Menu

Mode Gelap
Dinas Pertanian Sergai Bantah Keterangan Dua Perangkat Desa Sei Nagalawan Terkait Proyek Dinas Pertanian Disebut Milik Mantan Kapolres. Berurai Airmata, Pencuri Uang Di Kabupaten Batubara Di Bebaskan Jaksa Setelah Dimaafkan Korbannya Ketua KORMI Sumut Daffasya Sinik Apresiasi Kehadiran Plt Bupati Langkat di Rakerprov, Fokus Dorong Sport Tourism di Kabupaten/Kota Se-Sumut Mubes Ke- V PSSAB Indonesia Berlangsung di Medan, Sudung Situmorang Berhasil Kembali Terpilih Sebagai Ketum Periode 2025 – 2031. Pemuda Muhammadiyah Sumut dorong PT. Agronusa Mitra Sejahtera utamakan putra-putri daerah dan laksanakan rekrutmen secara terbuka Diduga Ada Upaya Menggagalkan Aksi Damai di Rumah Dinas Kapolda Sumut, Sopir Sound System Mengaku Diancam Akan Ditangkap.

Kriminal

Masuk ke Pekarangan Rumah Curi Septor Warga, 2 Maling di Medan Denai Ditembak.

badge-check


					Masuk ke Pekarangan Rumah Curi Septor Warga, 2 Maling di Medan Denai Ditembak. Perbesar

Medan – Media Indonesia – Dua pria paruh baya, Rudiansyah alias Rudi, (35) dan Ganda Sayuti alias Malik, (52), terpaksa menerima hadiah timah panas di kaki mereka, setelah berusaha melawan saat ditangkap polisi.

Keduanya diketahui mencuri sebuah sepeda motor (Septor) milik Hapis Lase(35), warga Jalan Tangguk Bongkar, Tegal Sari Mandala II, Medan Denai, pada Selasa malam (27/5/2025).

Saat itu, motor Honda Vario BK 2055 AJU milik korban terparkir di dalam garasi rumah, dalam kondisi pagar terkunci. Namun sayangnya, kunci motor masih menempel di tempatnya.

“Pelaku Rudi memanjat pohon jambu, masuk ke rumah lewat jendela, lalu mengambil kunci garasi dan menggondol motor korban. Sementara Ganda bertugas sebagai pengintai dari atas pohon,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Dian Pranata Simangunsong, Jumat (30/5/2025).

Selain sepeda motor, pelaku juga membawa kabur dua unit baterai mobil dan alat pengecasnya. Aksi mereka terekam kamera CCTV, dan dari situlah polisi mulai memburu kedua tersangka.

Rudi akhirnya ditangkap di Jalan Nuri, Perumnas Mandala, pada Kamis (29/5/2025). Dari pengakuannya, petugas kemudian menggerebek Ganda di tempat persembunyiannya di Pasar VII Tembung.

Namun drama tak berhenti di situ. Saat dilakukan pengembangan kasus ke kawasan Tanah Garapan, Jermal XV, tempat sepeda motor diduga dijual ke seorang penadah berinisial H, kedua tersangka mencoba kabur. Bahkan mereka mendorong salah satu petugas hingga jatuh ke dalam parit.

“Petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur, kedua pelaku ditembak di bagian kaki karena mencoba melawan saat pengembangan kasus,” ujar Iptu Dian.

Kini, polisi masih memburu H, penadah motor curian tersebut yang belum berhasil ditemukan. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mafia Pangan di Balik Minyakita Medan: “Kios Siluman” Berpesta, Rakyat Menjerit, Aparat Masih Menanti?

26 Mei 2026 - 08:55 WIB

Rumah Digadai Demi Izin Lengkap, Usaha Justru Terus Ditekan — Pemilik CV Napogos Berkarya Jaya Memohon Keadilan ke Presiden dan Gubernur Sumut

21 Mei 2026 - 11:34 WIB

TRANSPARANSI DIPERTANYAKAN: Dana Rp 2 Miliar Revitalisasi SMPN 1 Satu Atap Sukabangun, RAB Disembunyikan, Dugaan Pelanggaran Terbuka

12 Mei 2026 - 09:28 WIB

Desa Mata Pao Digegerkan Penemuan Mayat Diduga Korban Pembunuhan di Areal Perkebunan PT Socfindo Kebun Mata Pao.

30 April 2026 - 19:23 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Ikan, Wakil Wali Kota Sibolga Diperiksa Polda Sumut Sampai Malam

23 April 2026 - 11:13 WIB

Trending di Anichin-Donghua