian Pancasila Ketua Umum DPP GPIE Sumut Kukuhkan Muhammad Ari Al- Kasyfi Sebagai Ketua DPC Kota Medan Periode 2026 – 2030. Berantas Korupsi Tanpa Kompromi, Ketua PD IPA Kota Medan Dukung Komitmen Kajari Ridwan Sujana Angsar Terkait Eluhan Warga Terhadap Kandang Ternak Ayam di Tengah Pemukiman Penduduk di Desa Bogak Besar, Dua Kadis Sergai Hanya Berikan Tanggapan Singkat. LSM.KPK.RI. Kab. Karo, Apresiasi Kinerja Polres Karo/Polsek Tigabinanga, Ungkap Cepat Kasus Pembunuhan Sura Sitepu

Berita

Akses Jalan Badan Sungai Desa Liberia Nyaris Putus, Perbaikan Gorong – Gorong Belum Terealisasi.

badge-check


					Akses Jalan Badan Sungai Desa Liberia Nyaris Putus, Perbaikan Gorong – Gorong Belum Terealisasi. Perbesar

SERGAI – Media Indonesia – Akses jalan warga di badan Sungai Liberia, Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) saat ini dilaporkan dalam kondisi kritis. Kondisi infrastruktur tersebut tampak ambrol dan nyaris putus total akibat hancurnya fasilitas gorong-gorong di lokasi tersebut, Senin (01/06/2026).

Hingga kini, warga setempat mengeluhkan belum adanya tanda-tanda perbaikan atau penanganan konkret dari pihak terkait, meskipun kerusakan tersebut diketahui sudah berlangsung cukup lama dan mengganggu mobilitas harian masyarakat.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Kepala Desa Liberia, Syaifuddin, sempat memberikan penjelasan terkait kronologi rusaknya akses jalan tersebut. Menurutnya, pembedahan jalan di area tersebut dilakukan oleh pihak Perkebunan Tanah Raja. Kegiatan tersebut ditengarai berfungsi sebagai jalur drainase pembuangan air, khususnya untuk mengantisipasi debit air pada musim penghujan di wilayah Afdeling 5. Terkait wewenang penindakan, pihak desa menyerahkan mekanisme teguran kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Guna menjaga keberimbangan informasi (cover both sides), awak media telah melakukan upaya konfirmasi kepada pihak manajemen Perkebunan Tanah Raja. Konfirmasi dilayangkan melalui pesan tertulis WhatsApp kepada Humas Kebun Tanah Raja, Wagimin, pada Minggu (31/5/2026). Namun, hingga berita ini ditayangkan, pihak Humas Perkebunan Tanah Raja belum memberikan respons atau jawaban resmi mengenai dugaan keterlibatan pembedahan jalan maupun rencana solusi bagi warga Desa Liberia, meskipun pesan tersebut telah centang biru (dibaca).

Warga setempat kini sangat berharap agar pemerintah daerah dan khususnya kepada pihak perusahaan Perkebunan Tanah Raja agar dapat segera duduk bersama mencari solusi perbaikan. Langkah tanggap ini sangat dinantikan agar jalan tidak terputus total dan arus transportasi warga tidak lumpuh, karena jika tidak diperbaiki hal tersebut sangat membahayakan bagi masyarakat pengguna jalan. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua Umum DPP GPIE Sumut Kukuhkan Muhammad Ari Al- Kasyfi Sebagai Ketua DPC Kota Medan Periode 2026 – 2030.

31 Mei 2026 - 02:10 WIB

Berantas Korupsi Tanpa Kompromi, Ketua PD IPA Kota Medan Dukung Komitmen Kajari Ridwan Sujana Angsar

30 Mei 2026 - 13:10 WIB

Terkait Eluhan Warga Terhadap Kandang Ternak Ayam di Tengah Pemukiman Penduduk di Desa Bogak Besar, Dua Kadis Sergai Hanya Berikan Tanggapan Singkat.

30 Mei 2026 - 05:57 WIB

Polda Sumut Telah Mengantongi Nama Pasu Munte Pengendali Judi di Humbahas, Gerah Disorot Publik Terduga Bandar Judi Online di Humbahas Ancam Wartawan

29 Mei 2026 - 14:26 WIB

PD IPA Medan Sebut Kepemimpinan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak Sukses Membawa Dampak Positif bagi Kota Medan

29 Mei 2026 - 08:11 WIB

Trending di Berita