Menu

Mode Gelap
Ketua CREAM Medan Apresiasi Satu Tahun Kinerja Wali Kota Rico Waas, Ajak Semua Pihak Objektif Menilai Sijago Merah Mengamuk Puluhan Rumah di Pajak Pekong Medan Labuhan BAU BUSUK DAN PENCEMARAN AIR GANGGU MASYARAKAT DESA NAMO BUAYA, PT MSB2 TIDAK MEMILIKI AMDAL DAN IMB,Warga Ancang-Acang Aksi Jika Pemerintah Tidak Bertindak Ketua PW IPA Sumut Minta Hiburan Malam Ditutup Selama Ramadhan Polsek Beringin Disorot Tajam Karena Diduga Melakukan Tangkap Lepas Mafia Solar Dengan Uang Damai Rp 30 Jt. Layani Truk Tangki CPO Isi Solar Subsidi, SPBU 14.205.1111 Pagar Jati Abaikan Larangan dan Peraturan Pertamina.

Kriminal

Masuk ke Pekarangan Rumah Curi Septor Warga, 2 Maling di Medan Denai Ditembak.

badge-check


					Masuk ke Pekarangan Rumah Curi Septor Warga, 2 Maling di Medan Denai Ditembak. Perbesar

Medan – Media Indonesia – Dua pria paruh baya, Rudiansyah alias Rudi, (35) dan Ganda Sayuti alias Malik, (52), terpaksa menerima hadiah timah panas di kaki mereka, setelah berusaha melawan saat ditangkap polisi.

Keduanya diketahui mencuri sebuah sepeda motor (Septor) milik Hapis Lase(35), warga Jalan Tangguk Bongkar, Tegal Sari Mandala II, Medan Denai, pada Selasa malam (27/5/2025).

Saat itu, motor Honda Vario BK 2055 AJU milik korban terparkir di dalam garasi rumah, dalam kondisi pagar terkunci. Namun sayangnya, kunci motor masih menempel di tempatnya.

“Pelaku Rudi memanjat pohon jambu, masuk ke rumah lewat jendela, lalu mengambil kunci garasi dan menggondol motor korban. Sementara Ganda bertugas sebagai pengintai dari atas pohon,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Dian Pranata Simangunsong, Jumat (30/5/2025).

Selain sepeda motor, pelaku juga membawa kabur dua unit baterai mobil dan alat pengecasnya. Aksi mereka terekam kamera CCTV, dan dari situlah polisi mulai memburu kedua tersangka.

Rudi akhirnya ditangkap di Jalan Nuri, Perumnas Mandala, pada Kamis (29/5/2025). Dari pengakuannya, petugas kemudian menggerebek Ganda di tempat persembunyiannya di Pasar VII Tembung.

Namun drama tak berhenti di situ. Saat dilakukan pengembangan kasus ke kawasan Tanah Garapan, Jermal XV, tempat sepeda motor diduga dijual ke seorang penadah berinisial H, kedua tersangka mencoba kabur. Bahkan mereka mendorong salah satu petugas hingga jatuh ke dalam parit.

“Petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur, kedua pelaku ditembak di bagian kaki karena mencoba melawan saat pengembangan kasus,” ujar Iptu Dian.

Kini, polisi masih memburu H, penadah motor curian tersebut yang belum berhasil ditemukan. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Musyawarah Desa Suga Suga Hutagodang Sukses Rumuskan RKPDes TA 2026

13 Januari 2026 - 03:49 WIB

DISCUSI RKPDes TA. 2026 DESA JANJI MARIA: Fokus Pada Infrastruktur dan Ketahanan Pangan

9 Januari 2026 - 04:44 WIB

Warga Tembung Dibuat Heboh, Pasalnya DiTemukan Mayat Pria Dalam Sumur Tua Dengan Kondisi Leher Terikat Tali

5 Januari 2026 - 11:58 WIB

Maling Rumah Kosong, 2 Pemuda Tewas Diamuk Massa

31 Desember 2025 - 15:17 WIB

Polri Kerahkan Tim K-9 dan 17 Personel Tangani Longsor di Jalan Sisingamangaraja, Pancuran Gerobak Sibolga Kota

14 Desember 2025 - 08:20 WIB

Trending di Anichin-Donghua