Menu

Mode Gelap
Sinergi Bersama Polri Ungkap Kasus, LPKP Sumut Apresiasi Langkah Tegas Dandim 0209/Labuhanbatu Irham Sadani Rambe: Jangan Karena Tidak Memahami Dinamika Organisasi, Kapolrestabes Medan Dikaitkan dengan Persoalan Internal PT PHPO Bantu Penerangan Lampu Untuk 2 Mushalla di Belawan PT PHPO Belawan Bantu 25 Sak Semen ke GBKP Runggun Bangun Mulia Agra Reynold Gurning Melesat Sendiri, Jadi Satu-Satunya Pendaftar Ketua Hanura Karo CYEA: Kepemimpinan Darmawan Prasodjo dan Yusuf Didi Setiarto Menjadi Momentum Penguatan Transformasi PLN dan Agenda Energi Nasional

Headline

Dapat Orderan Paket Kardus, Driver Ojol Tidak Tau Isinya Bayi

badge-check

Foto : mayat bayi dalam kardus

MEDAN//MEDIA INDONESIA, Warga Jalan Ampera dan sekitarnya geger. Pasalnya, sorang driver ojol mendapat order pengantaran kardus. Namun setelah sampai di lokasi, tidak satupun warga yang menerima paket. Sehingga saat dibuka ternyata isinya seorang bayi.

Menurut keterangan diperoleh di lokasi, awalnya si Driver ojol dapat order jemput kardus di Kawasan Jl. Bilal SPBU simpang Jl.Yos Sudarso, Kamis ( 8/5/2025) pagi

Setelah diterima, ia pun bergegas. Namun betapa kaget driver ojol tersebut karena isi dalam kardus seorang bayi.

Menurut keterangan Ketua Godams, Agam Zubir, pengemudi ojol yang dapat orderan itu bernama Muhammad Yusuf Ansari, 35 tahun. Beliau menerima orderan dari customer bernama Rudi yang tertera di aplikasi. Orderan itu pengiriman barang berupa kotak dan hendak diantar ke Putri.

“Si driver mendapat orderan dekat SPBU Simpang Jalan bilal. Pengantaran ke Jalan Ampera,” katanya

Lanjutnya, Setelah memberikan kotak itu ke driver ojol, customer langsung pergi meninggalkan lokasi. Sedangkan pengemudi mulai menjalankan orderannya.

“Yang memberikan tas itu sepasang muda-mudi. Langsung pergi naik angkot,” tuturnya.

Setibanya di titik pengantaran, yakni kawasan perkuburan Jalan muktar basri, pengemudi ojol melihat seorang perempuan yang disangka penerima pesan. Pria yang tinggal di Jalan Puskesmas, Bandar Khalifah itu pun menyerahkannya.

“Karena titiknya sesuai. Dikira driver, perempuan itu penerimanya. Jadi karena perempuan itu merasa tidak ada memesan paket, bingung keduanya,” katanya.

Pengemudi ojol pun mencoba menghubungi nomor yang tertera di aplikasi. Namun nomor tersebut sudah tidak aktif. Setelah berupaya mencari, pengemudi ojol bersama perempuan yang disangka penerima itu pun membuka kotak tersebut.

Saat dibuka kotak tersebut, keduanya terkejut melihat bayi terbungkus di dalam tas hitam. Didalamnya juga terdapat kain dan sajadah.

“Kondisi bayinya sudah meninggal. Didalamnya tertera surat bertuliskan ‘serahkan saja paket ini ke Marbot Masjid’,” ujarnya menirukan tulisan di dalam paket.

Temuan itu pun langsung membuat geger warga sekitar. Hingga kini, warga masih memadati lokasi. Sedangkan pengemudi menunggu pihak aplikator menuju ke lokasi.

“Masih rame di lokasi. Aplikator lagi di jalan ke lokasi. Lalu rencana mau diserahkan ke Polsek Medan Timur,” ucapnya. ( TN//PSM  )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT PHPO Bantu Penerangan Lampu Untuk 2 Mushalla di Belawan

21 Juni 2026 - 03:33 WIB

PT PHPO Belawan Bantu 25 Sak Semen ke GBKP Runggun Bangun Mulia

20 Juni 2026 - 16:23 WIB

Agra Reynold Gurning Melesat Sendiri, Jadi Satu-Satunya Pendaftar Ketua Hanura Karo

20 Juni 2026 - 15:57 WIB

Tak Kunjung Mendapat Keadilan, Robin Silalahi Laporkan Masalah Penganiayaan Dirinya Ke Badan Kehormatan Dewan

15 Juni 2026 - 15:50 WIB

LBH PPRS Indonesia Dampingi korban penganiayaan Robin Marojahan Silalahi yang diduga dilakukan oknum Anggota DPRD Medan Bernama AT bersama anak dan istrinya.

15 Juni 2026 - 15:40 WIB

Trending di Nasional