Menu

Mode Gelap
Usung Tema Revitalisasi Kader, PC HIMMAH Deli Serdang Periode 2026–2028 Resmi Dilantik Lintas 98 Sumut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Dinilai Mulai Mengarahkan Demokrasi Menuju Pemerataan Kesejahteraan. GEMPA Sumut Akan Gelar Aksi di Kejati Sumut, Diduga Pejabat Tinggi Kab. Langkat Menguasai Proyek di PT. LNK Melalui PT. CKM Asisten dan Mandor 1 Afdeling VII Kebun Rambutan PTPN 4, Bungkam dan Blokir Kontak Awak Media, Terkait Regulasi K3 dan Isu Pekerjakan Anak Dibawah Umur. Warga Dusun 6 Ancam Lakukan Aksi Protes Jika Aspirasi Mereka Tidak Dihiraukan, Terkait Darurat Lalat dan Bau Busuk yang Masih Merebak. Kebun Rambutan PTPN IV Regional 1 Jadi Sorotan, Karena Diduga Gunakan Pekerja Informal dan Anak Dibawah Umur, Mendesak Pihak Management Tegakkan Regulasi K3.

Headline

Hujan Deras Sejak Sore, Sungai Meluap Rendam Sejumlah Wilayah di Sibolga dan Tapteng

badge-check


					Hujan Deras Sejak Sore, Sungai Meluap Rendam Sejumlah Wilayah di Sibolga dan Tapteng Perbesar

Media Indonesia | Sibolga/Tapteng — Hujan deras yang mengguyur sejak pukul 18.00 WIB hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda reda pada Rabu, (11/02/2026).

Kondisi tersebut menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi sejumlah wilayah di sebagian Kota Sibolga serta beberapa titik di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, wilayah yang terdampak banjir dan genangan antara lain Simpang Tukka, Aek Horsik, Sarudik, Lopian, Pandan, hingga kawasan Barus.

Sejumlah warga menyebut air mulai naik secara perlahan sejak hujan deras mengguyur tanpa henti. Bahkan di beberapa titik, arus air mengalir deras dan mulai memasuki pemukiman.

“Hujan dari jam enam sore sampai sekarang belum berhenti. Air sungai sudah meluap, mulai masuk ke rumah warga,” ujar salah seorang warga di kawasan Sarudik, Rabu malam, (11/02/2026).

Warga lainnya juga mengeluhkan kondisi jalan yang mulai sulit dilalui akibat genangan air yang meluas.

“Di beberapa tempat air sudah sampai ke jalan. Kalau hujan terus begini, takut makin besar banjirnya,” kata warga lainnya di sekitar Sarudik.

Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait, seperti BPBD, dinas sosial, dan aparat setempat, segera turun ke lapangan untuk memantau kondisi, membantu warga terdampak, serta mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

“Kami berharap pemerintah cepat tanggap. Kalau bisa ada bantuan dan petugas yang siaga, karena air makin naik,” ungkap seorang warga di kawasan Simpang Tukka.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terkait jumlah rumah terdampak maupun korban.

Namun warga diminta tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di wilayah rawan banjir dan bantaran sungai.

Masyarakat juga diimbau untuk mengamankan barang-barang penting, mematikan aliran listrik jika air mulai memasuki rumah, serta segera menghubungi aparat desa/kelurahan maupun petugas terkait bila situasi semakin memburuk. (Redaksi/MI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Viral Pemberitaan Masalah Bansos di Facebook, Pemdes Mangga Dua Diduga Intimidasi Warga Miskin, Tuai Sorotan.

23 Juni 2026 - 17:41 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Lidah Tanah Diduga Tak Tepat Sasaran, Warga Miskin Terlewat, Pejabat Setempat Bungkam.

14 Juni 2026 - 11:05 WIB

Sudah Sebulan Diteror Ribuan Lalat, Warga Sukajadi Desak Pemerintah Evaluasi Usaha Peternakan Ayam yang Diduga Juga Tak Berizin.

12 Juni 2026 - 13:36 WIB

Legalitas Pasokan Bahan Baku Pada Operasional PKS Mini di Pematang Kuala Jadi Pertanyaan dan Sorotan Publik.

11 Juni 2026 - 12:40 WIB

SMK Tarbiyah Islamiyah di Deli Serdang Kebakaran

11 Juni 2026 - 06:07 WIB

Trending di Berita