Menu

Mode Gelap
Wartawan Diacuhkan Saat Berkunjung ke SDN 105405 Sentang, Guna Investigasi Kebenaran Isu Kepsek Rangkap Jabat Pj Kades Pematang Pelintahan. Perjudian Logo AB Bebas Beroperasi Picu Angka Kejahatan Meningkat, Diduga Dikendalikan Oknum TNI Merasa Kecewa dan Tertipu Oleh Dinkes Medan, Shaiful Mahdi Mohon Keadilan ke Walikota Medan Dugaan Rangkap Jabatan Oknum Kepsek Jabat Pj Kades Pematang Pelintahan Jadi Sorotan Publik, Kadis PMD Sergai Bungkam Saat Dikonfirmasi. SPBU No. 14.227.331 Batang Toru “Diduga Keras Menjual BBM Solar Subsidi ke Mafia”, Penegak Hukum Diam Seribu Bahasa. Kasus BBM Subsidi di Tapsel, Diduga Ditutup – Tutupi, SPBU Pemasok Belum Tersentuh Hukum.

Uncategorized

Eksekusi Lahan Batal, Ratusan Warga Datangi Kantor Desa Helvetia

badge-check


					Eksekusi Lahan Batal, Ratusan Warga Datangi Kantor Desa Helvetia Perbesar

LABUHAN DELI MediaIndonesia.org // Ratusan warga yang berdomisili (Tinggal) di Lahan Pasar IV, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhandeli mendadak mendatangi kantor Desa Helvetia. Jumat (8/8/2025), sekitar pukul 11.00 wib.

Pasalnya, warga kesal dengan sikap Kepala Desa Helvetia yang menyampaikan penundaan eksukusi tersebut melalui pesan WhatsAap.

Padahal, sebelumnya pihak dari Kepala Desa Helvetia memberitahukan kegiatan eksekusi melalui surat resmi dari Kepala Desa Helvetia.

“Kami kecewa dengan kepala desa Helvetia, kenapa memberitahukan kepada kami mendadak dan cuma pakai WA, padahal jauh hari sebelumnya pihak kepala desa bisa menyurati kami,” cetus Titin bersama warga lainnya saat melakukan aksi spontan didepan Kantor Desa Helvetia itu.

Lanjut Titin mengatakan, mestinya pihak Kepala Desa, memberikan informasi kepada ketua Kelompok secara tertulis bukan secara dadakan, agar warga bisa antisipasi dan bisa melakukan kegiatan rutinas seperti biasa.

“Seharusnya pihak kepala desa memberitahukan kami kalau batal eksekusi nya, jadi kami bisa bekerja dan bisa antar jemput anak sekolah, ini kami yang dirugikan,” kata warga lainnya.

Sebelumnya, ratusan masyarakat yang telah puluhan tahun bertempat tinggal di lahan atau tanah garapan, berlokasi di Pasar 4, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang, meblokir jalan utama keluar masuk areal tersebut, Jumat (8/8/2025).

Pemblokiran itu dilakukan massa terkait adanya rencana pihak instansi terkait untuk melaksanakan pengosongan lahan seluas kurang lebih 32 hektar, yang telah puluhan tahun ditempai warga.

Aksi ratusan warga dengan menumpuk puluhan ban bekas, serta membentangkan sejumlah spanduk berukuran besar.

Ketua Himpunan Penggarap Pengusahaan Lahan Kosong Negara (HPPLKN) Labuhan Deli, Unggul Tampubolon kepada wartawan mengatakan, aksi pemblokiran jalan tersebut terpaksa mereka lakukan untuk menghempang/menolak masuknya pihak instansi terkait.

“Kami melakukan ini karena menolak eksekusi yang dikabarkan akan melaksanakan eksekusi pemgosongan lahan seluas kurang lebih 32 hektar untuk kepentingan pihak tertentu,” katanya.

Menurut ketua HPPLKN Labuhan Deli, di lokasi tanah garapan tersebut, sedikitnya sudah seribu kepala keluarga yang mendirikan rumah, serta bercocok tanam.

Namun hingga pukul 10.30 WIB, pihak Pengadilan Negeri Lubuk Pakam maupun aparat keamanan belum terlihat berada di sekitar lahan yang akan dieksekuilsi, tetapi warga yangbtidak terkecoh maaih bertahan melakukan pemblokiran. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rumah Digadai Demi Izin Lengkap, Usaha Justru Terus Ditekan — Pemilik CV Napogos Berkarya Jaya Memohon Keadilan ke Presiden dan Gubernur Sumut

21 Mei 2026 - 11:34 WIB

Pemdes Pematang Pelintahan Tuai Sorotan Tajam, Usai Diduga Sengaja Kibarkan Bendera Robek dan Kades Rangkap Jabatan.

18 Mei 2026 - 17:24 WIB

TRANSPARANSI DIPERTANYAKAN: Dana Rp 2 Miliar Revitalisasi SMPN 1 Satu Atap Sukabangun, RAB Disembunyikan, Dugaan Pelanggaran Terbuka

12 Mei 2026 - 09:28 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Ikan, Wakil Wali Kota Sibolga Diperiksa Polda Sumut Sampai Malam

23 April 2026 - 11:13 WIB

Kajari Medan Tegaskan Tidak Alergi Dengan Wartawan

21 April 2026 - 11:55 WIB

Trending di Uncategorized