Menu

Mode Gelap
300 Triliun Rupiah lebih Telah Berhasil Diselamatkan Ke Kas Negara, Kelompok Massa Datangi Kejati Sumut Suarakan Dukungan Terhadap Kinerja Pidsus Kejaksaan R.I Dinas Pertanian Sergai Bantah Keterangan Dua Perangkat Desa Sei Nagalawan Terkait Proyek Dinas Pertanian Disebut Milik Mantan Kapolres. Berurai Airmata, Pencuri Uang Di Kabupaten Batubara Di Bebaskan Jaksa Setelah Dimaafkan Korbannya Ketua KORMI Sumut Daffasya Sinik Apresiasi Kehadiran Plt Bupati Langkat di Rakerprov, Fokus Dorong Sport Tourism di Kabupaten/Kota Se-Sumut Mubes Ke- V PSSAB Indonesia Berlangsung di Medan, Sudung Situmorang Berhasil Kembali Terpilih Sebagai Ketum Periode 2025 – 2031. Pemuda Muhammadiyah Sumut dorong PT. Agronusa Mitra Sejahtera utamakan putra-putri daerah dan laksanakan rekrutmen secara terbuka

Headline

Dapat Orderan Paket Kardus, Driver Ojol Tidak Tau Isinya Bayi

badge-check

Foto : mayat bayi dalam kardus

MEDAN//MEDIA INDONESIA, Warga Jalan Ampera dan sekitarnya geger. Pasalnya, sorang driver ojol mendapat order pengantaran kardus. Namun setelah sampai di lokasi, tidak satupun warga yang menerima paket. Sehingga saat dibuka ternyata isinya seorang bayi.

Menurut keterangan diperoleh di lokasi, awalnya si Driver ojol dapat order jemput kardus di Kawasan Jl. Bilal SPBU simpang Jl.Yos Sudarso, Kamis ( 8/5/2025) pagi

Setelah diterima, ia pun bergegas. Namun betapa kaget driver ojol tersebut karena isi dalam kardus seorang bayi.

Menurut keterangan Ketua Godams, Agam Zubir, pengemudi ojol yang dapat orderan itu bernama Muhammad Yusuf Ansari, 35 tahun. Beliau menerima orderan dari customer bernama Rudi yang tertera di aplikasi. Orderan itu pengiriman barang berupa kotak dan hendak diantar ke Putri.

“Si driver mendapat orderan dekat SPBU Simpang Jalan bilal. Pengantaran ke Jalan Ampera,” katanya

Lanjutnya, Setelah memberikan kotak itu ke driver ojol, customer langsung pergi meninggalkan lokasi. Sedangkan pengemudi mulai menjalankan orderannya.

“Yang memberikan tas itu sepasang muda-mudi. Langsung pergi naik angkot,” tuturnya.

Setibanya di titik pengantaran, yakni kawasan perkuburan Jalan muktar basri, pengemudi ojol melihat seorang perempuan yang disangka penerima pesan. Pria yang tinggal di Jalan Puskesmas, Bandar Khalifah itu pun menyerahkannya.

“Karena titiknya sesuai. Dikira driver, perempuan itu penerimanya. Jadi karena perempuan itu merasa tidak ada memesan paket, bingung keduanya,” katanya.

Pengemudi ojol pun mencoba menghubungi nomor yang tertera di aplikasi. Namun nomor tersebut sudah tidak aktif. Setelah berupaya mencari, pengemudi ojol bersama perempuan yang disangka penerima itu pun membuka kotak tersebut.

Saat dibuka kotak tersebut, keduanya terkejut melihat bayi terbungkus di dalam tas hitam. Didalamnya juga terdapat kain dan sajadah.

“Kondisi bayinya sudah meninggal. Didalamnya tertera surat bertuliskan ‘serahkan saja paket ini ke Marbot Masjid’,” ujarnya menirukan tulisan di dalam paket.

Temuan itu pun langsung membuat geger warga sekitar. Hingga kini, warga masih memadati lokasi. Sedangkan pengemudi menunggu pihak aplikator menuju ke lokasi.

“Masih rame di lokasi. Aplikator lagi di jalan ke lokasi. Lalu rencana mau diserahkan ke Polsek Medan Timur,” ucapnya. ( TN//PSM  )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

300 Triliun Rupiah lebih Telah Berhasil Diselamatkan Ke Kas Negara, Kelompok Massa Datangi Kejati Sumut Suarakan Dukungan Terhadap Kinerja Pidsus Kejaksaan R.I

21 Juli 2026 - 16:30 WIB

Berurai Airmata, Pencuri Uang Di Kabupaten Batubara Di Bebaskan Jaksa Setelah Dimaafkan Korbannya

20 Juli 2026 - 09:53 WIB

Ketua KORMI Sumut Daffasya Sinik Apresiasi Kehadiran Plt Bupati Langkat di Rakerprov, Fokus Dorong Sport Tourism di Kabupaten/Kota Se-Sumut

19 Juli 2026 - 14:14 WIB

Seorang Ayah Di Kabupaten Serdang Bedagai Maafkan Perbuatan Anaknya Dengan Tulus, Demi Keutuhan Hubungan Keluarga, Jaksa Selesaikan Perkara KDRT Melalui Restoratif Justice

17 Juli 2026 - 04:33 WIB

Sidang Gugatan Ahli waris Kakek Sapon dugaan Korban Tipu Muslihat, Kebohongan serta Penipuan atas Jual Beli Tanah antara Alm. Sapon dengan M. Hidayah dengan agenda sidang pembuktian yaitu Saksi Tergugat II.

16 Juli 2026 - 17:09 WIB

Trending di Nasional