Menu

Mode Gelap
Merasa Difitnah, Karyawan Multi Finance Resmi Laporkan Warga Tualang ke Polsek Perbaungan. Kepala SPPG Kerap Disorot Saat Terjadi Masalah, Sistem Pengelolaan MBG Jadi Sorotan Diduga Korban Data Fiktif, Pencari Remis di Sergai Berjuang Mandiri ke Dinsos Demi Pulihkan Hak Bansos.  Mikha Gabriel Meliala Pimpin SAPMA DPD IPK Kota Medan, Targetkan Konsolidasi Besar Basis Mahasiswa dan Pelajar Misno Sampaikan Hak Jawab, Tegaskan Tak Bermaksud Halangi Tugas Jurnalistik Syahrial Diduga Gudang “Siong” Andre Sinaga Kebal Hukum!, Limbah Solar Cemari Parit Warga & Isu “Setoran” ke APH Mencuat. 

Uncategorized

Pemerintah Dinilai Abaikan, Peredaran Rokok Ilegal Di Subulussalam Diduga Terkait Kejahatan Lingkungan

badge-check


					Pemerintah Dinilai Abaikan, Peredaran Rokok Ilegal Di Subulussalam Diduga Terkait Kejahatan Lingkungan Perbesar

Subulusalam,Aceh||MediaIndonesia Meski Bea Cukai Melaboh sudah berulang kali melakukan pemeriksaan, peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai justru semakin marak di pasaran. Situasi ini menimbulkan dugaan bahwa pemerintah terkesan abai, sehingga jaringan bisnis gelap terus tumbuh subur.

Aktivis lingkungan di Aceh menilai praktik peredaran rokok ilegal tidak bisa dilepaskan dari dugaan kejahatan lingkungan. Produksi rokok tanpa izin kerap menggunakan bahan baku tanpa standar, distribusinya pun melibatkan jalur-jalur gelap yang sama dengan penyelundupan hasil hutan dan barang ilegal lain. “Ini bukan sekadar soal cukai, tapi ada indikasi keterkaitan dengan kejahatan lingkungan yang lebih luas,” ungkap seorang pegiat LSM di Banda Aceh.

Ironisnya, meski operasi sudah beberapa kali digelar, pemerintah daerah belum terlihat serius dalam menindak jaringan besar di balik perdagangan rokok ilegal. Yang tersentuh biasanya hanya pedagang kecil, sementara penyokong utama tetap bebas bergerak,diduga ada oknum yang bermain dan melindungi peredaran rokok elegal disubulusalam.

Dampaknya, negara mengalami kerugian miliaran rupiah tiap tahun, sementara masyarakat terus dicekoki produk tanpa jaminan kesehatan. “Kalau pemerintah hanya menindak di permukaan, maka persoalan ini akan terus berlangsung, dan rakyat serta lingkungan yang menanggung akibatnya,” tambah aktivis tersebut.

Bea Cukai mengaku akan meningkatkan pengawasan, tetapi publik mendesak agar pemerintah pusat dan daerah lebih serius mengusut dugaan keterlibatan jaringan besar yang diduga juga terhubung dengan praktik perusakan lingkungan.

 

Pewarta:IP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diisukan Jarang di Kantor Lewat Jam 10 Pagi, Sekdis Sosial Sergai Buka Suara: Ambil Alih Tugas Kadis yang Diklat. 

3 September 2026 - 12:50 WIB

Dugaan Skandal Solar SPBUN Tanjung Beringin Viral, Camat dan Pejabat APH Sergai Kompak Bungkam.

3 September 2026 - 01:51 WIB

GP Al Washliyah Kembali “Mengetuk Pintu Langit”, Doakan Pemimpin dan Keselamatan Indonesia

31 Agustus 2026 - 07:32 WIB

Penanganan Dumas Wartawan Empat Bulan Tanpa Kejelasan, Kinerja Polresta Deli Serdang Dipertanyakan.

11 Agustus 2026 - 03:37 WIB

MEDIASI DINILAI BUNTU, KUASA HUKUM KOPERASI KOFIPINDO PERTANYAKAN PROSEDUR LAPORAN KARYAWAN KE DISNAKER MEDAN. 

10 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Trending di Uncategorized