Menu

Mode Gelap
Sijago Merah Mengamuk Puluhan Rumah di Pajak Pekong Medan Labuhan BAU BUSUK DAN PENCEMARAN AIR GANGGU MASYARAKAT DESA NAMO BUAYA, PT MSB2 TIDAK MEMILIKI AMDAL DAN IMB,Warga Ancang-Acang Aksi Jika Pemerintah Tidak Bertindak Ketua PW IPA Sumut Minta Hiburan Malam Ditutup Selama Ramadhan Polsek Beringin Disorot Tajam Karena Diduga Melakukan Tangkap Lepas Mafia Solar Dengan Uang Damai Rp 30 Jt. Layani Truk Tangki CPO Isi Solar Subsidi, SPBU 14.205.1111 Pagar Jati Abaikan Larangan dan Peraturan Pertamina. Plh Kacabjari Labuhandeli Tegaskan Proses Hukum Kasus Dugaan Penyelewengan Dana BOS Di MAS Farhan Syarif Hidayah Sesuai Ketentuan dan Prosedur

Berita

Viral Video Kegaduhan Pasar Malam Lapangan Astaka Pancing Diduga Disebarkan Oknum Tak Bertanggungjawab, Begini Klarifikasinya 

badge-check


					Viral Video Kegaduhan Pasar Malam Lapangan Astaka Pancing Diduga Disebarkan Oknum Tak Bertanggungjawab, Begini Klarifikasinya  Perbesar

Media Indonesia| Sumut – Viralnya video mengenai ormas PP Percut Sei Tuan dan Aliansi Masyarakat Medan Estate Bersatu diduga meminta uang 50 juta untuk UMKM di Pasar Malam halaman gedung Astaka Pancing GOR Dispora Sumut tidak lah benar.

Video tersebut ber narasi negatif mengenai organisasi PP dan AMMEB yang dituduh meminta uang kepada pengusaha dipasar malam, dibantah PAC PP percut sei tuan, AMMEB dan pengusaha pasar malam. Rabu (02/04/2025)

Mewakili PAC Pemuda Pancasila Percut sei tuan Kamiso selaku Wakil Ketua didampingi Ketua OKK mengatakan

“Ormas PP sama sekali tidak tahu menahu soal adanya permintaan uang 50 juta, karena kami dari PAC sama sekali tidak ada intruksi kepada kader pemuda pancasila Percut Sei Tuan melakukan hal tersebut, kita lihat juga didalam video tersebut tidak ada satu orangpun yang menggunakan baju Ormas PP”. tegas kamiso.

Menurut Kamiso video viral tersebut antara pengusaha dan masyarakat disana hanya terjadi miss komunikasi, kejadian tersebut tidak ada kaitannya dengan Ormas Pemuda Pancasila Percut Sei Tuan

Lanjut Kamiso PAC Pemuda Pancasila Percut Sei Tuan justru mengucapkan terimakasih kepada penyelenggara pasar malam yaitu pak Alex.

“Kami turut mendukung penuh kegiatan UMKM yang berada dipasar malam, agar dapat terlaksana dengan baik, karena menurut kamiso pasar malam sangat membantu pedagang pedagang dan masyarakat kecil yang ingin mencari nafkah disana, ucap kamiso.

Sementara itu ketua Aliansi Masyarakat Medan Estate Bersatu (AMMEB) Rusdi, mengatakan

“Kehadiran Kami di pasar malam tersebut hanya menyampaikan aspirasi, menanyakan ijin, dan menyampaikan tenan tenan UMKM kenapa berbayar, karena Gubernur Sumut mengatakan terkait UMKM itu tidak berbayar (gratis), kami juga tidak mengetahui terkait uang 50 juta yang disebutkan pengusaha pasar malam” Ucap Rusdi.

Senada dengan hal tersebut Alex selaku pemilik usaha pasar malam mengatakan video yang viral tersebut tidak lah benar, video tersebut disebarkan oleh oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab, dan saya juga tidak mengetahui sama sekali mengenai video yang viral tersebut, tiba tiba disebarkan oleh orang yg tidak bertanggung jawab.

Lanjut Alex terkait ucapan “Benar saya ada mengucapkan hal tersebut namun ucapan saya di video yang menyebutkan oknum tersebut meminta uang 50 juta, hal tersebut tidak benar” ujarnya.

“ucapan tersebut saya katakan dalam keadaan emosi sehingga ucapan saya tidak terkontrol, dan sekali lagi atas video viral tersebut saya memohon maaf. Dan sekali lagi terkait permintaan uang 50 juta tersebut tidak lah benar” Ucap Alex. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sijago Merah Mengamuk Puluhan Rumah di Pajak Pekong Medan Labuhan

18 Februari 2026 - 11:08 WIB

Ketua PW IPA Sumut Minta Hiburan Malam Ditutup Selama Ramadhan

17 Februari 2026 - 14:17 WIB

Hadiri Pelantikan KORMI Sumut, Bobby Nasution Sebut Daffasya Sinik Adik Gubernur Sumut

14 Februari 2026 - 06:26 WIB

PD IPA Nias Selatan Apresiasi Gubsu Bobby Nasution atas Peresmian Jembatan

13 Februari 2026 - 12:40 WIB

Polres Sergai Tolak Laporan Wartawan Terkait Penutupan Sepihak Saluran Irigasi di Desa Sei Rejo, Dinilai Ada Kejanggalan.

13 Februari 2026 - 02:18 WIB

Trending di Berita