Menu

Mode Gelap
Launching Kebun Plasma Tiga Desa, PT Laot Bangko Gandeng Pemko Subulussalam TPA Sampah di Kebun Adolina Jadi Sorotan Tajam Publik, Namun Sikap Boy R. Sihombing Kabid PKP LH Sergai Tertutup dan Tidak Konsisten, “Timbulkan Tanda Tanya.” PT PHPO KIM Bantu Pemasangan Paving Block di Lorong Gereja Desa Saentis Peduli Akan Sampah, Made Hiroki Dukung Pembangunan PSEL di TPA Suwung. Dua Kali Mangkir Pemeriksaan Mantan Dirut PT Graha Konstruksi Sejati Ditangkap di Jakarta Hampir 3 Bulan Kasus Pencemaran Sungai Liberia Tanpa Ada Kejelasan, Kinerja dan Integritas Reza Firmansyah Kadis Perkim & LH Sergai Dipertanyakan.

Berita

Kadis Pertanian Sergai Bungkam, Proyek Pintu Air Sei Rejo Anggaran 2024 , Diduga Masih Bermasalah, Namun Diterima Dinas Pertanian Sergai.

badge-check


					Kadis Pertanian Sergai Bungkam, Proyek Pintu Air Sei Rejo Anggaran 2024 , Diduga Masih Bermasalah, Namun Diterima Dinas Pertanian Sergai. Perbesar

SERGAI – Media Indonesia – Proyek pengadaan pintu air irigasi di Desa Sei Rejo, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) anggaran tahun 2024 kembali menajdi sorotan. Proyek yang dikerjakan oleh Gapoktan Desa Sei Rejo di bawah pimpinan Rijal ini, sebelumnya sempat viral karena diduga dari awal dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi, Sabtu (24/03/2026).

Meski pihak Gapoktan melalui Rijal sempat mengklaim telah melakukan perbaikan total dan memastikan seluruh pintu air berfungsi sesuai spesifikasi, namun fakta di lapangan berkata lain. Berdasarkan hasil investigasi, ditemukan setidaknya ada 4 unit pintu air yang masih dalam kondisi  belum diperbaiki dengan benar.

Klaim perbaikan tersebut diduga hanya upaya untuk meredam pemberitaan, sementara hasil pengerjaan di lapangan masih jauh dari kata maksimal dan sarat akan dugaan tidak sesuai RAB.

Kadis Pertanian Sergai Bungkam.

Terkait dugaan manipulasi pengerjaan dan klaim palsu perbaikan ini, Kadis Pertanian Sergai, Dedy Iskandar, justru terkesan bungkam. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui via WhatsApp nya, pada hari Jum’at (13/03/2026), tidak mendapatkan jawaban terkait tindak lanjut pengawasan proyek tahun anggaran 2024 tersebut.

Sikap bungkamnya dinas terkait menimbulkan kecurigaan adanya dugaan “main mata” antara pihak dinas pertanian Sergai dengan pelaksana proyek (Gapoktan) sangat terasa. Masyarakat petani di Desa Sei Rejo kini meresah, karena pintu air yang diharapkan dapat mengatur aliran irigasi sawah agar terhindar dari gagal panen justru tidak maksimal.

Dugaan Korupsi Mencuat.

“Klaim Rijal sudah perbaiki keseluruhannya itu bohong belaka. Faktanya masih ada empat unit yang belum disentuh perbaikan sama sekali. Ini ada apa? Publik sangat berharap agar  Dinas Pertanian harus turun ke lapangan, jangan hanya menerima laporan di atas meja saja,”

Pihak pelaksana proyek, Rijal, sebelumnya menyatakan telah merespons masukan terkait proyek senilai ratusan juta rupiah tersebut. Namun, kondisi lapangan yang membuktikan perbaikan tersebut tidak tuntas berpotensi merugikan negara dan petani.

Hingga berita ini diturunkan, Kadis Pertanian Sergai belum memberikan tanggapan resmi meskipun dugaan korupsi dan pengerjaan asal jadi terus mencuat. (Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peduli Akan Sampah, Made Hiroki Dukung Pembangunan PSEL di TPA Suwung.

15 April 2026 - 02:43 WIB

Sosok Caketum HIPMI Dr. Anthony Leong di Mata Pengusaha Muda Maxie Asmara.

14 April 2026 - 09:11 WIB

Bukit Indah Simarjarunjung Tempat Liburan Romantis Arjun & Amel, View Danau Toba Bikin Takjub

13 April 2026 - 13:19 WIB

Pabrik Cat di Medan Labuhan Terbakar, Beberapa Kali terdengar Beberapa Kali Ledakan

9 April 2026 - 17:15 WIB

Syafii Efendi Gugah Motivasi dan Semangat Ratusan Guru Tapsel

9 April 2026 - 01:49 WIB

Trending di Berita