Menu

Mode Gelap
Dugaan Asal Jadi, Proyek Optimasi Lahan Sawah Rp 460 Juta di Mangga Dua Sergai Dipertanyakan. Markas Perjudian di Kota Baru yang Digrebek Jatanras Polda Sumut Kembali Beroperasi, Terduga Bandar Tantang Polisi Kapolresta Deli Serdang Kurang “Bergairah” Memberantas Perjudian yang Meresahkan Masyarakat, Butuh Dukungan Mabes Polri dan Polda Sumut PT PHPO Salurkan Beasiswa Prestasi ke SMKN 3 Medan Ketua Bobylovers Sumut Soroti Dugaan Monopoli Proyek Pengadaan Meubelair di Disdik Sumut DUKUNG OPTIMALISASI PEMULIHAN ASET

News

Launching Kebun Plasma Tiga Desa, PT Laot Bangko Gandeng Pemko Subulussalam

badge-check


					Launching Kebun Plasma Tiga Desa, PT Laot Bangko Gandeng Pemko Subulussalam Perbesar

Subulussalam,Aceh||MediaIndoneia_ PT Laot Bangko bersama Pemerintah Kota Subulussalam resmi meluncurkan program kebun plasma yang mencakup tiga desa, yakni Desa Singgersing, Namo Buaya, dan Batu Napal di Kecamatan Sultan Daulat. Program ini menjadi langkah konkret perusahaan dalam merealisasikan kewajiban kemitraan dengan masyarakat sekitar wilayah operasionalnya.

Kegiatan launching ditandai dengan penyerahan sertifikat serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) secara simbolis antara manajemen PT Laot Bangko yang diwakili Manager kebun Asnadi, S.P, dengan pengurus koperasi dari tiga desa, serta Wali Kota Subulussalam, H. Rasyid Bancin. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Wali Kota Subulussalam pada Jumat, 17 April 2026.

Dalam sambutannya, pihak manajemen PT Laot Bangko menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus mendorong pembangunan dan pengelolaan kebun plasma sebagai bagian dari tanggung jawab sosial sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat.

“Program ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan, pemerintah, dan petani plasma,” ujar Asnadi.

Program kebun plasma ini akan dikelola melalui sistem plasma manage, yakni skema di mana perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan kebun selama satu siklus umur tanaman. Tahapan tersebut meliputi pembukaan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga panen.

Dengan sistem ini, diharapkan pengelolaan kebun dapat berjalan lebih optimal dan produktif, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Selain meningkatkan pendapatan warga, kehadiran kebun plasma juga diproyeksikan mampu meminimalisir konflik lahan, khususnya di wilayah Hak Guna Usaha (HGU), serta membangun pola kemitraan yang lebih transparan dan berkeadilan.

Pemerintah Kota Subulussalam menyambut baik inisiatif ini dan berharap program tersebut benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga dalam menciptakan stabilitas sosial di kawasan perkebunan.

Ke depan, sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat guna memastikan program kebun plasma berjalan sesuai harapan dan memberi manfaat jangka panjang bagi seluruh pihak.

 

Pewarta| IPONG

MediaIndonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Asal Jadi, Proyek Optimasi Lahan Sawah Rp 460 Juta di Mangga Dua Sergai Dipertanyakan.

17 Mei 2026 - 05:52 WIB

TRANSPARANSI DIPERTANYAKAN: Dana Rp 2 Miliar Revitalisasi SMPN 1 Satu Atap Sukabangun, RAB Disembunyikan, Dugaan Pelanggaran Terbuka

12 Mei 2026 - 09:28 WIB

RTAR PMII Fusi Ricuh, Bendahara Panitia Diduga Jadi Korban Kekerasan

11 Mei 2026 - 07:48 WIB

Berredar Bukti Transfer & Video, Publik Desak APH Usut Dugaan Fee 20% Sewa Alat Berat di Aceh Selatan

11 Mei 2026 - 01:38 WIB

Jika Desil 8-10 Tak Ditanggung, RSUDYA Tapaktuan Terancam Bangkrut Akhir 2026

10 Mei 2026 - 03:55 WIB

Trending di News