Menu

Mode Gelap
Polsek Mardingding Intensifkan Patroli Blue Light, Jaga Kamtibmas di Lau Baleng Dalam Acara Turnamen Anniversary SSB New Soccer Pratama Meriahkan Medan, 35 Tim Dari 8 Daerah Ikut Bertarung Merebutkan Piala Bergengsi DPW Dan DPD Gerakkan Rakyat Sumatera Utara. Jembatan Gantung Rodang Rusak, Warga Tantom Bertaruh Nyawa SPBU 13.203.188 Dolok Masihul Diduga Layani Mafia Solar, Bowo Manager SPBU Bungkam Ketika Dikonfirmasi. Silaturahmi Lebaran, Polres Karo Perkuat Kebersamaan Sebelum Amankan Jalur Perkembangan Penanganan Perkara Dugaan Korupsi Pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Jasa Kepelabuhanan Dan Kenavigasian Pelabuhan Belawan Tahun 2023 s.d 2024.

Nasional

Tekan Aksi Premanisme Dan Pungli, 9 Pemuda Membawa Senjata Tajam Ditangkap

badge-check

Teks foto : Polrestabes Medan tindak premanisme dan pelaku pungli.

MEDAN//MEDIA INDONESIA, Polrestabes Medan bersama Polsek jajaran menindak premanisme dan pelaku pungutan liar (pungli). Kegiatan ini dilakukan, demi mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi pengusaha, pedagang hingga warga.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, razia penangkapan kepada premanisme yang kerap membuat resah warga pasti ditindak.

“Ada 9 preman atau pemuda yang ditangkap dan ditahan lantaran membawa senjata tajam (sajam) dan melakukan pemerasan kepada warga yang ada di wilayah hukum Polrestabes Medan,” ucap Gidion kepada wartawan, Sabtu (10/5) sore.

Dijelaskan Gidion, kegiatan adalah wujud memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat. Pihak Kepolisan menjamin keamanan, keselamatan, keleluasaan dalam berdagang, sehingga bisa melanjutkan dan meningkatkan roda ekonomi.

Masih Gidion, pihaknya akan terus meningkatkan operasi premanisme yang ada di Kota Medan.

“Kemudian memberikan rasa aman dan melakukan quick respon ketika ada gangguan kamtibmas. Sehingga masyarakat tenang dan leluasa ketika beraktivitas,” paparnya.

Kombes Gidion menegaskan, para pelaku baik oknum organisasi masyarakat tertentu maupun masyarakat biasa, akan ditindak tegas oleh pihak kepolisian. Terlebih apabila pelaku menggunakan senjata tajam untuk mengancam.

“Barangsiapa meminta sejumlah uang dengan cara memaksa menggunakan ancaman kekerasan, bisa dikenakan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Kalau dia bawa senjata tajam, itu bisa ditambah pasal UU Darurat 19/1951 dengan ancaman 10 tahun penjara,” jelasnya.

Apabila masyarakat mengetahui ada tindak pidana ataupun aksi premanisme dapat menghubungi nomor aduan milik Polrestabes Medan. (TN//PMN)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polsek Mardingding Intensifkan Patroli Blue Light, Jaga Kamtibmas di Lau Baleng

29 Maret 2026 - 13:29 WIB

Dalam Acara Turnamen Anniversary SSB New Soccer Pratama Meriahkan Medan, 35 Tim Dari 8 Daerah Ikut Bertarung Merebutkan Piala Bergengsi DPW Dan DPD Gerakkan Rakyat Sumatera Utara.

29 Maret 2026 - 12:42 WIB

Jembatan Gantung Rodang Rusak, Warga Tantom Bertaruh Nyawa

28 Maret 2026 - 13:57 WIB

Silaturahmi Lebaran, Polres Karo Perkuat Kebersamaan Sebelum Amankan Jalur

26 Maret 2026 - 14:01 WIB

Perkembangan Penanganan Perkara Dugaan Korupsi Pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Jasa Kepelabuhanan Dan Kenavigasian Pelabuhan Belawan Tahun 2023 s.d 2024.

26 Maret 2026 - 11:08 WIB

Trending di Nasional