Menu

Mode Gelap
Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Brigif TP 37/ HS Tunjukkan Bukti Pencapaian Nyata di HUT Ke-1 Polsek Juhar Amankan Kerja Tahun Gendang Guro Guro Aron di Desa Keriahen Warga Miskin Lidah Tanah Tercatat “Pengusaha Besar” di SIKS-NG, Pemdes Lidah Tanah Diduga Abai Perbaiki Data. Proyek P3-TGAI BWS di Kecamatan Pegajahan Diduga Dikoordinir Oknum Kades. Pemdes Lidah Tanah Bungkam Soal Progres Bansos Pak Herman, Publik Desak Pihak Kecamatan dan Dinsos Sergai Turun Tangan. Menyambut HUT RI ke-81, Kabiro Media newsRI Serdang Bedagai Adakan Gelar Berbagai Perlombaan Penuh Gembira. 

Nasional

Dua Jalan di Kecamatan Medan Johor di Aspal Asal Jadi, Jalan Inspeksi Kanal Titi Kuning ,dan Jalan Eka Suka Gedung Johor

badge-check


					Dua Jalan di Kecamatan Medan Johor di Aspal Asal Jadi, Jalan Inspeksi Kanal Titi Kuning ,dan Jalan Eka Suka Gedung Johor Perbesar

Medan,MI.Org.  30 April 2026 – Jalan Inspeksi Kanal di Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, yang baru saja diaspal dua hari lalu, kini sudah berlubang-lubang dan dipenuhi tambalan. Kondisi ini menuai kekecewaan warga setempat yang menilainya sebagai pemborosan anggaran negara.

Proyek perbaikan jalan ini menggunakan metode Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC) dengan panjang penanganan 176,36 meter dan lebar 3,5 meter. Pengerjaan dilaporkan selesai pada Kamis (29/4/2026), namun baru sehari kemudian, Jalan Inspeksi Kanal kondisinya sudah rusak parah.

Hadi, warga sekitar yang ditemui wartawan di lokasi, mengaku senang dengan pembangunan jalan tersebut. “Kami senang jalan ini dibangun, tapi kenapa baru dua hari sudah berlubang-lubang seperti ini? Ini jelas menghamburkan uang negara,” keluhnya dengan nada kecewa.

Kekecewaan yang serupa juga dirasakan warga Jalan Eka Suka kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor. Pasalnya, jalan yang perlu diaspal malah hanya ditambal sulam seadanya saja. Proyek pengaspalan tersebut pun terkesan asal jadi saja.

“Entah mana jalan yang rusak, entah mana yang di aspal mereka, asal-asalan pula itu. Kalau cuma kek gini , anak-anak pun pande ngaspal”, ujar warga yang yang enggan namanya disebutkan ini dengan nada emosi.

Warga di dua kelurahan di kecamatan Medan Johor mendesak agar proyek infrastruktur diawasi ketat untuk mencegah rayap dan mafia anggaran mencuri uang negara yang diambil dari kutipan pajak rakyat.

Permintaan Pengawasan Terkait hal ini diminta kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, untuk segera memeriksa kualitas pengerjaan aspal di lokasi tersebut. “Aspalnya sangat tipis dan terkesan asal jadi. Pengawasan ketat diperlukan agar proyek serupa tidak terulang.

Kondisi jalan yang rusak ini dikhawatirkan mengganggu aktivitas warga dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama di musim hujan yang rawan longsor dan genangan air.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Brigif TP 37/ HS Tunjukkan Bukti Pencapaian Nyata di HUT Ke-1

23 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Polsek Juhar Amankan Kerja Tahun Gendang Guro Guro Aron di Desa Keriahen

22 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Warga Pearaja Minta Pemkab Humbahas Buka Akses Jalan di Desa Matiti II

20 Agustus 2026 - 06:42 WIB

SEMANGAT PERJUANGAN PAHLAWAN, PRAJURIT YONIF TP 904/GARA MATA KIBARKAN MERAH PUTIH DI DELENG 7 DAYANG

18 Agustus 2026 - 17:18 WIB

KEJAKSAAN TINGGI SUMATERA UTARA SAPA PELAJAR SMA NEGERI 2 PERCUT SEI TUAN, Serukan Gerakan Anti Narkoba & Bijak Menggunakan Media Sosial

18 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Trending di Nasional