Menu

Mode Gelap
Polemik Saluran Aliran Irigasi Dibendung Sepihak Oleh Salah Seorang Warga, Masyarakat Petani Sei Rejo Menjadi Resah. Ada Apa Dengan Muliono Kades Sei Rejo yang Menghindari Wartawan Padahal Sudah Berjanji Untuk Bertemu. PERKEBUNAN DI SUBULUSSALAM BEROPERASI TANPA IZIN LENGKAP, MASYARAKAT PROTES KARENA TINDAKAN PEMKO SEKARANG SENYAP Ketua DPC LSM KPK. RI. Kabupaten Karo. Ucapkan Selamat Atas Pernikahan Resepsi Pernikahan Anak Kepala Desa Pergendangen Tigabinga Figur Mengayomi dan Humanis, M. A. Bahrum Mantap Melangkah Menuju Ketua KNPI Kabupaten Langkat Melakukan Sesuatu Dengan Tepat Tampa Membuang Sumber Daya “Apa Itu Efisiensi “

Uncategorized

Pelepah Sawit di Kebun Tanah Raja Terlihat Mengering dan Masih Bergelantungan Seperti Tidak Terawat.

badge-check


					Pelepah Sawit di Kebun Tanah Raja Terlihat Mengering dan Masih Bergelantungan Seperti Tidak Terawat. Perbesar

Sergai. –  Media Indonesia –  Banyaknya pelepah pohon kelapa sawit di Kebun Tanah Raja terlihat  yang sudah tua hingga mengering masih menempel dan bergelantungan di pohon kelapa sawit diduga tidak terawat dan sudah lama tidak di tunas, seperti yang terlihat oleh awak Media ketika berkunjung di Afdeling IV, pada hari Kamis (11/12/2025).
Sementara menunas pohon sawit adalah merupakan aktivitas pemeliharaan esensial yang terencana dan merupakan bagian integral dari biaya operasional suatu perkebunan, bukan kegiatan insidental. Hal ini adalah salah satu kunci manajemen agronomis guna untuk menjaga kesehatan pohon, memaksimalkan produksi dan memastikan proses panen berjalan dengan lancar. Sedangkan anggaran untuk kegiatan tersebut biasanya akan selalu tersedia dan menjadi pos pengeluaran yang dihitung secara persisi oleh management perusahaan.
Mendapati temuan tersebut awak Media coba konfirmasi Maruli Tumpal Asisten Afdeling IV, melalui via WhatsApp nya pada hari Selasa (16/12/2025), yang menanyakan mengapa masih banyak pelepah sawit yang sudah tua hingga mengering masih menempel di pohon sawit seperti sudah lama tidak ditunas, karena hal tersebut juga ada anggarannya, namun hingga berita ini dinaikkan belum juga ada jawabannya, padahal sudah centang dua.
Tentu sangat disayangkan, karena Maruli tidak memberikan jawaban selaku Asisten, sehingga bisa menimbulkan persepsi atau asumsi publik yang negatif, karena publik bisa saja menduga kalo penunasan itu tidak dikerjakan namun anggarannya tetap dikeluarkan sehingga bisa merugikan perusahaan, baik secara finansial dan juga berdampak kepada hasil produksi.
Semoga dengan naiknya berita ini, dan menjadi viral sehingga bisa menjadi acuan pihak Management PTPN IV, khusus nya regional 1, guna menginvestigasi temuan tersebut dan menindak dengan tegas terhadap karyawan yang terbukti salah dalam hal tersebut. (Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polemik Saluran Aliran Irigasi Dibendung Sepihak Oleh Salah Seorang Warga, Masyarakat Petani Sei Rejo Menjadi Resah.

16 Januari 2026 - 07:59 WIB

Ada Apa Dengan Muliono Kades Sei Rejo yang Menghindari Wartawan Padahal Sudah Berjanji Untuk Bertemu.

16 Januari 2026 - 07:55 WIB

Ketua DPC LSM KPK. RI. Kabupaten Karo. Ucapkan Selamat Atas Pernikahan Resepsi Pernikahan Anak Kepala Desa Pergendangen Tigabinga

15 Januari 2026 - 17:52 WIB

Melakukan Sesuatu Dengan Tepat Tampa Membuang Sumber Daya “Apa Itu Efisiensi “

15 Januari 2026 - 01:31 WIB

Gubernur Sumut Berikan Sekolah Gratis, Ombudsman RI Berikan Apresiasi.

13 Januari 2026 - 08:17 WIB

Trending di Uncategorized