Menu

Mode Gelap
Dinas Pertanian Sergai Bantah Keterangan Dua Perangkat Desa Sei Nagalawan Terkait Proyek Dinas Pertanian Disebut Milik Mantan Kapolres. Berurai Airmata, Pencuri Uang Di Kabupaten Batubara Di Bebaskan Jaksa Setelah Dimaafkan Korbannya Ketua KORMI Sumut Daffasya Sinik Apresiasi Kehadiran Plt Bupati Langkat di Rakerprov, Fokus Dorong Sport Tourism di Kabupaten/Kota Se-Sumut Mubes Ke- V PSSAB Indonesia Berlangsung di Medan, Sudung Situmorang Berhasil Kembali Terpilih Sebagai Ketum Periode 2025 – 2031. Pemuda Muhammadiyah Sumut dorong PT. Agronusa Mitra Sejahtera utamakan putra-putri daerah dan laksanakan rekrutmen secara terbuka Diduga Ada Upaya Menggagalkan Aksi Damai di Rumah Dinas Kapolda Sumut, Sopir Sound System Mengaku Diancam Akan Ditangkap.

Nasional

Diduga Proyek Drainase APBD 2023 Telan Biaya Miliaran Rupiah Terlihat Masih Belum Rampung

badge-check


					Diduga Proyek Drainase APBD 2023 Telan Biaya Miliaran Rupiah Terlihat Masih Belum Rampung Perbesar

Medan Sumut MI org. Seperti diketahui proyek drainase pembangunan saluran sistem drainase lingkungan di jalan Air Bersih, Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota pada tahun 2023 lalu yang seharusnya sudah rampung pada Desember 2023, nyatanya sampai sekarang masih belum terselesaikan.

Pantauan awak media masih banyak drainase yang menggunakan Beton Precast model U-Ditch tidak tertutup alias masih terbuka lebar dibeberapa titik.

Sumber yang didapat dari Dinas pada masa itu dibawah kepemimpinan Kadis SDABMBK, Topan Obaja Putra Ginting dengab Kabid Gibson Panjaitan menjelaskan pihaknya saat itu tengah melakukan perbaikan atau pembangunan saluran sistem drainase lingkungan di jalan Air Bersih. Ini dilakukan guna mengatasi genangan air di wilayah tersebut, hal ini merupakan salah satu program walikota Medan Bobby Nasution pada saat itu.

Kenyataan dilapangan sudah dua tahun berjalan proyek tersebut terkesan separuh jadi dan belum rampung sudah pasti itu tidak sesuai dengan SOP pengerjaan yang seharusnya pada bulan Desember 2023 selesai dan itu merugikan keuangan negara.

Drainase yang tidak ditutup dapat menimbulkan bahaya, terutama bagi anak – anak yang tidak hati hati bisa masuk kedalam selokan tersebut pada saat hujan dan banjir.

SOROTAN PUBLIK

Ketua Lembaga Kajian Kebijakan Publik (LKKP) Budiman Nadapdap,SE mengeluarkan statementnya, Beliau mengatakan jika ada yang terlihat mencurigakan terhadap kinerja yang menggunakan dana yang bersumber dari APBD harus segera di Kroscek dan di Evaluasi karna hal itu menyangkut Keuangan Negara dan sudah pasti didalam nya banyak cela bagi pengendali Anggaran untuk menguntungkan diri sendiri atau pun bersama sama.

Dalam pandangan Budiman Nadapdap ini menjadi sorotan tajam bagi pengendali Anggaran Negara dan dirinya meminta kepada KPK untuk lebih mendalami dan memeriksa siapa saja yang terlibat didalam pengerjaan proyek yang menghabiskan Dana milyaran jika ada temuan-temuan yang mencurigakan atas penggunaan Dana yang bersumber dari APBD tersebut, agar tidak mendapatkan cela atau ruang bagi para Pejabat nakal yang menyalah gunakan jabatan nya yang dapat merugikan negara tersebut, terangnya saat di konfirmasi.

( Tiiim..)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Berurai Airmata, Pencuri Uang Di Kabupaten Batubara Di Bebaskan Jaksa Setelah Dimaafkan Korbannya

20 Juli 2026 - 09:53 WIB

Seorang Ayah Di Kabupaten Serdang Bedagai Maafkan Perbuatan Anaknya Dengan Tulus, Demi Keutuhan Hubungan Keluarga, Jaksa Selesaikan Perkara KDRT Melalui Restoratif Justice

17 Juli 2026 - 04:33 WIB

Sidang Gugatan Ahli waris Kakek Sapon dugaan Korban Tipu Muslihat, Kebohongan serta Penipuan atas Jual Beli Tanah antara Alm. Sapon dengan M. Hidayah dengan agenda sidang pembuktian yaitu Saksi Tergugat II.

16 Juli 2026 - 17:09 WIB

PT PHPO Belawan Tanam 1000 Bibit Mangrove di Danau Siombak

16 Juli 2026 - 05:59 WIB

Sidang Gugatan Aliwaris Kakek Sapon Korban Penipuan Jual Beli Tanah Memasuki Penghadirkan Saksi Tergugat.

16 Juli 2026 - 03:33 WIB

Trending di Nasional