Menu

Mode Gelap
Narasi Puplik– Miliaran APBK Subulussalam 2020 Terselubung di Lahan Jurang – Dugaan Mupakat Jahat exskutip -Legislatif Terungkap Kilang Ubi yang Diduga Limbahnya Mencemari Sungai Liberia Diduga Menggunakan Kaporit. Diduga Adanya Sarat Kepentingan Dalam Masalah Penutupan Saluran Irigasi di Sei Rejo Sehingga Permasalahan Tersebut Tidak Kunjung Selesai. Rapat Perdana DPN PEMI, Awal Konsolidasi Menuju Pers Nasional yang Kuat dan Terintegrasi Tepat pada waktu sholat Mahrib pukul 17.45, saat umat Islam melaksanakan ibadah, sebuah kejadian mengkhawatirkan tercatat di Desa Dasan Raja, Kecamatan Penanggalan OKNUM PENGAWAS AR DI DINAS PUPR SUBULUSALAM DIDUGA KOLUSIF DENGAN REKANAN, MERUGIKAN DAERAH SELAMA LEBIH KURANG 10 TAHUN

Uncategorized

Pemerintah Dinilai Abaikan, Peredaran Rokok Ilegal Di Subulussalam Diduga Terkait Kejahatan Lingkungan

badge-check


					Pemerintah Dinilai Abaikan, Peredaran Rokok Ilegal Di Subulussalam Diduga Terkait Kejahatan Lingkungan Perbesar

Subulusalam,Aceh||MediaIndonesia Meski Bea Cukai Melaboh sudah berulang kali melakukan pemeriksaan, peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai justru semakin marak di pasaran. Situasi ini menimbulkan dugaan bahwa pemerintah terkesan abai, sehingga jaringan bisnis gelap terus tumbuh subur.

Aktivis lingkungan di Aceh menilai praktik peredaran rokok ilegal tidak bisa dilepaskan dari dugaan kejahatan lingkungan. Produksi rokok tanpa izin kerap menggunakan bahan baku tanpa standar, distribusinya pun melibatkan jalur-jalur gelap yang sama dengan penyelundupan hasil hutan dan barang ilegal lain. “Ini bukan sekadar soal cukai, tapi ada indikasi keterkaitan dengan kejahatan lingkungan yang lebih luas,” ungkap seorang pegiat LSM di Banda Aceh.

Ironisnya, meski operasi sudah beberapa kali digelar, pemerintah daerah belum terlihat serius dalam menindak jaringan besar di balik perdagangan rokok ilegal. Yang tersentuh biasanya hanya pedagang kecil, sementara penyokong utama tetap bebas bergerak,diduga ada oknum yang bermain dan melindungi peredaran rokok elegal disubulusalam.

Dampaknya, negara mengalami kerugian miliaran rupiah tiap tahun, sementara masyarakat terus dicekoki produk tanpa jaminan kesehatan. “Kalau pemerintah hanya menindak di permukaan, maka persoalan ini akan terus berlangsung, dan rakyat serta lingkungan yang menanggung akibatnya,” tambah aktivis tersebut.

Bea Cukai mengaku akan meningkatkan pengawasan, tetapi publik mendesak agar pemerintah pusat dan daerah lebih serius mengusut dugaan keterlibatan jaringan besar yang diduga juga terhubung dengan praktik perusakan lingkungan.

 

Pewarta:IP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Narasi Puplik– Miliaran APBK Subulussalam 2020 Terselubung di Lahan Jurang – Dugaan Mupakat Jahat exskutip -Legislatif Terungkap

2 Februari 2026 - 01:23 WIB

Tepat pada waktu sholat Mahrib pukul 17.45, saat umat Islam melaksanakan ibadah, sebuah kejadian mengkhawatirkan tercatat di Desa Dasan Raja, Kecamatan Penanggalan

31 Januari 2026 - 04:13 WIB

OKNUM PENGAWAS AR DI DINAS PUPR SUBULUSALAM DIDUGA KOLUSIF DENGAN REKANAN, MERUGIKAN DAERAH SELAMA LEBIH KURANG 10 TAHUN

31 Januari 2026 - 01:42 WIB

Pembangunan Tengki Septik Individu Pendesaan Desa kuta Tengah Penanggalan 50 kk Tahun 2024 Sumber Dana DAK Terbengkalai Dan Belum Bisa Gunakan Di Duga Oknum DPRK Ikut Penyebabnya.

27 Januari 2026 - 13:04 WIB

Kapolres Sergai Abaikan Konfirmasi Awak Media Terkait Aktivitas Galian C.

27 Januari 2026 - 01:01 WIB

Trending di Uncategorized