Menu

Mode Gelap
Dinas Pertanian Sergai Bantah Keterangan Dua Perangkat Desa Sei Nagalawan Terkait Proyek Dinas Pertanian Disebut Milik Mantan Kapolres. Berurai Airmata, Pencuri Uang Di Kabupaten Batubara Di Bebaskan Jaksa Setelah Dimaafkan Korbannya Ketua KORMI Sumut Daffasya Sinik Apresiasi Kehadiran Plt Bupati Langkat di Rakerprov, Fokus Dorong Sport Tourism di Kabupaten/Kota Se-Sumut Mubes Ke- V PSSAB Indonesia Berlangsung di Medan, Sudung Situmorang Berhasil Kembali Terpilih Sebagai Ketum Periode 2025 – 2031. Pemuda Muhammadiyah Sumut dorong PT. Agronusa Mitra Sejahtera utamakan putra-putri daerah dan laksanakan rekrutmen secara terbuka Diduga Ada Upaya Menggagalkan Aksi Damai di Rumah Dinas Kapolda Sumut, Sopir Sound System Mengaku Diancam Akan Ditangkap.

News

Wartawan Diacuhkan Saat Berkunjung ke SDN 105405 Sentang, Guna Investigasi Kebenaran Isu Kepsek Rangkap Jabat Pj Kades Pematang Pelintahan.

badge-check


					Wartawan Diacuhkan Saat Berkunjung ke SDN 105405 Sentang, Guna Investigasi Kebenaran Isu Kepsek Rangkap Jabat Pj Kades Pematang Pelintahan. Perbesar

SERGAI – Media Indonesia – Sikap tidak kooperatif ditunjukkan oleh oknum guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 105405  Sentang, yang terletak di Dusun II, Desa Sentang, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Para guru terkesan mengacuhkan kedatangan wartawan yang sedang melakukan tugas investigasi jurnalistik pada hari Senin, (25/05/2026).

Kedatangan awak media ke sekolah tersebut bertujuan untuk mengonfirmasi dugaan rangkap jabatan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SDN 105405 Sentang. Oknum PNS yang menjabat sebagai kepala sekolah tersebut dikabarkan juga aktif menjabat sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Pematang Pelintahan, Kecamatan Sei Rampah.

Namun, upaya pemenuhan hak informasi publik ini berujung kekecewaan. Saat mendatangi sekolah, wartawan mendapati para guru sedang sibuk dengan acara perpisahan siswa kelas 6 dan terkesan tidak peduli dengan kehadiran jurnalis. Ketika wartawan mendekati sekumpulan guru yang sedang duduk untuk menanyakan keberadaan kepala sekolah, salah seorang guru memberikan jawaban singkat.

“Tidak ada, lagi rapat,” ujar salah satu guru. Saat ditanya lebih lanjut mengenai lokasi rapat tersebut, para guru kompak menjawab tidak tahu. Ketegangan sempat mencair saat seorang guru meminta wartawan untuk menunggu konfirmasi dari guru lain yang disebut kompeten untuk memberikan penjelasan.

“Sabar ya Pak, biar ibu (yang wartawan lupa nama ibu tersebut) yang akan menjelaskan,” tiru wartawan menirukan ucapan guru tersebut. Nahas, setelah ditunggu selama hampir 15 menit, guru yang dijanjikan tidak kunjung menemui awak media. Merasa tidak dihargai dan diabaikan, para wartawan akhirnya memilih meninggalkan lokasi tanpa mendapatkan informasi yang dibutuhkan terkait dugaan rangkap jabatan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai maupun Kepala Sekolah SDN 105405 Sentang belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden pengabaian wartawan serta isu dugaan rangkap jabatan yang menjadi pokok investigasi. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Miskin di Desa Lidah Tanah Punya KKS Tersisih Tidak Dapat Bansos Jadi Sorotan.

17 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemukiman Warga Desa Bogak Besar Diserbu Ribuan Lalat, Guna Cari Solusi, Warga Desak Adakan Mediasi Antara Pengusaha Ternak Ayam dan Pemerintah.

11 Juni 2026 - 15:03 WIB

SMK Tarbiyah Islamiyah di Deli Serdang Kebakaran

11 Juni 2026 - 06:07 WIB

Akibat Mati Lampu, Pasangan Suami Istri Tewas setelah Nekat Tidur di Dalam Mobil

5 Juni 2026 - 11:35 WIB

Daerah Medan Utara Marak Kasus Kejahatan Dipicu Bebasnya Praktik Perjudian dan Peredaran Narkoba

29 Mei 2026 - 02:21 WIB

Trending di News