Menu

Mode Gelap
PT PHPO Bantu Korban Banjir Rob di Belawan Sekira 3.000 Paket Sembako dari CEO Penghidmat Baitullah untuk Korban Banjir di Aceh, Sumut dan Sumbar Tim Tanggap Bencana IKAL SMAN 6 dan Pelajar Kirim Bantuan ke Tapteng, Tapsel dan Aceh Tamiang DPD LSM KPK-RI : Walikota Harus Tanggap Polri Kerahkan Tim K-9 dan 17 Personel Tangani Longsor di Jalan Sisingamangaraja, Pancuran Gerobak Sibolga Kota Warga Tumpah Ruah Menghadiri Sosper Akhir Tahun Jusup Ginting Suka,SE Di Jalan Parang

Uncategorized

Management PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja Tidak Profesional Dalam Menjalankan Usahanya.

badge-check


					Management PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja Tidak Profesional Dalam Menjalankan Usahanya. Perbesar

Sergai. –  Media Indonesia –  Management PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja kedapatan tidak profesional dalam menjalankan usahanya, terlihat ketika karyawannya dalam mengumpulkan hasil dari Kebun karet berupa kompo dan lateks (Karet cair)) nya di TPH (Tempat Pengumpulan Hasil), karena tidak ditimbang untuk mengetahui berapa kilo gram (Kg) per karyawannya, serta tidak ada melakukan pengukuran kemurnian Lateks dengan menggunakan Metrolak guna untuk mengetahui Kadar Karet Kering ( KKK).

Hal tersebut ditemukan ketika awak Media melintasi dan berkunjung ke TPH Afdeling II, III dan IV Kebun Tanah Raja pada hari Sabtu (04/10/2025).

Ketika awak Media berada di TPH Afdeling III terlihat jelas ketika karyawan yang datang membawa lateks tidak di timbang dan tidak di ukur kemurnian lateks dengan menggunakan Metrolak, tapi langsung diangkat dan dituangkan ditempat penampunganya.

Ketika awak Media menanyakan langsung hal tersebut kepada Mandor yang ada ditempat namun tidak disebutkan namanya, mengatakan kenapa tidak ditimbang dikarenakan timbangannya lagi rusak dan kenapa tidak di ukur kemurnian lateks karena sudah lat pak, ” jawab sang Mandor.

Mendengar jawaban sang Mandor, awak Media sangat heran karena timbangan yang dibutuhkan untuk mengetahui berapa banyak hasil karyawannya, rusak, tapi kenapa tidak di usahakan yang baru, dan tidak di ukur kemurnian lateksnya guna mengetahui Kadar Kering Karet nya, namun tidak dilakukan, tentu menjadi tanda tanya besar, karena disinilah ketidak profesionalan Kebun Tanah Raja, karena tidak melakukan usahanya sesuai dengan Intruksi Kerja (IK) yang sudah ditetapkan oleh Perusahaan.

Kemudian awak Media berusaha konfirmasi kepada bapak Ginting selaku Askep (Asisten Kepala) Kebun Tanah Raja melalui via Whatsapp nya pada hari Sabtu (04/10/2025) sekitar pukul 20 : 28 Wib, yang mana awak Media menanyakan mengapa ketika karyawan yang datang ke TPH membawa kompo dan lateks tidak ditimbang, namun hingga berita ini sudah dinaikkan belum juga ada jawabannya padahal sudah centang dua.

Diharapkan dengan adanya berita ini, agar pihak Management Holding PTPN segera menindak dengan tegas dan mengevaluasi dari kinerja karyawannya baik tingkat karyawan pelaksana maupun karyawan pimpinan (Karpim) yang tidak profesional dalam kinerjanya karena tidak sesuai dengan IK Perusahaan, karena perbuatan tersebut dapat mempengaruhi kualitas dari hasil lateks karena tidak tau kadar kemurniannya sehingga dapat merugikan perusahaan tentu nya. (Syahrial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT PHPO Bantu Korban Banjir Rob di Belawan

15 Desember 2025 - 11:22 WIB

Polri Kerahkan Tim K-9 dan 17 Personel Tangani Longsor di Jalan Sisingamangaraja, Pancuran Gerobak Sibolga Kota

14 Desember 2025 - 08:20 WIB

Pejabat Mukim Longkib Dampingi Langsung Para Relawan Donasi Korban Banjir Di Aceh Tamiang 

13 Desember 2025 - 16:08 WIB

Rapat Kreditur Dalam PKPU -T Pabrik Sepatu PT Girvi Mas Berlangsung Alot dan Memanas.

13 Desember 2025 - 04:14 WIB

Sungguh Aneh Excavator Bekerja di Kebun Tanah Raja, Namun Tidak Jelas Siapa yang Punya Kerja.

13 Desember 2025 - 02:48 WIB

Trending di Uncategorized