Menu

Mode Gelap
Dinas Pertanian Sergai Bantah Keterangan Dua Perangkat Desa Sei Nagalawan Terkait Proyek Dinas Pertanian Disebut Milik Mantan Kapolres. Berurai Airmata, Pencuri Uang Di Kabupaten Batubara Di Bebaskan Jaksa Setelah Dimaafkan Korbannya Ketua KORMI Sumut Daffasya Sinik Apresiasi Kehadiran Plt Bupati Langkat di Rakerprov, Fokus Dorong Sport Tourism di Kabupaten/Kota Se-Sumut Mubes Ke- V PSSAB Indonesia Berlangsung di Medan, Sudung Situmorang Berhasil Kembali Terpilih Sebagai Ketum Periode 2025 – 2031. Pemuda Muhammadiyah Sumut dorong PT. Agronusa Mitra Sejahtera utamakan putra-putri daerah dan laksanakan rekrutmen secara terbuka Diduga Ada Upaya Menggagalkan Aksi Damai di Rumah Dinas Kapolda Sumut, Sopir Sound System Mengaku Diancam Akan Ditangkap.

Nasional

Diminta Kapolrestabes Medan Tindak Tegas Anggota Dewan Yang Arogan

badge-check


					Diminta Kapolrestabes Medan Tindak Tegas Anggota Dewan Yang Arogan Perbesar

MedanMI,Org. Entah mimpi apa semalam Robin Marajohan Silalahi (50 thn), pagi-pagi dia sudah mendapat caci maki dan bogem mentah bertubi-tubi dari seorang oknum anggota Dewan yang notabene merupakan corong rakyat dan pelindung warga dari perbuatan semena – mena siapa saja.

Peristiwa nahas ini berawal usai Robin mengantar anak ke sekolah pada Jumat (05/06/2026). Bermaksud untuk segera pulang kembali kerumahnya yang terletak di Jalan Karya Rakyat kecamatan Medan Barat, Kota Medan ini, sekira Pukul 10.00 Wib dia melewati polisi tidur di perempatan Jalan Tapanuli dan tanpa diketahuinya berpapasan dengan oknum anggota DPRD Medan beserta keluarganya berjalan kaki bersama-sama.

Tingginya tanjakan polisi tidur terpaksa dan tanpa sengaja membuat pria paruh baya ini menekan pedal gas untuk maju melewatinya. Namun hal tersebut diduga membuat A.T (Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Nasdem) merasa tidak senang dan mengejarnya lalu memukul bodi mobil nya menyuruh untuk berhenti. Lantas Johan pun berhenti dan membuka kaca jendela mobilnya dan langsung mendapat caci maki sekeluarga.

Tidak hanya itu saja, oknum anggota dewan tersebut bersama anaknya yang diketahui bernama Dandy serta Istrinya, malah makin beringas dan melanjutkan nya dengan melakukan penganiayaan secara bersama-sama. Mereka memukulinya secara bertubi-tubi kebagian wajah, kepala dan menarik narik tangan serta leher dan krah bajunya.

“Karena agak tinggi polisi tidur disimpang itu makanya agak nge-gas lah, padahal banyak sepeda motor yang lewat, tapi cuma aku yang dikejarnya, dipukulnya mobil nyuruh berhenti, baru ku buka kaca mobil langsung dimaki-makinya, cakap kotor, datang anak istrinya terus dipukuli aku ditarik-tarik kerah baju ku,” ujar korban yang terlihat masih trauma atas peristiwa yang dialaminya.

Akibat penganiayaan yang dilakukan oknum anggota dewan bersama anak dan istrinya tersebut Robin mengalami lebam/ memar di wajah sebelah kiri dan kanan, memar ditangan kanan dan memar ditangan kiri.

Selain itu, pasca penganiayaan tersebut, hingga kini dia (Robin Marajohan Silalahi) merasa sakit yang konstan di bagian kepalanya.

Tidak terima atas perbuatan semena – mena dan membabi-buta tersebut, Robin lantas melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polrestabes Medan yang tertuang dengan laporan Pollisi Nomor STTLP/B/2424/VI/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA

Meski hanya seorang rakyat biasa, namun Robin Marajohan Silalahi mengsku akan berjuang untuk memperoleh rasa keadilan dan meminta APH untuk segera menangkap dan memproses secara hukum terduga pelaku yang telah melakukan perbuatan yang tidak manusiawi tersebut.

Menurut Pakar Hukum Dr.Ali Gea, SH.MKn, MH, saat dimintai keterangan terkait seorang pablik figur seperti anggota dewan yang melakukan pemukulan terhadap seorang warga mengatakan, Perbuatan Anggota DPRD tersebut PIDANA, selain PIDANA perbuatannya tersebut sangat tidak terpuji.
Semestinya harus menahan sabar, dan sebagai seorang publik figur harus menjadi contoh yang baik, jawabnya melalui pesan singkat di WhatsAapnya.

Diminta kepada bapak Kapolrestabes Medan melalui Kasat Reskrim Poltabes Medan agar segera memproses laporan tersebut tanpa diskriminatif, ujar Gea lagi.

Kaperwil ( Junaidi Ginting )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Berurai Airmata, Pencuri Uang Di Kabupaten Batubara Di Bebaskan Jaksa Setelah Dimaafkan Korbannya

20 Juli 2026 - 09:53 WIB

Seorang Ayah Di Kabupaten Serdang Bedagai Maafkan Perbuatan Anaknya Dengan Tulus, Demi Keutuhan Hubungan Keluarga, Jaksa Selesaikan Perkara KDRT Melalui Restoratif Justice

17 Juli 2026 - 04:33 WIB

Sidang Gugatan Ahli waris Kakek Sapon dugaan Korban Tipu Muslihat, Kebohongan serta Penipuan atas Jual Beli Tanah antara Alm. Sapon dengan M. Hidayah dengan agenda sidang pembuktian yaitu Saksi Tergugat II.

16 Juli 2026 - 17:09 WIB

PT PHPO Belawan Tanam 1000 Bibit Mangrove di Danau Siombak

16 Juli 2026 - 05:59 WIB

Sidang Gugatan Aliwaris Kakek Sapon Korban Penipuan Jual Beli Tanah Memasuki Penghadirkan Saksi Tergugat.

16 Juli 2026 - 03:33 WIB

Trending di Nasional