Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Uncategorized

Eksekusi Lahan Batal, Ratusan Warga Datangi Kantor Desa Helvetia

badge-check

Eksekusi Lahan Batal, Ratusan Warga Datangi Kantor Desa Helvetia Perbesar

LABUHAN DELI MediaIndonesia.org // Ratusan warga yang berdomisili (Tinggal) di Lahan Pasar IV, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhandeli mendadak mendatangi kantor Desa Helvetia. Jumat (8/8/2025), sekitar pukul 11.00 wib.

Pasalnya, warga kesal dengan sikap Kepala Desa Helvetia yang menyampaikan penundaan eksukusi tersebut melalui pesan WhatsAap.

Padahal, sebelumnya pihak dari Kepala Desa Helvetia memberitahukan kegiatan eksekusi melalui surat resmi dari Kepala Desa Helvetia.

“Kami kecewa dengan kepala desa Helvetia, kenapa memberitahukan kepada kami mendadak dan cuma pakai WA, padahal jauh hari sebelumnya pihak kepala desa bisa menyurati kami,” cetus Titin bersama warga lainnya saat melakukan aksi spontan didepan Kantor Desa Helvetia itu.

Lanjut Titin mengatakan, mestinya pihak Kepala Desa, memberikan informasi kepada ketua Kelompok secara tertulis bukan secara dadakan, agar warga bisa antisipasi dan bisa melakukan kegiatan rutinas seperti biasa.

“Seharusnya pihak kepala desa memberitahukan kami kalau batal eksekusi nya, jadi kami bisa bekerja dan bisa antar jemput anak sekolah, ini kami yang dirugikan,” kata warga lainnya.

Sebelumnya, ratusan masyarakat yang telah puluhan tahun bertempat tinggal di lahan atau tanah garapan, berlokasi di Pasar 4, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang, meblokir jalan utama keluar masuk areal tersebut, Jumat (8/8/2025).

Pemblokiran itu dilakukan massa terkait adanya rencana pihak instansi terkait untuk melaksanakan pengosongan lahan seluas kurang lebih 32 hektar, yang telah puluhan tahun ditempai warga.

Aksi ratusan warga dengan menumpuk puluhan ban bekas, serta membentangkan sejumlah spanduk berukuran besar.

Ketua Himpunan Penggarap Pengusahaan Lahan Kosong Negara (HPPLKN) Labuhan Deli, Unggul Tampubolon kepada wartawan mengatakan, aksi pemblokiran jalan tersebut terpaksa mereka lakukan untuk menghempang/menolak masuknya pihak instansi terkait.

“Kami melakukan ini karena menolak eksekusi yang dikabarkan akan melaksanakan eksekusi pemgosongan lahan seluas kurang lebih 32 hektar untuk kepentingan pihak tertentu,” katanya.

Menurut ketua HPPLKN Labuhan Deli, di lokasi tanah garapan tersebut, sedikitnya sudah seribu kepala keluarga yang mendirikan rumah, serta bercocok tanam.

Namun hingga pukul 10.30 WIB, pihak Pengadilan Negeri Lubuk Pakam maupun aparat keamanan belum terlihat berada di sekitar lahan yang akan dieksekuilsi, tetapi warga yangbtidak terkecoh maaih bertahan melakukan pemblokiran. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Minimnya Pengawasan, Proyek Berjalan Tanpa Papan Plang

7 Okt 2026 - 10:30 WIB

Minimnya Pengawasan, Proyek Berjalan Tanpa Papan Plang

PT PHPO Belawan Salurkan Beasiswa Prestasi ke SMKN 3 Medan

7 Okt 2026 - 04:18 WIB

PT PHPO Belawan Salurkan Beasiswa Prestasi ke SMKN 3 Medan

Diduga Anti-Kritik, Oknum Pejabat Kebun Rambutan PTPN IV Blokir dan Bungkam Saat Dikonfirmasi Soal Tekhnis Kutip Kompo.

6 Okt 2026 - 23:52 WIB

Diduga Anti-Kritik, Oknum Pejabat Kebun Rambutan PTPN IV Blokir dan Bungkam Saat Dikonfirmasi Soal Tekhnis Kutip Kompo.

Luncurkan Program Jaksa Sahabat Pendidik, Kajatisu Muhibuddin Nyatakan Siap Serta Komit Mengawal Dan Mendukung Kemajuan Pendidikan Di Sumatera Utara

6 Okt 2026 - 14:13 WIB

Luncurkan Program Jaksa Sahabat Pendidik, Kajatisu Muhibuddin Nyatakan Siap Serta Komit Mengawal Dan Mendukung Kemajuan Pendidikan Di Sumatera Utara

Rapat Konsolidasi Panitia Pelantikan Berjalan Mantap, Komitmen Sukseskan Pelantikan Akbar di Tanah Karo

6 Okt 2026 - 13:42 WIB

Rapat Konsolidasi Panitia Pelantikan Berjalan Mantap, Komitmen Sukseskan Pelantikan Akbar di Tanah Karo
Trending di Uncategorized