Menu

Mode Gelap
Dugaan Asal Jadi, Proyek Optimasi Lahan Sawah Rp 460 Juta di Mangga Dua Sergai Dipertanyakan. Markas Perjudian di Kota Baru yang Digrebek Jatanras Polda Sumut Kembali Beroperasi, Terduga Bandar Tantang Polisi Kapolresta Deli Serdang Kurang “Bergairah” Memberantas Perjudian yang Meresahkan Masyarakat, Butuh Dukungan Mabes Polri dan Polda Sumut PT PHPO Salurkan Beasiswa Prestasi ke SMKN 3 Medan Ketua Bobylovers Sumut Soroti Dugaan Monopoli Proyek Pengadaan Meubelair di Disdik Sumut DUKUNG OPTIMALISASI PEMULIHAN ASET

News

Jaksa Subulussalam Jemput Kepala Desa Bukan OTT Tapi ODD 

badge-check


					Jaksa Subulussalam Jemput Kepala Desa Bukan OTT Tapi ODD  Perbesar

Subulussalam,Aceh||MediaIndonesia Biasanya, kalau jaksa datang jemput kepala desa, pasti deg-degan. Tapi kali ini beda. Dijemput bukan untuk ditangkap, tapi untuk diselamatkan!

Delfiandi, SH, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Subulussalam, bikin geger Kampong Binanga dan Pasar Runding, Jumat (18/07/2025). Ia datang langsung dengan satu misi mulia: mengawal Dana Desa agar tidak diselewengkan, sejak dari hulu!

Berbalut setelan dinas lengkap dan langkah pasti, Delfiandi menyusuri kampung demi kampung di Kecamatan Rundeng. Tujuannya? Sosialisasi Program “Jaksa Jaga Desa” sekaligus mengedukasi aparatur desa soal digitalisasi dan transparansi anggaran.

> “Program ini bukan soal menakut-nakuti, tapi soal menyelamatkan. Karena uang desa adalah harapan rakyat,” tegas Delfiandi, di hadapan para kades dan masyarakat.

 

📲 Digitalisasi Dana Desa: Sekarang Semua Bisa Diintip (Secara Legal!)

Dalam kegiatan yang digelar di Balai Desa Binanga dan Balai Desa Pasar Runding, Kejari Subulussalam mengenalkan aplikasi Jaga Desa—sebuah sistem canggih yang membuat semua data anggaran desa bisa dimonitor secara real-time. Mulai dari APBDes, aset, LSM, hingga data orang asing yang tinggal di kampung, semua bisa dilacak.

Aparatur desa diajari langsung cara login, input data, dan mengisi laporan. Bahkan ada fitur Lapdu (Laporan Pengaduan Masyarakat) yang memungkinkan warga bisa jadi pengawas anggaran.

> “Kalau dulu kejaksaan datang setelah kasus mencuat, sekarang kami hadir sebelum ada masalah. Mencegah lebih baik dari menindak,” ungkap Delfiandi.

🤝 Jaga Kampung, Jaga Bangsa

Kegiatan ini juga dirangkai dengan diskusi terbuka dan pendampingan teknis. Tak hanya sosialisasi, tapi juga edukasi. Disiapkan pula berbagai dokumen resmi seperti:

Surat Perintah (PRIN)

Modul aplikasi dan form operator

Laporan kegiatan & dokumentasi digital

Dalam waktu dekat, MoU antara Kejaksaan dan Pemerintah Desa juga akan ditandatangani sebagai wujud kolaborasi nyata.

🔍 Bukan OTT, Tapi ODD: Operasi Digitalisasi Desa

Kejari Subulussalam menyasar sejumlah desa prioritas: Binanga, Pasar Runding, Lae Pemualen, dan Sibuasan. Bukan untuk menyelidiki, tapi untuk memahamkan peran hukum sebagai pelindung, bukan hanya penindak.

> “Saya tidak datang membawa surat penahanan, tapi membawa aplikasi. Supaya desa kuat dan negara nggak goyah,” pungkas Delfiandi, disambut tepuk tangan warga.

🖋️ Redaksi | Editor: Ipong

📸 Laporan lapangan & dokumentasi eksklusif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Asal Jadi, Proyek Optimasi Lahan Sawah Rp 460 Juta di Mangga Dua Sergai Dipertanyakan.

17 Mei 2026 - 05:52 WIB

TRANSPARANSI DIPERTANYAKAN: Dana Rp 2 Miliar Revitalisasi SMPN 1 Satu Atap Sukabangun, RAB Disembunyikan, Dugaan Pelanggaran Terbuka

12 Mei 2026 - 09:28 WIB

RTAR PMII Fusi Ricuh, Bendahara Panitia Diduga Jadi Korban Kekerasan

11 Mei 2026 - 07:48 WIB

Berredar Bukti Transfer & Video, Publik Desak APH Usut Dugaan Fee 20% Sewa Alat Berat di Aceh Selatan

11 Mei 2026 - 01:38 WIB

Jika Desil 8-10 Tak Ditanggung, RSUDYA Tapaktuan Terancam Bangkrut Akhir 2026

10 Mei 2026 - 03:55 WIB

Trending di News