SERGAI – Media Indonesia – Sikap tidak kooperatif ditunjukkan oleh oknum guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 105405 Sentang, yang terletak di Dusun II, Desa Sentang, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Para guru terkesan mengacuhkan kedatangan wartawan yang sedang melakukan tugas investigasi jurnalistik pada hari Senin, (25/05/2026).
Kedatangan awak media ke sekolah tersebut bertujuan untuk mengonfirmasi dugaan rangkap jabatan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SDN 105405 Sentang. Oknum PNS yang menjabat sebagai kepala sekolah tersebut dikabarkan juga aktif menjabat sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Pematang Pelintahan, Kecamatan Sei Rampah.
Namun, upaya pemenuhan hak informasi publik ini berujung kekecewaan. Saat mendatangi sekolah, wartawan mendapati para guru sedang sibuk dengan acara perpisahan siswa kelas 6 dan terkesan tidak peduli dengan kehadiran jurnalis. Ketika wartawan mendekati sekumpulan guru yang sedang duduk untuk menanyakan keberadaan kepala sekolah, salah seorang guru memberikan jawaban singkat.
“Tidak ada, lagi rapat,” ujar salah satu guru. Saat ditanya lebih lanjut mengenai lokasi rapat tersebut, para guru kompak menjawab tidak tahu. Ketegangan sempat mencair saat seorang guru meminta wartawan untuk menunggu konfirmasi dari guru lain yang disebut kompeten untuk memberikan penjelasan.
“Sabar ya Pak, biar ibu (yang wartawan lupa nama ibu tersebut) yang akan menjelaskan,” tiru wartawan menirukan ucapan guru tersebut. Nahas, setelah ditunggu selama hampir 15 menit, guru yang dijanjikan tidak kunjung menemui awak media. Merasa tidak dihargai dan diabaikan, para wartawan akhirnya memilih meninggalkan lokasi tanpa mendapatkan informasi yang dibutuhkan terkait dugaan rangkap jabatan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai maupun Kepala Sekolah SDN 105405 Sentang belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden pengabaian wartawan serta isu dugaan rangkap jabatan yang menjadi pokok investigasi. (Syahrial).







