Menu

Mode Gelap
Warga Dusun 6 Ancam Lakukan Aksi Protes Jika Aspirasi Mereka Tidak Dihiraukan, Terkait Darurat Lalat dan Bau Busuk yang Masih Merebak. Kebun Rambutan PTPN IV Regional 1 Jadi Sorotan, Karena Diduga Gunakan Pekerja Informal dan Anak Dibawah Umur, Mendesak Pihak Management Tegakkan Regulasi K3. Anggota DPRD Sumut Partai Nasdem Terseret Dugaan Prostitusi, LKK Sumut: Jangan Kotori Marwah Umat dan DPRD Sumut! PC HIMMAH Medan Dukung Penuh Kota Medan Jadi Tuan Rumah Rakernas APEKSI XVIII Tahun 2026 Viral Pemberitaan Masalah Bansos di Facebook, Pemdes Mangga Dua Diduga Intimidasi Warga Miskin, Tuai Sorotan. Sidang Praperadilan Ilyas Sitaba Melawan Kejaksaan dan Polres Gowa, Termohon Diduga Keliru Memasukkan Nama.

Berita

Diduga Tahan Pencairan Dana Tahap Tiga 450 MCK Rumah Warga Terbengkalai

badge-check


					Diduga Tahan Pencairan Dana Tahap Tiga 450 MCK Rumah Warga Terbengkalai Perbesar

SUBULUSSALAM ACEH -Media Indonesia Progam batuan MCK kepada 450 rumah di Pemko Subulussalam tahun 2024 menyisakan preseden buruk dimata publik akibat hingga Juni 2025 belum selesai dikerjakan alias Mangkrak, Minggu ( 29/6/2025 )

Program bantuan Sanitasi itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK ) Kementerian PUPR tahun 2024, tersebar di 9 ( sembilan ) desa Se-Kota Subulussalam diantaranya Desa Sikelondang, Buluh Dori, Subulussalam Selatan, Kuta Tengah, Penuntungan, Jontor, Lae Motong, Lae Mate serta dilaksanakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat ( KSM ) yang dibentuk dan di SK kan oleh kepala desa setempat.

Dasar keterangan Ir. Alhaddin Kadis PUPR kota Subulussalam, itu program Sanitasi DAK 2024 dikerjakan oleh KSM secara swakelola dan uangnya masuk ke rekening KSM. Sepengetahuan beliau, belum dibayarnya dana tahap – 3 oleh Pemko Subulussalam dikarenakan belum adanya Peraturan Walikota ( Perwal ) masuk ke daftar utang APBK di tahun 2025, tutupnya

Dasar keterangan Kadis PUPR itu, kuat dugaan dananya sudah ditransfer 100% dari pusat ke Kas Pemko Subulussalam namun kuat dugaan 30% sisa dana yang belum disalurkan ke Kas KSM dialihkan ke program lain. Apa penyebab belum adanya Perwal tersebut, media ini belum berhasil meminta klarifikasi pihak terkait

Untuk diketahui besaran dana setiap KSM diberikan 600 Juta dengan jumlah MCK yang harus dibangun sebayak 50 ( Lima Puluh ) unit. Dengan demikian per satu MCK menelan biaya 12 juta rupiah.

Sejumlah warga penerima perlahan – lahan dan seorang demi seorang begitu pula secara bersama – sama sudah keberatan dan bertanya – tanya sampai viral dimedia online serta Media sosial mengapa MCK itu tak kunjung selesai dikerjakan hingga dapat dimanfaat sebagaimana mestinya.

Pewarta :IP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Dusun 6 Ancam Lakukan Aksi Protes Jika Aspirasi Mereka Tidak Dihiraukan, Terkait Darurat Lalat dan Bau Busuk yang Masih Merebak.

25 Juni 2026 - 00:42 WIB

Kebun Rambutan PTPN IV Regional 1 Jadi Sorotan, Karena Diduga Gunakan Pekerja Informal dan Anak Dibawah Umur, Mendesak Pihak Management Tegakkan Regulasi K3.

24 Juni 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPRD Sumut Partai Nasdem Terseret Dugaan Prostitusi, LKK Sumut: Jangan Kotori Marwah Umat dan DPRD Sumut!

24 Juni 2026 - 11:23 WIB

PC HIMMAH Medan Dukung Penuh Kota Medan Jadi Tuan Rumah Rakernas APEKSI XVIII Tahun 2026

23 Juni 2026 - 18:06 WIB

Kuasa Hukum Ajukan Praperadilan Kasus Pencurian Sawit di Asahan, Dugaan Prosedur yang Cacat Hukum

23 Juni 2026 - 09:27 WIB

Trending di Berita