Menu

Mode Gelap
Sidang Gugatan Ahli waris Kakek Sapon dugaan Korban Tipu Muslihat, Kebohongan serta Penipuan atas Jual Beli Tanah antara Alm. Sapon dengan M. Hidayah dengan agenda sidang pembuktian yaitu Saksi Tergugat II. Terkait Aduan Warga Dusun 6 Masalah Dampak Limbah, Pemdes Bogak Besar Gelar Mediasi Antara Warga Dengan Pengusaha Ternak Ayam. PT PHPO Belawan Tanam 1000 Bibit Mangrove di Danau Siombak Sidang Gugatan Aliwaris Kakek Sapon Korban Penipuan Jual Beli Tanah Memasuki Penghadirkan Saksi Tergugat. Didampingi Wakapolda Dan Dirkrimsus, Kapolda Sumatera Utara Silaturahmi Dengan Kajati, Tegaskan Polri dan Kejaksaan Akan Terus Menjalin Sinergitas Atasi Krisis BBM di Sumut, TNI – Polri dan Armada Tangki Industri Dilibatkan Dalam Pendistribusian.

Berita

Atasi Krisis BBM di Sumut, TNI – Polri dan Armada Tangki Industri Dilibatkan Dalam Pendistribusian.

badge-check


					Atasi Krisis BBM di Sumut, TNI – Polri dan Armada Tangki Industri Dilibatkan Dalam Pendistribusian. Perbesar

SERGAI – Media Indonesia – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Bio Solar dalam beberapa hari terakhir memicu kelumpuhan aktivitas warga dan mengancam roda perekonomian di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatra Utara.

Pantauan di lapangan menunjukkan kelangkaan ini memicu antrean kendaraan yang mengular hingga ke badan jalan raya. Antrean panjang didominasi oleh truk dan kendaraan roda empat yang hendak mengisi Bio Solar, hingga mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas. Sementara itu, area pengisian Pertalite untuk sepeda motor terpantau penuh sesak dan riuh oleh warga yang berebut mendapatkan bahan bakar. Kondisi ini diperparah dengan menipisnya stok Pertamax di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) saat Pertalite habis.

Dampak kelangkaan ini juga memicu lonjakan harga di tingkat pedagang eceran. Warga yang tidak mendapatkan BBM di SPBU terpaksa membeli Pertalite eceran dengan harga melambung tinggi, berkisar antara Rp25.000 hingga Rp30.000 per botol. Warga kini mendesak adanya tindakan nyata dari pihak terkait untuk segera mengatasi krisis ini.

Menanggapi situasi tersebut, Manager SPBU 14.206.157 Sei Rampah, Muliadi, mengungkapkan bahwa persoalan utama terletak pada proses distribusi, bukan pada kekosongan stok nasional.

“Kurangnya armada pengiriman. Pertamina sudah menambah armada pengangkutan tangki biru putih sebanyak 20 unit dibantukan untuk pendistribusian ke SPBU-SPBU,” ujar Muliadi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (15/7/2026) malam.

Muliadi menambahkan, berdasarkan informasi dari pihak Pertamina, penambahan 20 Mobil Tangki (MT) baru tersebut diharapkan mampu mengurai kemacetan distribusi.

“Baik Bapak Ibu, semoga malam ini lebih baik dengan adanya 20 MT Biru Putih. Itu jawabannya dari pihak Pertamina,” ungkapnya.

Penjelasan ini sejalan dengan pernyataan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, bersama pihak Pertamina yang beredar di berbagai media massa dan media sosial baru-baru ini. Dalam pernyataannya, Gubernur menegaskan bahwa kelangkaan yang terjadi di Sumatra Utara bukan disebabkan oleh minimnya pasokan BBM, melainkan akibat keterbatasan armada distribusi dan kekurangan tenaga sopir tangki.

Sebagai langkah darurat, pemerintah daerah berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk memperbantukan personel sebagai pengemudi tangki BBM. Langkah ini diambil agar penyaluran BBM ke masyarakat dapat dipercepat, sembari menunggu rampungnya proses perekrutan sopir baru oleh pihak Pertamina.

Masyarakat Sergai kini berharap komitmen penambahan armada dan keterlibatan personel TNI-Polri ini dapat segera menormalisasi pasokan BBM di SPBU dalam waktu singkat.  (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terkait Aduan Warga Dusun 6 Masalah Dampak Limbah, Pemdes Bogak Besar Gelar Mediasi Antara Warga Dengan Pengusaha Ternak Ayam.

16 Juli 2026 - 10:37 WIB

Ketua AJH Sergai Desak APH Usut Kelangkaan BBM dan Tindak Tegas Dugaan Penyimpangan Distribusi.

15 Juli 2026 - 14:53 WIB

KNPI Kota Medan Kritik Keras Kisruh BBM: Rakyat Jangan Terus Dijadikan Korban

14 Juli 2026 - 05:46 WIB

Belum Ada Kejelasan Pasca Mengadu, Warga Dusun 6 Bogak Besar Tagih Realisasi dan Komitmen Pemdes dan Camat Terkait Dampak Usaha Ternak Ayam.

13 Juli 2026 - 14:10 WIB

Keberadaan Bangunan Kopdes Merah Putih di PTPN 4 Kebun Rambutan Jadi Pertanyaan, Status Lahan HGU Tuai Sorotan Publik.

13 Juli 2026 - 11:18 WIB

Trending di Berita