Menu ✖

Mode Gelap
Bantah Hoaks Pungutan Rp 100 Ribu Per Siswa, SMAN 2 Pematangsiantar Tegaskan Sumbangan Komite Murni Sukarela. Buktinya Variasi Rp 20 Ribu, Rp 30 Ribu, Hingga Rp 50 Ribu Dugaan Upah Kutip Kompo Tersendat, Asisten Afdeling 2 Kebun Tanah Raja PTPN IV Regional 1 Memilih Bungkam. MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Gibran Tetap Sah Sebagai Wakil Presiden RI Minimnya Pengawasan, Proyek Berjalan Tanpa Papan Plang PT PHPO Belawan Salurkan Beasiswa Prestasi ke SMKN 3 Medan Diduga Anti-Kritik, Oknum Pejabat Kebun Rambutan PTPN IV Blokir dan Bungkam Saat Dikonfirmasi Soal Tekhnis Kutip Kompo.

Headline

Pencurian Kwh Meteran Listrik di Kota Subulussalam Marak, Ormas Laki dan PLN akan Tempuh Jalur Hukum

badge-check


					Pencurian Kwh Meteran Listrik di Kota Subulussalam Marak, Ormas Laki dan PLN akan Tempuh Jalur Hukum Perbesar

Subulussalam Aceh-Media Indonesia Warga Kota Subulussalam sangat diresahkan atas pencurian meteran listrik milik mereka,hal ini lantaran sudah dua Ibu Rumah tangga yang menjadi korban olah oknum yang tidak bertanggungjawab.

Akibatnya, mereka mendapatkan tidak penerangan lampu akibat kehilangan KWh meter tersebut .

Persoalan itu terkuak berdasarkan pengakuan seorang ibu rumah tangga Linda Manik, Warga Desa Tangga Besi, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam kepada Ketua Ormas Laki Subulussalam, Ahmad Rambe.

Menurutnya, kehilangan tersebut terjadi pada Tahun 2024 lalu saat rumahmya mendapat rehap dari Baitul Mal Kota Subulussalam.

“Linda menceritakan, saat itu rumah miliknya sedang di rehab dan meteran listrik miliknya di buka dan diletakkan di samping rumah miliknya,” mereka belum mendapat kan penerangan lampu akibat kehilangan KWh meter tersebut .

“Karena merasa kehilangan, Linda Wati sudah beberapa kali mbuat aduan ke pihak PLN, namun sampai saat ini belum diganti,” kata Ahmad Rambe.

Dia menambahkan pengakuan yang sama di sampaikan oleh Ibu Dewi Berutu mengaku telah kehilangan KWh Meter listrik yang bersubsidi tiga bulan yang lalu dari rumah mereka pada saat rumah ditinggal kerja.

“Terkait keluhan warga ini, saya mendampingi ke dua korban kehilangan meteran ini dan ke kantor PLN ULP Kota Subulussalam dan meminta bertemu langsung kepada pimpinan PLN,” ungkap Ahmad Rambe.

Setelah bertemu dengan Manajer PLN Subulussam, Tommy Wiranata dan melacak keberadaan ke dua lokasi meteran tersebut.

“Terkait pencurian meteran listrik yang merugikan kalangan keluarga miskin ini.

Saya selaku ketua Ormas Laki telah berkordinasi dengan Manajer PLN Subulussalam untuk membuat laporan ke Aparat penegak hukum,” ungkap Rambe.

 

Pewarta:IP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kiyai Baequni Yasin dari Ikbar Wangsa Sambut Kapolri Baru: Komjen Suyudi Ario Seto Sosok Humanis dan Dekat Dengan Ulama

1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Puluhan Siswa Sekolah Rakyat Mengundurkan Diri, Ini Penyebabnya.

18 September 2026 - 05:45 WIB

KKN Kelompok 1 UNIVA Medan Bersama Warga Pasang Plang Dusun dan Desa di Karang Tengah

1 September 2026 - 06:28 WIB

PN Jaksel Dikepung Massa, Praperadilan Febrie Jadi Sorotan: “Jangan Ada Karpet Merah!”

24 Agustus 2026 - 05:37 WIB

5 Kios di Desa Helvetia di Lalap Sijago Merah

6 Agustus 2026 - 03:05 WIB

Trending di Headline