Menu

Mode Gelap
Kormi Sumut : FORPROVSU I 2026, Ajang Olahraga Masyarakat Terbesar di Sumatera Utara Resmi digelar 23-28 October 2026 Warga Dugaan Korban Penganiayaan Pihak Keamanan Kebun Adolina Resmi Buat Laporan Polisi, Manager Kebun Adolina Bantah Dugaan Penganiayaan. Wujudkan Kepastian Dan Keadilan Hukum, Buronan Tindak Pidana Perlindungan Anak Asal Pematang Siantar Berhasil Dibekuk Intelijen Kejaksaan Di Bandara Soekarno Hatta Humas PT Lonsum Kebun Rambong Sialang Pilih Bungkam dan Ingkar Janji, Terkait Dugaan Penganiayaan Warga di PT Lonsum. PT PHPO Belawan Gelar Sunatan Massal Warga Dusun 6 dan Pengusaha Ternak Ayam Capai Kesepakatan, Pemerintah Kecamatan Teluk Mengkudu dan Pemdes Bogak Besar Sukses Gelar Mediasi Antara Warga Dusun 6 Dengan Pengusaha Ternak Ayam.

Headline

Ini Penjelasan Camat Masalah Ribuan KTP Di Sembunyikan Di Kantor Camat Tanjung Morawa

badge-check
Foto : KTP DISEMBUNYIKAN : Camat Tanjung Morawa, Gontar Panjaitan (2 dari kiri) ketika menyampaikan permintaan maaf ke warga atas temuan hampir ribuan KTP disembunyikan oknum pegawai beberapa waktu lalu. Saat ini Camat pun sudah merotasi para bawahannya.

LUBUKPAKAM//MediaIndonesia.org –Ribuan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik milik warga di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang disembunyikan di kantor Camat.

Kartu Tanda Penduduk itu sengaja ditahan oleh oknum-oknum pegawai Kecamatan dan tidak didistribusikan ke Pemerintah Desa.

Hal ini terbongkar setelah Ombudsman Deli Serdang melakukan penilaian pelayanan publik beberapa waktu lalu dan kemudian dilakukan rapat evaluasi oleh Camat Tanjung Morawa, Gontar Panjaitan.

Informasi yang diperoleh dari 22 Kecamatan yang ada di Kabupaten Deli Serdang, Kecamatan Tanjung Morawa sempat mendapat predikat buruk karena berada di peringkat ke 21 versi Ombudsman.

Terkait hal ini Gontar Panjaitan pun membenarkan. Gontar menyebut selain KTP yang tertahan juga ada Kartu Identitas Anak (KIA) hingga akte kematian dan akte kelahiran.

“Iya hampir 1000 itu KTPnya ternyata yang tertahan. Minggu lalu saya lakukan rapat evaluasi dan minta kejujuran dari pegawai-pegawai yang di bagian pelayanan adminduk.

Marah sekali saya tau seperti ini karena ada yang paling lama sejak tahun 2020 tertahan gak didistribusikan,”ujar Gontar saat diwawancarai, Selasa (16/12/2025).

Gontar menjabat sebagai Camat Tanjung Morawa sejak awal Mei 2025. Sebelumnya ia adalah Camat Bangun Purba.

Terkait temuan hampir ribuan KTP elektronik dan dokumen adminduk yang tertahan di kantor Camat ini pihak Kecamatan pun sempat menguploadnya ke akun media sosial mereka.

Saat itu Gontar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

“Kami memohon maaf atas pelayanan selama ini yang kami berikan kurang maksimal tapi mulai hari ini kami akan berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Tanjung Morawa,” kata Gontar.

Kepada awak media, Gontar bilang selama ini yang memegang dokumen adminduk ini adalah pegawai honorer.

Saking palaknya saat memimpin rapat ia pun tidak sempat bertanya lagi apa alasan oknum pegawai honorer itu menahan-nahan dokumen yang sudah selesai dicetak oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di kantor.

Namun demikian disebut untuk kebaikan pelayanan dikemudian hari saat ini ia pun sudah melakukan evaluasi besar-besaran.

“Yang dibagian pelayanan adminduk sudah saya pindahkan ke bagian kebersihan. Yang baru sudah kita minta Disdukcapil untuk melatih agar bisa melakukan pelayanan yang lebih baik lagi kedepannya,” ucap Gontar.

Sementara itu mengenai KTP-KTP yang tertahan ini, Gontar bilang mereka akan distribusikan kepada Pemerintah Desa/Kelurahan.

Warga masyarakat yang merasa pernah melakukan pengurusan adminduk ke kantor Camat menyarankan agar masyarakat bisa langsung bertanya ke Pemerintah Desa.(RED/TRM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kormi Sumut : FORPROVSU I 2026, Ajang Olahraga Masyarakat Terbesar di Sumatera Utara Resmi digelar 23-28 October 2026

31 Juli 2026 - 16:05 WIB

Warga Dugaan Korban Penganiayaan Pihak Keamanan Kebun Adolina Resmi Buat Laporan Polisi, Manager Kebun Adolina Bantah Dugaan Penganiayaan.

30 Juli 2026 - 23:41 WIB

Wujudkan Kepastian Dan Keadilan Hukum, Buronan Tindak Pidana Perlindungan Anak Asal Pematang Siantar Berhasil Dibekuk Intelijen Kejaksaan Di Bandara Soekarno Hatta

30 Juli 2026 - 13:44 WIB

Humas PT Lonsum Kebun Rambong Sialang Pilih Bungkam dan Ingkar Janji, Terkait Dugaan Penganiayaan Warga di PT Lonsum.

30 Juli 2026 - 06:15 WIB

PT PHPO Belawan Gelar Sunatan Massal

30 Juli 2026 - 04:46 WIB

Trending di Nasional