Menu

Mode Gelap
PEMBAHASAN TERKAIT INTERPELASI YANG DIAJUKAN FRAKSI GOLKAR DAN HANURA TERHADAP WALIKOTA SUBULUSALAM Mendagri : Pemerintah Kembalikan TKD Rp 10,6 Triliun Untuk Aceh, Sumut dan Sumbar. Masyarakat Petani Sei Rejo Berharap Kades Segera Mengambil Tindakan Tegas dan Konkret Dalam Masalah Penutupan Saluran Aliran Irigasi. Keterlambatan Pembahasan APBK 2026 Subulussalam: Eksekutif dan Legislatif Saling Tarik-ulur, Dua Fraksi Ajukan Interpelasi Ketua KBPP Polri Sumut Helena Lumban Gaol, Hadiri Open House Keluarga Besar Anggota DPRD Antonius Devolis Tumanggor. Polemik Penutupan Saluran Irigasi di Desa Sei Rejo, Yanto Angkat Bicara.

Headline

Pencurian Kwh Meteran Listrik di Kota Subulussalam Marak, Ormas Laki dan PLN akan Tempuh Jalur Hukum

badge-check


					Pencurian Kwh Meteran Listrik di Kota Subulussalam Marak, Ormas Laki dan PLN akan Tempuh Jalur Hukum Perbesar

Subulussalam Aceh-Media Indonesia Warga Kota Subulussalam sangat diresahkan atas pencurian meteran listrik milik mereka,hal ini lantaran sudah dua Ibu Rumah tangga yang menjadi korban olah oknum yang tidak bertanggungjawab.

Akibatnya, mereka mendapatkan tidak penerangan lampu akibat kehilangan KWh meter tersebut .

Persoalan itu terkuak berdasarkan pengakuan seorang ibu rumah tangga Linda Manik, Warga Desa Tangga Besi, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam kepada Ketua Ormas Laki Subulussalam, Ahmad Rambe.

Menurutnya, kehilangan tersebut terjadi pada Tahun 2024 lalu saat rumahmya mendapat rehap dari Baitul Mal Kota Subulussalam.

“Linda menceritakan, saat itu rumah miliknya sedang di rehab dan meteran listrik miliknya di buka dan diletakkan di samping rumah miliknya,” mereka belum mendapat kan penerangan lampu akibat kehilangan KWh meter tersebut .

“Karena merasa kehilangan, Linda Wati sudah beberapa kali mbuat aduan ke pihak PLN, namun sampai saat ini belum diganti,” kata Ahmad Rambe.

Dia menambahkan pengakuan yang sama di sampaikan oleh Ibu Dewi Berutu mengaku telah kehilangan KWh Meter listrik yang bersubsidi tiga bulan yang lalu dari rumah mereka pada saat rumah ditinggal kerja.

“Terkait keluhan warga ini, saya mendampingi ke dua korban kehilangan meteran ini dan ke kantor PLN ULP Kota Subulussalam dan meminta bertemu langsung kepada pimpinan PLN,” ungkap Ahmad Rambe.

Setelah bertemu dengan Manajer PLN Subulussam, Tommy Wiranata dan melacak keberadaan ke dua lokasi meteran tersebut.

“Terkait pencurian meteran listrik yang merugikan kalangan keluarga miskin ini.

Saya selaku ketua Ormas Laki telah berkordinasi dengan Manajer PLN Subulussalam untuk membuat laporan ke Aparat penegak hukum,” ungkap Rambe.

 

Pewarta:IP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Musyawarah Desa Suga Suga Hutagodang Sukses Rumuskan RKPDes TA 2026

13 Januari 2026 - 03:49 WIB

DISCUSI RKPDes TA. 2026 DESA JANJI MARIA: Fokus Pada Infrastruktur dan Ketahanan Pangan

9 Januari 2026 - 04:44 WIB

Seorang Bocah 5 Tahun Jadi Korban Tauran Di Belawan

6 Januari 2026 - 16:24 WIB

Cekcok Dengan Teman Wanitanya, Seorang Pria Nekat Mengakhiri Hidupnya

6 Januari 2026 - 16:01 WIB

Warga Tembung Dibuat Heboh, Pasalnya DiTemukan Mayat Pria Dalam Sumur Tua Dengan Kondisi Leher Terikat Tali

5 Januari 2026 - 11:58 WIB

Trending di Headline