Menu

Mode Gelap
Kebun Adolina Terancam Tidak Beroperasi Tahun Depan, Karena Belum Terealisasinya Syarat Untuk Perpanjangan Masa HGU. Penyuluhan Hukum Tim Hukum Jabar Istimewa Kabupaten Bekasi Stop Bullying Mari Berteman Tanpa Kekerasan. Berondolan Banyak Tidak Dikutip, Kebun Tanah Raja Diduga Menyia – Nyiakan Produksi. LSM TRINUSA Resmi Melaporkan Kegiatan Proyek yang Diduga Bermasalah ke Kejari Sergai. Kejari Subulussalam Gelar Penyuluhan Hukum Antikorupsi di SMAS Plus Muhammadiyah Subulussalam Crystal Cakrawala Indah Grup Salurkan Bantuan Bencana Melalui Dhirga Surya Sumut

Hukum

Masyarakat Kecewa Saat Melaporkan ke Propam Poldasu Dugaan Tangkap Lepas Diarahkan ke Wasidik, Kapolri Harus Bertindak.

badge-check


					Masyarakat Kecewa Saat Melaporkan ke Propam Poldasu Dugaan Tangkap Lepas Diarahkan ke Wasidik, Kapolri Harus Bertindak. Perbesar

Medan – Media Indonesia  –  Kekecewaan masyarakat terlihat ketika  awak media menemani salah satu masyarakat untuk melaporkan dugaan tangkap lepas yang di lakukan oleh  oknum  berinisial ML yang juga merupakan anggota Polda Sumut, pada bulan Agustus 2024 di bantaran Sei ular Desa Suka Mandi Hulu/Sumberjo Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang yang melakukan kegiatan  Galian Ilegal di tanah Negara. Karena saat melaporkan ke propam Polda Sumut tidak dilayani dengan baik, justru di arahkan Ke warsidik, Kamis (10 /07/2025).

Saya kecewa atas  tindakan Propam Polda Sumut yang pada saat saya mau melaporkan dugaan Tangkap Lepas yang di lakukan oleh oknum anggota Polda Sumut, berinisial ML.

Saat saya melaporkan Ke kantor propam Poldasu pada hari selasa 17 Juni 2025  lebih kurang Jam 12.00 wib dengan mudahnya mengarahkan ke Warsidik dulu.

Lalu saya ke ruangan Warsidik
Seseorang perempuan yang berada di ruangan Warsidik  menyatakan “kok  kemari pak”, lalu kami menjawab, ” kami di arahkan Propam untuk kemari.
Warsidik ” ok pak saya panggilkan jupernya dulu”.

Pada saat Itu ada yang pernah di tangkap oleh Poldasu dan di masukan ke penjara kenapa yang ini diduga dibebaskan dan sekarang masih main galian ilegal di bantaran Sei ular dengan maraknya.

Saat kami menunggu sekitar 30 menit lalu datang lah Juper yang menangani kasus galian ilegal tersebut.
Saat di konfirmasi juper tersebut mengatakan memang benar pada saat itu ada dan kasusnya sudah kami proses dan sudah kami naikan P21 nya dan nanti selanjutnya akan saya hubungi.
Ujar “Marzuki kepada awak Media. ”

Penangkapan dan Pembebasan:
Pertambangan Ilegal:
Penambangan ilegal atau galian C ilegal adalah kegiatan penambangan yang dilakukan tanpa izin resmi dari pihak berwenang.

Sanksi Pidana:
Undang-undang (UU) mengatur sanksi pidana bagi pelaku penambangan ilegal, dengan hukuman penjara maksimal lima tahun dan denda hingga Rp100 miliar.

Dampak Lingkungan:
Pertambangan ilegal seringkali berdampak negatif terhadap lingkungan, seperti kerusakan tanah, pencemaran air, dan lain-lain.

Koordinasi Lintas Instansi:
Penanganan tambang ilegal memerlukan koordinasi antara berbagai pihak, termasuk kepolisian, pemerintah daerah, dan dinas terkait.

Kasus “tangkap lepas” ini menunjukkan adanya masalah dalam penegakan hukum terkait pertambangan ilegal. Penting untuk memastikan bahwa pelaku kegiatan ilegal ini mendapatkan sanksi yang sesuai dan tindakan yang diambil dapat memberikan efek jera. Selain itu, perlu ada upaya pencegahan agar kegiatan pertambangan ilegal tidak terus terjadi, salah satunya dengan memastikan perizinan yang jelas dan pengawasan yang ketat.

Maulana Hutabarat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PC PIRA Tapanuli Tengah Salurkan Sembako untuk Korban Banjir dan Longsor di Sigotom, Tukka

9 Desember 2025 - 09:24 WIB

THM Kripton Medan Di Razia Polda Sumut, 11 Pengunjung Pemakai Narkoba

12 November 2025 - 15:51 WIB

Polda Sumut Gelar Razia Tempat Hiburan Malam Platinum Bar Dan Lion Bar Serta KTV, 16 Pengunjung Positif Pemakai Narkoba

12 November 2025 - 15:37 WIB

Kepala Desa Manduamas Baru Diduga Serahkan Dana Bangunan Fisik Dana Desa 2025

7 November 2025 - 01:57 WIB

Diduga Curang, Proyek Pembangunan SD Negeri 153022 Makmur Di Desa Makmur Gunakan Kayu Durian—Tanpa Papan Proyek! Warga Desak Bupati Tapanuli Tengah Lakukan Tindakan Tegas

22 Oktober 2025 - 05:20 WIB

Trending di Berita