Menu

Mode Gelap
Legalitas Pasokan Bahan Baku Pada Operasional PKS Mini di Pematang Kuala Jadi Pertanyaan dan Sorotan Publik. SMK Tarbiyah Islamiyah di Deli Serdang Kebakaran Pasca Perbaikan Jembatan Operasional PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja Diduga Mangkrak Tidak Bisa Dilalui, Publik Desak Audit dan Evaluasi Total Aset Negara Tersebut. PBG Dipertanyakan, SKY Cross RSIA Rosiva Murni Teguh Diduga Kuat Langgar Perda, Walikota Medan Rico Waas Diminta Turun Tangan. Sat Binmas Polres Karo Perkuat Sinergi dengan Satpam Melalui Pembinaan Kamtibmas di Merek IPMAPI Sumut desak Rektor UINSU copot Kaprodi S3 yang diduga terlibat skandal moral dan dilaporkan ke polisi

News

Dugaan Asal Jadi, Proyek Optimasi Lahan Sawah Rp 460 Juta di Mangga Dua Sergai Dipertanyakan.

badge-check


					Dugaan Asal Jadi, Proyek Optimasi Lahan Sawah Rp 460 Juta di Mangga Dua Sergai Dipertanyakan. Perbesar

SERGAI – Media Indonesia – Proyek pengerjaan leningan dalam program konstruksi Optimasi Lahan (Oplah) sawah terdampak bencana di Dusun 4, Desa Mangga Dua, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menuai sorotan. Kualitas bangunan proyek senilai Rp460.000.000 bersumber dari dana Kementerian Pertanian Republik Indonesia tersebut kini diragukan warga dan sosial kontrol, Minggu (17/05/2026).

Proyek swakelola yang menyasar area persawahan seluas 100 hektare ini dikerjakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tirta Sari Mangga Dua. Lembaga ini diketuai oleh oknum berinisial U. Berdasarkan pantauan langsung di lokasi penataan fisik, ditemukan indikasi kuat bahwa metode pengerjaan di lapangan diduga tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) teknik konstruksi pertanian.

Beberapa bagian fisik bangunan pembatas air terkesan dikerjakan terburu-buru, dan campuran pasir dan semennya diduga tidak sesuai prosedur sehingga ketahanan materialnya diragukan untuk jangka panjang. Mengingat pentingnya fungsi saluran ini untuk memulihkan produktivitas lahan sawah yang rawan terdampak bencana, buruknya kualitas pengerjaan dikhawatirkan akan merugikan para petani setempat selaku penerima manfaat.

Guna keberimbangan berita, awak media telah melakukan upaya konfirmasi kepada Ketua P3A Tirta Sari Mangga Dua, U, melalui pesan aplikasi WhatsApp pada Jumat (15/5). Wartawan melayangkan sejumlah pertanyaan terkait detail rincian item pengerjaan serta menanyakan tanggapan atas dugaan ketidaksesuaian prosedur tersebut.

Namun, hingga berita ini ditayangkan, U memilih bungkam dan enggan memberikan penjelasan sedikit pun. Padahal, pesan konfirmasi yang dikirimkan terpantau sudah berstatus centang dua, menandakan pesan telah diterima oleh yang bersangkutan. Hingga saat ini, pihak Dinas Pertanian setempat maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai langkah pengawasan terhadap proyek Oplah tersebut. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SMK Tarbiyah Islamiyah di Deli Serdang Kebakaran

11 Juni 2026 - 06:07 WIB

Akibat Mati Lampu, Pasangan Suami Istri Tewas setelah Nekat Tidur di Dalam Mobil

5 Juni 2026 - 11:35 WIB

Daerah Medan Utara Marak Kasus Kejahatan Dipicu Bebasnya Praktik Perjudian dan Peredaran Narkoba

29 Mei 2026 - 02:21 WIB

Mafia Pangan di Balik Minyakita Medan: “Kios Siluman” Berpesta, Rakyat Menjerit, Aparat Masih Menanti?

26 Mei 2026 - 08:55 WIB

Wartawan Diacuhkan Saat Berkunjung ke SDN 105405 Sentang, Guna Investigasi Kebenaran Isu Kepsek Rangkap Jabat Pj Kades Pematang Pelintahan.

25 Mei 2026 - 06:54 WIB

Trending di News