Menu

Mode Gelap
Usung Tema Revitalisasi Kader, PC HIMMAH Deli Serdang Periode 2026–2028 Resmi Dilantik Lintas 98 Sumut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Dinilai Mulai Mengarahkan Demokrasi Menuju Pemerataan Kesejahteraan. GEMPA Sumut Akan Gelar Aksi di Kejati Sumut, Diduga Pejabat Tinggi Kab. Langkat Menguasai Proyek di PT. LNK Melalui PT. CKM Asisten dan Mandor 1 Afdeling VII Kebun Rambutan PTPN 4, Bungkam dan Blokir Kontak Awak Media, Terkait Regulasi K3 dan Isu Pekerjakan Anak Dibawah Umur. Warga Dusun 6 Ancam Lakukan Aksi Protes Jika Aspirasi Mereka Tidak Dihiraukan, Terkait Darurat Lalat dan Bau Busuk yang Masih Merebak. Kebun Rambutan PTPN IV Regional 1 Jadi Sorotan, Karena Diduga Gunakan Pekerja Informal dan Anak Dibawah Umur, Mendesak Pihak Management Tegakkan Regulasi K3.

Headline

Dapat Orderan Paket Kardus, Driver Ojol Tidak Tau Isinya Bayi

badge-check

Foto : mayat bayi dalam kardus

MEDAN//MEDIA INDONESIA, Warga Jalan Ampera dan sekitarnya geger. Pasalnya, sorang driver ojol mendapat order pengantaran kardus. Namun setelah sampai di lokasi, tidak satupun warga yang menerima paket. Sehingga saat dibuka ternyata isinya seorang bayi.

Menurut keterangan diperoleh di lokasi, awalnya si Driver ojol dapat order jemput kardus di Kawasan Jl. Bilal SPBU simpang Jl.Yos Sudarso, Kamis ( 8/5/2025) pagi

Setelah diterima, ia pun bergegas. Namun betapa kaget driver ojol tersebut karena isi dalam kardus seorang bayi.

Menurut keterangan Ketua Godams, Agam Zubir, pengemudi ojol yang dapat orderan itu bernama Muhammad Yusuf Ansari, 35 tahun. Beliau menerima orderan dari customer bernama Rudi yang tertera di aplikasi. Orderan itu pengiriman barang berupa kotak dan hendak diantar ke Putri.

“Si driver mendapat orderan dekat SPBU Simpang Jalan bilal. Pengantaran ke Jalan Ampera,” katanya

Lanjutnya, Setelah memberikan kotak itu ke driver ojol, customer langsung pergi meninggalkan lokasi. Sedangkan pengemudi mulai menjalankan orderannya.

“Yang memberikan tas itu sepasang muda-mudi. Langsung pergi naik angkot,” tuturnya.

Setibanya di titik pengantaran, yakni kawasan perkuburan Jalan muktar basri, pengemudi ojol melihat seorang perempuan yang disangka penerima pesan. Pria yang tinggal di Jalan Puskesmas, Bandar Khalifah itu pun menyerahkannya.

“Karena titiknya sesuai. Dikira driver, perempuan itu penerimanya. Jadi karena perempuan itu merasa tidak ada memesan paket, bingung keduanya,” katanya.

Pengemudi ojol pun mencoba menghubungi nomor yang tertera di aplikasi. Namun nomor tersebut sudah tidak aktif. Setelah berupaya mencari, pengemudi ojol bersama perempuan yang disangka penerima itu pun membuka kotak tersebut.

Saat dibuka kotak tersebut, keduanya terkejut melihat bayi terbungkus di dalam tas hitam. Didalamnya juga terdapat kain dan sajadah.

“Kondisi bayinya sudah meninggal. Didalamnya tertera surat bertuliskan ‘serahkan saja paket ini ke Marbot Masjid’,” ujarnya menirukan tulisan di dalam paket.

Temuan itu pun langsung membuat geger warga sekitar. Hingga kini, warga masih memadati lokasi. Sedangkan pengemudi menunggu pihak aplikator menuju ke lokasi.

“Masih rame di lokasi. Aplikator lagi di jalan ke lokasi. Lalu rencana mau diserahkan ke Polsek Medan Timur,” ucapnya. ( TN//PSM  )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Viral Pemberitaan Masalah Bansos di Facebook, Pemdes Mangga Dua Diduga Intimidasi Warga Miskin, Tuai Sorotan.

23 Juni 2026 - 17:41 WIB

PT PHPO Bantu Penerangan Lampu Untuk 2 Mushalla di Belawan

21 Juni 2026 - 03:33 WIB

PT PHPO Belawan Bantu 25 Sak Semen ke GBKP Runggun Bangun Mulia

20 Juni 2026 - 16:23 WIB

Agra Reynold Gurning Melesat Sendiri, Jadi Satu-Satunya Pendaftar Ketua Hanura Karo

20 Juni 2026 - 15:57 WIB

Tak Kunjung Mendapat Keadilan, Robin Silalahi Laporkan Masalah Penganiayaan Dirinya Ke Badan Kehormatan Dewan

15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Trending di Nasional