Menu

Mode Gelap
SMA UNGGUL BINA KASIH NUSANTARA MEDAN: Mencetak Generasi Excellent, Integrity, Noble Melalui Sistem Boarding School Siswa Korban Keracunan MBG Berastagi Di RSCM: Tak Hilang Ingatan, Hanya Serangan Panik, Akhir Pekan Boleh Pulang Oleh Kandidat Ketum PBNU Non-Vocer, M. Safrizal Almalik: “Jangan Sampai PBNU Terseret Pusaran Masalah Korupsi” Akses Jalan Terkepung, Usaha Ternak Ayam di Pringgan Kebun Rambutan PTPN IV Diduga Gunakan Jalan Kebun Rambutan Tanpa Izin Resmi. Wartawan Medan “Mengetuk Pintu Langit” Mendo’akan Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau Direktur PT Viola Cipta Mahakarya Fredy Ligim Putra Zebua, ST Memberi Kuasa Kepada Assoc. Prof. Dr. Ali Yusran Gea, SH. MKn. MH Menjadi Penasehat Hukum Yang Baru

News

Wartawan Diacuhkan Saat Berkunjung ke SDN 105405 Sentang, Guna Investigasi Kebenaran Isu Kepsek Rangkap Jabat Pj Kades Pematang Pelintahan.

badge-check


					Wartawan Diacuhkan Saat Berkunjung ke SDN 105405 Sentang, Guna Investigasi Kebenaran Isu Kepsek Rangkap Jabat Pj Kades Pematang Pelintahan. Perbesar

SERGAI – Media Indonesia – Sikap tidak kooperatif ditunjukkan oleh oknum guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 105405  Sentang, yang terletak di Dusun II, Desa Sentang, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Para guru terkesan mengacuhkan kedatangan wartawan yang sedang melakukan tugas investigasi jurnalistik pada hari Senin, (25/05/2026).

Kedatangan awak media ke sekolah tersebut bertujuan untuk mengonfirmasi dugaan rangkap jabatan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SDN 105405 Sentang. Oknum PNS yang menjabat sebagai kepala sekolah tersebut dikabarkan juga aktif menjabat sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Pematang Pelintahan, Kecamatan Sei Rampah.

Namun, upaya pemenuhan hak informasi publik ini berujung kekecewaan. Saat mendatangi sekolah, wartawan mendapati para guru sedang sibuk dengan acara perpisahan siswa kelas 6 dan terkesan tidak peduli dengan kehadiran jurnalis. Ketika wartawan mendekati sekumpulan guru yang sedang duduk untuk menanyakan keberadaan kepala sekolah, salah seorang guru memberikan jawaban singkat.

“Tidak ada, lagi rapat,” ujar salah satu guru. Saat ditanya lebih lanjut mengenai lokasi rapat tersebut, para guru kompak menjawab tidak tahu. Ketegangan sempat mencair saat seorang guru meminta wartawan untuk menunggu konfirmasi dari guru lain yang disebut kompeten untuk memberikan penjelasan.

“Sabar ya Pak, biar ibu (yang wartawan lupa nama ibu tersebut) yang akan menjelaskan,” tiru wartawan menirukan ucapan guru tersebut. Nahas, setelah ditunggu selama hampir 15 menit, guru yang dijanjikan tidak kunjung menemui awak media. Merasa tidak dihargai dan diabaikan, para wartawan akhirnya memilih meninggalkan lokasi tanpa mendapatkan informasi yang dibutuhkan terkait dugaan rangkap jabatan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai maupun Kepala Sekolah SDN 105405 Sentang belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden pengabaian wartawan serta isu dugaan rangkap jabatan yang menjadi pokok investigasi. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sulit Dikonfirmasi Terkait Masalah Warga, Kinerja Kadishub Sergai Dipertanyakan.

8 September 2026 - 12:42 WIB

Diisukan Jarang di Kantor Lewat Jam 10 Pagi, Sekdis Sosial Sergai Buka Suara: Ambil Alih Tugas Kadis yang Diklat. 

3 September 2026 - 12:50 WIB

Dugaan Skandal Solar SPBUN Tanjung Beringin Viral, Camat dan Pejabat APH Sergai Kompak Bungkam.

3 September 2026 - 01:51 WIB

GP Al Washliyah Kembali “Mengetuk Pintu Langit”, Doakan Pemimpin dan Keselamatan Indonesia

31 Agustus 2026 - 07:32 WIB

5 Kios di Desa Helvetia di Lalap Sijago Merah

6 Agustus 2026 - 03:05 WIB

Trending di Headline