Menu

Mode Gelap
PN Jaksel Dikepung Massa, Praperadilan Febrie Jadi Sorotan: “Jangan Ada Karpet Merah!” Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Brigif TP 37/ HS Tunjukkan Bukti Pencapaian Nyata di HUT Ke-1 Polsek Juhar Amankan Kerja Tahun Gendang Guro Guro Aron di Desa Keriahen Warga Miskin Lidah Tanah Tercatat “Pengusaha Besar” di SIKS-NG, Pemdes Lidah Tanah Diduga Abai Perbaiki Data. Proyek P3-TGAI BWS di Kecamatan Pegajahan Diduga Dikoordinir Oknum Kades. Pemdes Lidah Tanah Bungkam Soal Progres Bansos Pak Herman, Publik Desak Pihak Kecamatan dan Dinsos Sergai Turun Tangan.

Berita MBG

Usai Konsumsi MBG Puluhan Siswa SMPN 1 Laguboti Dilarikan Ke Rumah Sakit

badge-check

Balige/MediaIndonesia.org, Sebanyak 34 orang harus jalani perawatan intensif di RS HKBP Balige dan RSUD Porsea usai konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Toba.

Kadis Kesehatan Toba dr Freddi Seventry Sibarani menjelaskan, pihaknya tengah berupaya menangani kejadian tersebut. Hal ini sontak membuat warga sekitar geger.

“Kami laporkan kejadian di duga keracunan makanan akibat mengkonsumsi makan bergizi gratis yang didistribusikan oleh dapur MBG di Laguboti kepada siswa SMP N 1 Laguboti yang beralamat Jalan Ahmad Yani, Pasar Laguboti,” ujar dr Freddi Seventry Sibarani, Rabu (15/10/2025).

“Para pelajar mengalami kejadian setelah mengkonsumsi makanan dengan gejala mual, muntah, pusing, mulas,nyeri ulu hati dan sesak, setelah menerima MBG dari SPPG Pardomuan Nauli Laguboti,” sambungnya.

Ia terangkan, sejumlah siswa datang dengan keluhan mual, muntah, dan pusing ke Puskesmas Laguboti dan saat ini telah ditangani dan observasi oleh tim kesehatan puskesmas setempat.

“Sampai saat ini yg sudah terdata 34 orang dan sudah dirujuk ke RS HKBP dan RSUD Porsea oleh 2 mobil ambulans PSC, 1 ambulans Puskesmas Laguboti, 1 ambulans Puskesmas Soposurung, 1 ambulans Pemuda Batak Bersatu, 1 ambulans RSUD Porsea,” ujarnya.

Kini pihaknya tengah menangani kejadian ini dan turun langsung ke SPPG untuk inspeksi.

“Loka POM hadir untuk uji sampel makanan, dan hal ini sudah dikonfirmasi ke SPPG dan perwakilan BGN,” terangnya.

Kepala dinas kesehatan sudah berkoordinasi dengan direktur RS HKBP dan RSUD Porsea serta melibatkan seluruh satgas MBG kabupaten Toba.

“Jumlah tenaga kesehatan yang terlibat antara lain dokter yang menangani 5 orang, perawat 10 orang, tenaga surveilans 3 orang, tenaga analis laboratorium 1 orang, apoteker 1 orang dan tenaga kefarmasian 2 orang,” lanjutnya.

“Saat ini sampel makanan sudah di ambil oleh tenaga analis didampingi tim Loka POM Toba dari menu yang didistribusikan oleh dapur MBG. Menu SPPG antara lain: ikan jahir asam manis, tempe, sayur pokcoy, dan buah semangka,” tuturnya.

Ia tambahkan, dari laporan tim pengambil sampel makanan diduga buah semangka agak berlendir. Saat ini penanganan di lapangan masih dilakukan dan tim kesehatan masih tetap melaporkan pasien masih bertambah.

“Tenaga kesehatan yang diperlengkapi ambulans masih melakukan penjemputan ke rumah siswa yang sempat pulang ke rumahnya masing-masing,” tuturnya.”Untuk hasil pemeriksaan makanan dan penyebab keluhan pelajar tersebut akan kita sampaikan nanti,” pungkasnya. (TribunMedan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PN Jaksel Dikepung Massa, Praperadilan Febrie Jadi Sorotan: “Jangan Ada Karpet Merah!”

24 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Brigif TP 37/ HS Tunjukkan Bukti Pencapaian Nyata di HUT Ke-1

23 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Polsek Juhar Amankan Kerja Tahun Gendang Guro Guro Aron di Desa Keriahen

22 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Warga Miskin Lidah Tanah Tercatat “Pengusaha Besar” di SIKS-NG, Pemdes Lidah Tanah Diduga Abai Perbaiki Data.

22 Agustus 2026 - 06:20 WIB

Proyek P3-TGAI BWS di Kecamatan Pegajahan Diduga Dikoordinir Oknum Kades.

22 Agustus 2026 - 00:17 WIB

Trending di Berita