Menu

Mode Gelap
Polemik Saluran Aliran Irigasi Dibendung Sepihak Oleh Salah Seorang Warga, Masyarakat Petani Sei Rejo Menjadi Resah. Ada Apa Dengan Muliono Kades Sei Rejo yang Menghindari Wartawan Padahal Sudah Berjanji Untuk Bertemu. PERKEBUNAN DI SUBULUSSALAM BEROPERASI TANPA IZIN LENGKAP, MASYARAKAT PROTES KARENA TINDAKAN PEMKO SEKARANG SENYAP Ketua DPC LSM KPK. RI. Kabupaten Karo. Ucapkan Selamat Atas Pernikahan Resepsi Pernikahan Anak Kepala Desa Pergendangen Tigabinga Figur Mengayomi dan Humanis, M. A. Bahrum Mantap Melangkah Menuju Ketua KNPI Kabupaten Langkat Melakukan Sesuatu Dengan Tepat Tampa Membuang Sumber Daya “Apa Itu Efisiensi “

Nasional

Sat Binmas Polres Tanah Karo Jalin Koordinasi dengan KPH XV, Antisipasi Insiden Pendakian Gunung

badge-check


					Sat Binmas Polres Tanah Karo Jalin Koordinasi dengan KPH XV, Antisipasi Insiden Pendakian Gunung Perbesar

 

Kabanjahe, TanahKaro MI.org

Dalam upaya meningkatkan sinergitas lintas sektor guna mengantisipasi kejadian kecelakaan pendakian gunung, Sat Binmas Polres Tanah Karo yang dipimpin langsung oleh Kasat Binmas IPTU Agustina Nainggolan, S.H., M.H., melaksanakan koordinasi strategis dengan Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) XV Kabupaten Karo di Kantor KPH Desa Samura, Kecamatan Kabanjahe.

“Kegiatan pada Jumat(18/7/2025) yang dimulai pukul 16.00 WIB ini dihadiri oleh Kepala KPH XV Ir. Ramlan Barus, PS. Kanit Binkamsa AIPTU Indranawan Brahmana, para Bhabinkamtibmas Kec. Kabanjahe yakni AIPTU Jeston Siagian dan AIPDA Suhendra Ginting, serta personel KPH XV.

“Koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari rujukan Korbinmas terkait insiden meninggalnya seorang pendaki asal Brasil bernama Julia saat mendaki Gunung Rinjani, NTB. Kejadian tersebut menuai sorotan luas dari masyarakat internasional dan menimbulkan kekhawatiran akan kesiapsiagaan serta profesionalisme penanganan insiden pendakian di Indonesia.

“Dalam forum tersebut, IPTU Agustina menekankan pentingnya keterlibatan aktif berbagai stakeholder dalam membentuk prosedur tetap (SOP) yang jelas dan terpadu. “Kita harus belajar dari insiden yang terjadi di NTB. Penting bagi Polri bersama stakeholder lain seperti Basarnas, BMKG, BPBD, TNI, Mapala, serta Asosiasi Pemandu Pendaki Gunung untuk memiliki pedoman yang siap diimplementasikan saat terjadi kecelakaan pendakian, baik oleh pendaki legal maupun ilegal,” tegasnya.

“Kasat Binmas juga menyampaikan harapan agar ke depan, semua pihak memiliki peran yang lebih terstruktur dan siap dalam operasi SAR dan penanganan korban pendakian. “Jangan sampai lagi ada sorotan dari publik dunia terhadap lemahnya koordinasi dan tindakan kita,” tambahnya.

“Dari hasil koordinasi tersebut, diketahui bahwa kawasan Gunung Sibayak—yang sering menjadi destinasi para pendaki—tidak termasuk dalam wilayah kerja KPH XV Kabupaten Karo. Meski demikian, Kasat Binmas menegaskan bahwa antisipasi dan kesiapsiagaan tetap harus dibangun lintas wilayah dan instansi.

(Sederhana s Maha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua DPC LSM KPK. RI. Kabupaten Karo. Ucapkan Selamat Atas Pernikahan Resepsi Pernikahan Anak Kepala Desa Pergendangen Tigabinga

15 Januari 2026 - 17:52 WIB

LAMBATNYA REALISASI BANTUAN: 4 MILYAR DARI PRESIDEN DAN 20 MILYAR DARI MENKEU BELUM SAMPAI KE MASYARAKAT BANJIR SUBULUSSALAM

14 Januari 2026 - 03:54 WIB

DCT Tahun 2025 Sebesar RP,202 Juta Di Kota Subulussalam Belum Disalurkan hingga Awal 2026, Ini Sangsi yang Menanti

13 Januari 2026 - 08:19 WIB

Musyawarah Desa Suga Suga Hutagodang Sukses Rumuskan RKPDes TA 2026

13 Januari 2026 - 03:49 WIB

Sat Reskrim Polres Tanah Karo Tangkap Pelaku Penganiayaan yang MenyebabkanPelaku Korban Meninggal Saat Tahun Baru

13 Januari 2026 - 01:38 WIB

Trending di Nasional