Menu

Mode Gelap
DPW RPN Sumut Apresiasi Respons Cepat Polsek Deli Tua Cegah Tawuran Pelajar ISW: Norman Joesoef Punya Modal Strategis untuk Transformasi Industri Pertahanan Nasional Beredarnya Foto Salaman Wartawan Syahrial dengan Kadus 1 Bogak Besar: Syahrial Bantah Keras Telah Tercapai Perdamaian dan Telah Selesai Kasusnya. DPW Rumah Pengemudi Nusantara Sumut Matangkan Persiapan Pelantikan, Dialog Publik dan Rakerwil Sambut HUT ke- 81 RI, PP IPA Ajak Generasi Muda Rawat Persatuan dan Dukung Polri Jaga Kondusivitas Diduga Data Anak Dimasukkan ke Data PAUD Tanpa Konfirmasi Orang Tua, Sejumlah Anak Disebut Terdampak

Nasional

Sat Binmas Polres Tanah Karo Jalin Koordinasi dengan KPH XV, Antisipasi Insiden Pendakian Gunung

badge-check


					Sat Binmas Polres Tanah Karo Jalin Koordinasi dengan KPH XV, Antisipasi Insiden Pendakian Gunung Perbesar

 

Kabanjahe, TanahKaro MI.org

Dalam upaya meningkatkan sinergitas lintas sektor guna mengantisipasi kejadian kecelakaan pendakian gunung, Sat Binmas Polres Tanah Karo yang dipimpin langsung oleh Kasat Binmas IPTU Agustina Nainggolan, S.H., M.H., melaksanakan koordinasi strategis dengan Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) XV Kabupaten Karo di Kantor KPH Desa Samura, Kecamatan Kabanjahe.

“Kegiatan pada Jumat(18/7/2025) yang dimulai pukul 16.00 WIB ini dihadiri oleh Kepala KPH XV Ir. Ramlan Barus, PS. Kanit Binkamsa AIPTU Indranawan Brahmana, para Bhabinkamtibmas Kec. Kabanjahe yakni AIPTU Jeston Siagian dan AIPDA Suhendra Ginting, serta personel KPH XV.

“Koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari rujukan Korbinmas terkait insiden meninggalnya seorang pendaki asal Brasil bernama Julia saat mendaki Gunung Rinjani, NTB. Kejadian tersebut menuai sorotan luas dari masyarakat internasional dan menimbulkan kekhawatiran akan kesiapsiagaan serta profesionalisme penanganan insiden pendakian di Indonesia.

“Dalam forum tersebut, IPTU Agustina menekankan pentingnya keterlibatan aktif berbagai stakeholder dalam membentuk prosedur tetap (SOP) yang jelas dan terpadu. “Kita harus belajar dari insiden yang terjadi di NTB. Penting bagi Polri bersama stakeholder lain seperti Basarnas, BMKG, BPBD, TNI, Mapala, serta Asosiasi Pemandu Pendaki Gunung untuk memiliki pedoman yang siap diimplementasikan saat terjadi kecelakaan pendakian, baik oleh pendaki legal maupun ilegal,” tegasnya.

“Kasat Binmas juga menyampaikan harapan agar ke depan, semua pihak memiliki peran yang lebih terstruktur dan siap dalam operasi SAR dan penanganan korban pendakian. “Jangan sampai lagi ada sorotan dari publik dunia terhadap lemahnya koordinasi dan tindakan kita,” tambahnya.

“Dari hasil koordinasi tersebut, diketahui bahwa kawasan Gunung Sibayak—yang sering menjadi destinasi para pendaki—tidak termasuk dalam wilayah kerja KPH XV Kabupaten Karo. Meski demikian, Kasat Binmas menegaskan bahwa antisipasi dan kesiapsiagaan tetap harus dibangun lintas wilayah dan instansi.

(Sederhana s Maha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Kios di Desa Helvetia di Lalap Sijago Merah

6 Agustus 2026 - 03:05 WIB

ALMASU DUKUNG DISHUB KOTA MEDAN, DORONG TATA KELOLA PARKIR DAN LPJU SEMAKIN TRANSPARAN

4 Agustus 2026 - 08:02 WIB

MERASA TIDAK DAPAT KEADILAN, DIDUGA BERAT SEBELAH IBU KORBAN DESAK KAPOLRI COPOT KAPOLRES DAIRI

2 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Wujudkan Kepastian Dan Keadilan Hukum, Buronan Tindak Pidana Perlindungan Anak Asal Pematang Siantar Berhasil Dibekuk Intelijen Kejaksaan Di Bandara Soekarno Hatta

30 Juli 2026 - 13:44 WIB

PT PHPO Belawan Gelar Sunatan Massal

30 Juli 2026 - 04:46 WIB

Trending di Nasional