Menu

Mode Gelap
Lintas 98 Sumut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Dinilai Mulai Mengarahkan Demokrasi Menuju Pemerataan Kesejahteraan. GEMPA Sumut Akan Gelar Aksi di Kejati Sumut, Diduga Pejabat Tinggi Kab. Langkat Menguasai Proyek di PT. LNK Melalui PT. CKM Asisten dan Mandor 1 Afdeling VII Kebun Rambutan PTPN 4, Bungkam dan Blokir Kontak Awak Media, Terkait Regulasi K3 dan Isu Pekerjakan Anak Dibawah Umur. Warga Dusun 6 Ancam Lakukan Aksi Protes Jika Aspirasi Mereka Tidak Dihiraukan, Terkait Darurat Lalat dan Bau Busuk yang Masih Merebak. Kebun Rambutan PTPN IV Regional 1 Jadi Sorotan, Karena Diduga Gunakan Pekerja Informal dan Anak Dibawah Umur, Mendesak Pihak Management Tegakkan Regulasi K3. Anggota DPRD Sumut Partai Nasdem Terseret Dugaan Prostitusi, LKK Sumut: Jangan Kotori Marwah Umat dan DPRD Sumut!

Headline

TPA Sampah di Kebun Adolina Jadi Sorotan Tajam Publik, Namun Sikap Boy R. Sihombing Kabid PKP LH Sergai Tertutup dan Tidak Konsisten, “Timbulkan Tanda Tanya.”

badge-check


					TPA Sampah di Kebun Adolina Jadi Sorotan Tajam Publik, Namun Sikap Boy R. Sihombing Kabid PKP LH Sergai Tertutup dan Tidak Konsisten, “Timbulkan Tanda Tanya.” Perbesar

SERGAI – Media Indonesia – Penanganan masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Afdeling 1 Kebun Adolina, Desa Cilawan, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), kini memicu polemik baru. Bukan hanya soal sampah yang meluber hingga ke areal tanaman sawit, namun juga sikap Kepala Bidang (Kabid) PKP Dinas Lingkungan Hidup (LH) Sergai, Boy R. Sihombing, yang dinilai tidak konsisten dan terkesan menghindari wartawan.

Kejadian bermula saat Boy R. Sihombing memberikan pernyataan kepada Kevin (Askep A Kebun Adolina). Dalam pernyataannya, Boy meminta agar pihak kebun Adolina mengarahkan siapapun yang bertanya soal masalah sampah di lokasi tersebut untuk langsung menghubungi dirinya, Namun, saat awak media mencoba melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp pada hari Rabu 15 April 2026, jawaban Boy justru bertolak belakang dengan instruksi sebelumnya.

Ia menyatakan bahwa dirinya bukanlah Kabid Persampahan. Selain itu, ia menegaskan bahwa konfirmasi tidak dilakukan melalui media (pesan singkat), melainkan harus datang langsung ke kantor.

“Mohon maaf pak, Saya bukan kabid persampahan dan kalau mau konfirmasi bukan lewat media tp kekantor. Trims.
Kami punya TPA bukan adolina dan cara sop persampahan ada di kabid persampahan.” Tulis Boy dalam WhatsApp nya, sebagai jawabannya dari konfirmasi awak Media.

Menanggapi permintaan tersebut, awak media kembali menghubungi Boy keesokan harinya Kamis 16 April, melalui via WhatsApp nya, untuk bertemu di kantor sebagaimana yang ia minta. Namun nahas, pesan tersebut hanya dibaca (centang biru) tanpa ada balasan sedikit pun hingga berita ini diturunkan.

“Sikap ini tentu menimbulkan tanda tanya besar. Awalnya menyuruh hubungi dia, lalu saat dihubungi bilang bukan bidangnya dan menyuruh ke kantor. Tapi saat awak Media chat mau ke kantor sesuai permintaannya, malah bungkam.”

Ketidakkonsistenan pernyataan Boy R. Sihombing ini memicu dugaan adanya upaya untuk menghindari kejaran media terkait persoalan TPA di Kebun Adolina. Jika tidak ada masalah serius, seharusnya pejabat publik bisa lebih transparan dan konsisten dalam memberikan keterangan, sesuai dengan keterbukaan informasi publik.Hingga saat ini, kondisi sampah yang meluber ke area produktif tanaman sawit di Afdeling 1 Kebun Adolina masih memerlukan kejelasan penanganan dari pihak terkait agar tidak merusak lingkungan lebih lanjut. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Viral Pemberitaan Masalah Bansos di Facebook, Pemdes Mangga Dua Diduga Intimidasi Warga Miskin, Tuai Sorotan.

23 Juni 2026 - 17:41 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Lidah Tanah Diduga Tak Tepat Sasaran, Warga Miskin Terlewat, Pejabat Setempat Bungkam.

14 Juni 2026 - 11:05 WIB

Sudah Sebulan Diteror Ribuan Lalat, Warga Sukajadi Desak Pemerintah Evaluasi Usaha Peternakan Ayam yang Diduga Juga Tak Berizin.

12 Juni 2026 - 13:36 WIB

Legalitas Pasokan Bahan Baku Pada Operasional PKS Mini di Pematang Kuala Jadi Pertanyaan dan Sorotan Publik.

11 Juni 2026 - 12:40 WIB

SMK Tarbiyah Islamiyah di Deli Serdang Kebakaran

11 Juni 2026 - 06:07 WIB

Trending di Berita