Menu

Mode Gelap
SMA UNGGUL BINA KASIH NUSANTARA MEDAN: Mencetak Generasi Excellent, Integrity, Noble Melalui Sistem Boarding School Siswa Korban Keracunan MBG Berastagi Di RSCM: Tak Hilang Ingatan, Hanya Serangan Panik, Akhir Pekan Boleh Pulang Oleh Kandidat Ketum PBNU Non-Vocer, M. Safrizal Almalik: “Jangan Sampai PBNU Terseret Pusaran Masalah Korupsi” Akses Jalan Terkepung, Usaha Ternak Ayam di Pringgan Kebun Rambutan PTPN IV Diduga Gunakan Jalan Kebun Rambutan Tanpa Izin Resmi. Wartawan Medan “Mengetuk Pintu Langit” Mendo’akan Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau Direktur PT Viola Cipta Mahakarya Fredy Ligim Putra Zebua, ST Memberi Kuasa Kepada Assoc. Prof. Dr. Ali Yusran Gea, SH. MKn. MH Menjadi Penasehat Hukum Yang Baru

News

Dugaan Asal Jadi, Proyek Optimasi Lahan Sawah Rp 460 Juta di Mangga Dua Sergai Dipertanyakan.

badge-check


					Dugaan Asal Jadi, Proyek Optimasi Lahan Sawah Rp 460 Juta di Mangga Dua Sergai Dipertanyakan. Perbesar

SERGAI – Media Indonesia – Proyek pengerjaan leningan dalam program konstruksi Optimasi Lahan (Oplah) sawah terdampak bencana di Dusun 4, Desa Mangga Dua, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menuai sorotan. Kualitas bangunan proyek senilai Rp460.000.000 bersumber dari dana Kementerian Pertanian Republik Indonesia tersebut kini diragukan warga dan sosial kontrol, Minggu (17/05/2026).

Proyek swakelola yang menyasar area persawahan seluas 100 hektare ini dikerjakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tirta Sari Mangga Dua. Lembaga ini diketuai oleh oknum berinisial U. Berdasarkan pantauan langsung di lokasi penataan fisik, ditemukan indikasi kuat bahwa metode pengerjaan di lapangan diduga tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) teknik konstruksi pertanian.

Beberapa bagian fisik bangunan pembatas air terkesan dikerjakan terburu-buru, dan campuran pasir dan semennya diduga tidak sesuai prosedur sehingga ketahanan materialnya diragukan untuk jangka panjang. Mengingat pentingnya fungsi saluran ini untuk memulihkan produktivitas lahan sawah yang rawan terdampak bencana, buruknya kualitas pengerjaan dikhawatirkan akan merugikan para petani setempat selaku penerima manfaat.

Guna keberimbangan berita, awak media telah melakukan upaya konfirmasi kepada Ketua P3A Tirta Sari Mangga Dua, U, melalui pesan aplikasi WhatsApp pada Jumat (15/5). Wartawan melayangkan sejumlah pertanyaan terkait detail rincian item pengerjaan serta menanyakan tanggapan atas dugaan ketidaksesuaian prosedur tersebut.

Namun, hingga berita ini ditayangkan, U memilih bungkam dan enggan memberikan penjelasan sedikit pun. Padahal, pesan konfirmasi yang dikirimkan terpantau sudah berstatus centang dua, menandakan pesan telah diterima oleh yang bersangkutan. Hingga saat ini, pihak Dinas Pertanian setempat maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai langkah pengawasan terhadap proyek Oplah tersebut. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sulit Dikonfirmasi Terkait Masalah Warga, Kinerja Kadishub Sergai Dipertanyakan.

8 September 2026 - 12:42 WIB

Diisukan Jarang di Kantor Lewat Jam 10 Pagi, Sekdis Sosial Sergai Buka Suara: Ambil Alih Tugas Kadis yang Diklat. 

3 September 2026 - 12:50 WIB

Dugaan Skandal Solar SPBUN Tanjung Beringin Viral, Camat dan Pejabat APH Sergai Kompak Bungkam.

3 September 2026 - 01:51 WIB

GP Al Washliyah Kembali “Mengetuk Pintu Langit”, Doakan Pemimpin dan Keselamatan Indonesia

31 Agustus 2026 - 07:32 WIB

5 Kios di Desa Helvetia di Lalap Sijago Merah

6 Agustus 2026 - 03:05 WIB

Trending di Headline