Menu

Mode Gelap
Warga Namo Buaya Geruduk Kantor PT MSB2, Tuntut Kompensasi Akibat Limbah & Bau Busuk Misteri Sungai Liberia: Bupati Sergai “Bungkam”, Hasil Lab “Disembunyikan”, Dugaan Skenario Tutup Kasus, Menguat? Dugaan Mark Up Proyek Sumur Pompa Irigasi Tanah Dangkal di Desa Sei Rampah: Anggaran Rp 150 Juta, Fisik Diduga Hanya Rp 80 Juta. Pembentukan Jajaran Ormas DPP BIMANTARA Sumut Sekaligus Buka Puasa Ramadhan Bersama. PT,Fajar Baijuri Santuni 25 Yatim/Piatu Desa Babah Rot Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya Di 24 Ramdhan 1447 H Kadis Pertanian Sergai Bungkam, Proyek Pintu Air Sei Rejo Anggaran 2024 , Diduga Masih Bermasalah, Namun Diterima Dinas Pertanian Sergai.

Uncategorized

Mangkok Kotor, Kualitas Lateks Kebun Tanah Raja Dipertanyakan.

badge-check


					Mangkok Kotor, Kualitas Lateks Kebun Tanah Raja Dipertanyakan. Perbesar

Sergai – Media Indonesia –  PTPN adalah suatu perusahaan BUMN yang bergerak dibidang perkebunan, yang pada umumnya mereka menanam kelapa sawit dan juga pohon karet yang merupakan menjadi tanaman andalan PTPN dalam usahanya seperti pada PTPN IV Regional 1, Kebun Tanah Raja, yang salah satunya juga menanam pohon karet dalam usahanya.

Dalam menjalankan usahanya, tentu pihak management sudah membuat aturan dalam pengelolaan usahanya seperti pada tanaman karet, yang sudah ada regulasi maupun S. O. P nya, sehingga karyawan harus mengikuti peraturan tersebut tanpa terkecuali demi tercapainya hasil yang maksimal dan mutu yang terbaik dalam produksi karet nya.

Namun apa jadinya jika ada S. O. P yang tidak dijalankan, seperti mangkok untuk menampung lateks kedapatan sangat kotor yang sepertinya sudah lama tidak dicuci, tentu ini akan sangat mempengaruhi mutu dari lateks yang dihasilkan karena mengandung zat asam yang tinggi, hal tersebut seperti dijumpai awak Media saat berkunjung ke Kebun Tanah Raja di Afdeling 2, pada hari Rabu, (08/10/2025).

Karena pada mangkok yang kotor dapat mempengaruhi kualitas lateks karena kotoran dapat menyebabkan lateks cepat membeku, menggumpal, dan mengurangi nilai jualnya. Kotoran dan kontaminan pada mangkok juga akan menurunkan kualitas kebersihan lateks, yang terlihat dari nilai Volatile Fatty Acid ( VFA) yang lebih tinggi.

Sementara dalam Management PTPN ada anggaran untuk mencuci mangkok, demi untuk menjaga mutu kualitas lateks nya, namun mengapa pihak Management Kebun Tanah Raja membiarkan mangkok itu kotor, tentu menjadi tanda tanya besar, kenapa hal tersebut bisa terjadi. Hal ini membuktikan lemahnya pengawasan dari pihak Management Kebun Tanah Raja seperti Manager, Askep dan Asisten Afdeling yang tidak peduli dengan adanya mangkok kotor, dan bisa diduga ada unsur kesengajaan tidak dicuci sedangkan anggarannya terus berjalan. Tentu hal tersebut bisa menimbulkan tanda tanya besar, mengapa perusahaan sebesar Kebun Tanah Raja bisa terlihat sangat kotor mangkok penampung lateks nya.

Mendapati temuan tersebut, awak Media coba konfirmasi ke Calista Fairuz selaku APK (Asisten Personalia Karyawan) Kebun Tanah Raja, melalui via Whatsapp nya, pada hari Kamis (23/10/2025), menanyakan mangkok yang kotor, namun hingga berita ini dinaikkan belum juga ada jawabannya, meskipun sudah centang dua.

Semoga dengan adanya berita ini diharapkan pihak Management Holdings PTPN, khususnya PTPN IV Regional 1, agar dapat mengambil tindakan yang tegas serta mengevaluasi kinerja terhadap Management Kebun Tanah Raja, karena tidak menjalankan S. O. P dengan benar, seperti adanya temuan mangkok kotor pada penampung lateks, sehingga dapat mempengaruhi kualitas lateks itu sendiri, dan juga dapat merugikan perusahaan serta dapat mencoreng nama baik perusahaan PTPN  yang sudah terjaga dengan baik selama ini. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Momen Ramadhan Penuh Kebahagiaan: RSUD Kota Subulusalam Aceh Santuni Anak Yatim Karyawan Dan Pegawainya

13 Maret 2026 - 11:37 WIB

Pembangunan Tengki Septik Individu Pendesaan Desa kuta Tengah Penanggalan 50 kk Tahun 2024 Sumber Dana DAK Terbengkalai Dan Belum Bisa Gunakan Di Duga Oknum DPRK Ikut Penyebabnya.

27 Januari 2026 - 13:04 WIB

Kapolres Sergai Abaikan Konfirmasi Awak Media Terkait Aktivitas Galian C.

27 Januari 2026 - 01:01 WIB

Jawaban Peristiwa Hukum & Alat Bukti Termohon dalam Perkara Praperadilan Nomor 2/Pid.Pra/2026/PN Mdn., Diduga Sarat Rekayasa Hukum dan Upaya Paksa*

25 Januari 2026 - 12:58 WIB

SINERGI LINGKUNGAN GEOGRAFI SMAN 1 RUNDENG BERSAMA KETUA PGRI CAB KEC.RUNDENG

24 Januari 2026 - 07:35 WIB

Trending di Uncategorized