Menu

Mode Gelap
Polemik Saluran Aliran Irigasi Dibendung Sepihak Oleh Salah Seorang Warga, Masyarakat Petani Sei Rejo Menjadi Resah. Ada Apa Dengan Muliono Kades Sei Rejo yang Menghindari Wartawan Padahal Sudah Berjanji Untuk Bertemu. PERKEBUNAN DI SUBULUSSALAM BEROPERASI TANPA IZIN LENGKAP, MASYARAKAT PROTES KARENA TINDAKAN PEMKO SEKARANG SENYAP Ketua DPC LSM KPK. RI. Kabupaten Karo. Ucapkan Selamat Atas Pernikahan Resepsi Pernikahan Anak Kepala Desa Pergendangen Tigabinga Figur Mengayomi dan Humanis, M. A. Bahrum Mantap Melangkah Menuju Ketua KNPI Kabupaten Langkat Melakukan Sesuatu Dengan Tepat Tampa Membuang Sumber Daya “Apa Itu Efisiensi “

News

Kepala Kampung Bukit Alim,Akhirnya Ditahan Kejari Subulussalam, Kerugian Negara Capai Rp298 Juta

badge-check


					Kepala Kampung Bukit Alim,Akhirnya Ditahan Kejari Subulussalam, Kerugian Negara Capai Rp298 Juta Perbesar

Subulussalam,Aceh||MediaIndonesi Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Subulussalam resmi menahan Kepala Desa (Keuchik) Kampung Bukit Alim, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam, atas dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa Tahun Anggaran 2023–2024.

Penahanan dilakukan pada Kamis, 12 Desember 2025, setelah penyidik menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan mendalam yang dilakukan oleh Kejari Subulussalam.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Subulussalam, Delfiandi, SH, MH, mengungkapkan bahwa dari hasil audit dan perhitungan penyidik, dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Desa tersebut telah menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp298 juta.

“Penetapan tersangka dan penahanan dilakukan karena pengelolaan keuangan desa tidak sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT),” ujar Delfiandi.

Ia menambahkan, penahanan dilakukan selama 20 hari ke depan dengan pertimbangan dikhawatirkan tersangka melarikan diri serta menghilangkan barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Saat ini, tersangka dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Singkil guna kepentingan proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena Dana Desa merupakan anggaran negara yang diperuntukkan bagi pembangunan gampong dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kejaksaan menegaskan komitmennya untuk menangani perkara ini secara tegas, profesional, dan transparan, serta tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang turut dimintai pertanggungjawaban hukum.

Kejari Subulussalam juga mengingatkan seluruh aparatur desa di wilayah Kota Subulussalam agar mengelola Dana Desa secara akuntabel, transparan, dan sesuai peraturan perundang-undangan, guna mencegah terjadinya penyimpangan yang berujung pada proses hukum.

Pewarta :IP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PERKEBUNAN DI SUBULUSSALAM BEROPERASI TANPA IZIN LENGKAP, MASYARAKAT PROTES KARENA TINDAKAN PEMKO SEKARANG SENYAP

16 Januari 2026 - 02:26 WIB

Agar Masyarakat Paham,Apa Itu Yang Dimaksud : Transfer Ke Daerah (TKD)

15 Januari 2026 - 01:19 WIB

Pembanyaran Lampu jalan dan Perawatan Lampu Di abaikan Kota Subulussalam Bagaikan Kota Mati 

14 Januari 2026 - 14:51 WIB

Pada malam hari Kota Subulussalam Bagaikan Kota Mati alias tidak Bertuan 

14 Januari 2026 - 14:11 WIB

Jalan Kecamatan Longkib Mulai Rusak, Kendaraan Tonase Besar Jadi Sorotan

14 Januari 2026 - 06:16 WIB

Trending di News