Menu

Mode Gelap
KELOMPOK TANI SIDOREJO AJUKAN RDP, TUNTUT PENYELESAIAN SENGKETA LAHAN PERTANIAN Dugaan Mafia Solar “Dilepas” Oknum Polsek Beringin, Kapolsek Bungkam Saat Dikonfirmasi. Penyidik Kejati Sumatera Utara Tahan Tersangka Korupsi Pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Jasa Kepelabuhanan Dan Kenavigasian Pelabuhan Belawan Tahun 2023 s.d 2024. Tingkatkan Sinergitas, Management PT Socfindo Kebun Matapao Terima Audensi Awak Media Dalam Suasana Kekeluargaan. Menuju KNPI Medan Kolaboratif, Wiby Deo Ambil Formulir Pendaftaran MIFA Siap Kawal SE Walikota Medan Soal Penataan Penjualan Daging Nonhalal

Hukum

Dugaan Mafia Solar “Dilepas” Oknum Polsek Beringin, Kapolsek Bungkam Saat Dikonfirmasi.

badge-check


					Dugaan Mafia Solar “Dilepas” Oknum Polsek Beringin, Kapolsek Bungkam Saat Dikonfirmasi. Perbesar

Deli Serdang – Media Indonesia – Isu miring menerpa Polsek Beringin, Polresta Deli Serdang Polda Sumatra Utara, terkait penanganan kasus dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar. Pasalnya, beredar kabar adanya praktik “tangkap – lepas” terhadap terduga pelaku mafia solar yang sempat diamankan beberapa waktu yang lalu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan, tiga unit kendaraan yang telah dimodifikasi, yaitu mobil Colt Diesel Canter bak kayu dikemudikan B, mobil Kijang Innova rebon warna silver dikemudikan S dan mobil Kijang LGX warna hijau dikemudikan R, yang diduga bermuatan solar subsidi ilegal sempat diamankan oleh personel unit Reskrim pada hari Rabu, 04 Februari 2026.
Namun, ironisnya, kendaraan beserta para terduga pelaku kabarnya telah dilepaskan tanpa proses hukum yang jelas pada Kamis dini hari. Muncul dugaan kuat adanya “uang damai” diduga sebesar Rp 25 juta (Dua puluh lima juta rupiah) sebagai mahar kebebasan para terduga pelaku tersebut.
Awak Media sudah melakukan konfirmasi ke Kapolsek Beringin IPTU Muhammad Hafiz Ansari, S. Farm, Apt, MH, melalui surat konfirmasi Media Indonesia Kabiro Sergai, pada hari Sabtu, 21 Februari 2026, dan diterima anggota polsek yang piket pada saat itu, namun hingga berita ini dinaikkan belum juga ada balasan atau jawabannya.
Bungkamnya Kapolsek, ini memperkuat kecurigaan publik mengenai adanya rumor ditengah masyarakat dugaan oknum polsek Beringin yang melakukan “tangkap – lepas” terhadap terduga para mafia solar, karena adanya mahar uang damai yang diduga berjumlah Rp 25 juta.
Jika benar adanya praktik tangkap – lepas terhadap terduga pelaku mafia solar karena adanya uang damai tersebut, tentu ini jelas sangat mencederai institusi Polri, dan diharapkan Propam Polda Sumatra Utara, segera turun tangan untuk melakukan audit investigasi terhadap oknum polsek Beringin, jika ditemukan benar adanya praktik tangkap – lepas karena adanya uang damai, tentu harus diproses secara hukum dan perundang-undangan yang berlaku, demi citra nama baik Polri ditengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polresta Deli Serdang maupun Polda Sumatra Utara, terkait dugaan praktik tangkap – lepas terduga mafia solar tersebut. Publik kini menunggu transparansi penegakkan hukum agar subsidi BBM benar-benar tepat sasaran dan tidak menjadi ladang pungutan liar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. (Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polsek Beringin Disorot Tajam Karena Diduga Melakukan Tangkap Lepas Mafia Solar Dengan Uang Damai Rp 25 Jt.

17 Februari 2026 - 06:08 WIB

Layani Truk Tangki CPO Isi Solar Subsidi, SPBU 14.205.1111 Pagar Jati Abaikan Larangan dan Peraturan Pertamina.

17 Februari 2026 - 01:09 WIB

Masyarakat Desa Liberia Kecewa Dengan Tidak Dipublikasikannya Hasil Lab, Tuntut Segera Dipublikasikan Demi Kepastian Hukum.

12 Februari 2026 - 01:06 WIB

Tidak Dipublikasikannya Hasil Lab yang Telah Keluar, Integritas DLH Sergai dan Polres Sergai Dipertaruhkan.

11 Februari 2026 - 01:13 WIB

Dinas Pertanian Sergai Diduga Terima Proyek Pintu Air Irigasi Sei Rejo yang Terlihat ” Asal Jadi dan Tidak Sesuai Spesifikasi.”

10 Februari 2026 - 07:34 WIB

Trending di Hukum