Menu

Mode Gelap
Sekretaris PW IPA Sumut: Pemekaran Wilayah Harus Prioritaskan Kesejahteraan, Bukan Kepentingan Elit Galian C Diduga Ilegal di Lubuk Bayas Sergai Tetap Beroperasi Meski Sudah Disurati, Kasatpol PP: “Abang Nggak Faham Ya.” Tetap Beroperasi Galian C Diduga Ilegal di Lubuk Bayas, Elmiyati Camat Perbaungan Arahkan Media Baca Perda Ketika Dikonfirmasi Kembali. Aktivitas Galian C Diduga Ilegal di Lubuk Bayas Tetap Eksis, Komitmen M. Wahyudhi Kasatpol PP Sergai Dipertanyakan. Desa Mata Pao Digegerkan Penemuan Mayat Diduga Korban Pembunuhan di Areal Perkebunan PT Socfindo Kebun Mata Pao. Ketum DPP BIMANTARA Bobby Cahyadi: Hari Buruh Sedunia, Momentum Merajut Kebersamaan Pemerintah, Pekerja & Pengusaha.

Nasional

Dua Jalan di Kecamatan Medan Johor di Aspal Asal Jadi, Jalan Inspeksi Kanal Titi Kuning ,dan Jalan Eka Suka Gedung Johor

badge-check


					Dua Jalan di Kecamatan Medan Johor di Aspal Asal Jadi, Jalan Inspeksi Kanal Titi Kuning ,dan Jalan Eka Suka Gedung Johor Perbesar

Medan,MI.Org.  30 April 2026 – Jalan Inspeksi Kanal di Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, yang baru saja diaspal dua hari lalu, kini sudah berlubang-lubang dan dipenuhi tambalan. Kondisi ini menuai kekecewaan warga setempat yang menilainya sebagai pemborosan anggaran negara.

Proyek perbaikan jalan ini menggunakan metode Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC) dengan panjang penanganan 176,36 meter dan lebar 3,5 meter. Pengerjaan dilaporkan selesai pada Kamis (29/4/2026), namun baru sehari kemudian, Jalan Inspeksi Kanal kondisinya sudah rusak parah.

Hadi, warga sekitar yang ditemui wartawan di lokasi, mengaku senang dengan pembangunan jalan tersebut. “Kami senang jalan ini dibangun, tapi kenapa baru dua hari sudah berlubang-lubang seperti ini? Ini jelas menghamburkan uang negara,” keluhnya dengan nada kecewa.

Kekecewaan yang serupa juga dirasakan warga Jalan Eka Suka kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor. Pasalnya, jalan yang perlu diaspal malah hanya ditambal sulam seadanya saja. Proyek pengaspalan tersebut pun terkesan asal jadi saja.

“Entah mana jalan yang rusak, entah mana yang di aspal mereka, asal-asalan pula itu. Kalau cuma kek gini , anak-anak pun pande ngaspal”, ujar warga yang yang enggan namanya disebutkan ini dengan nada emosi.

Warga di dua kelurahan di kecamatan Medan Johor mendesak agar proyek infrastruktur diawasi ketat untuk mencegah rayap dan mafia anggaran mencuri uang negara yang diambil dari kutipan pajak rakyat.

Permintaan Pengawasan Terkait hal ini diminta kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, untuk segera memeriksa kualitas pengerjaan aspal di lokasi tersebut. “Aspalnya sangat tipis dan terkesan asal jadi. Pengawasan ketat diperlukan agar proyek serupa tidak terulang.

Kondisi jalan yang rusak ini dikhawatirkan mengganggu aktivitas warga dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama di musim hujan yang rawan longsor dan genangan air.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Moment Haru Perpisahan Jajaran Pegawai Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dengan Dr. Harli Siregar, SH., M.Hum

28 April 2026 - 16:24 WIB

PENYIDIK KEJATI SUMUT GELEDAH KANTOR SATUAN KERJA PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN SUMATERA II TERKAIT DUGAAN KORUPSI PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN TA.2023/2024 DENGAN TOTAL ANGGARAN MENCAPAI 64 MILIAR.

27 April 2026 - 16:44 WIB

Siswa Kelas 4 SD Asal Sd Sint Yoseph Kabanjahe, Hosea Julio Sitepu, Antar Tim Raih Honorable Mention di Ajang Nasional

26 April 2026 - 16:27 WIB

Masyarakat di Medan Mengeluh Air PDAM Tirtanadi Sering Mati.

26 April 2026 - 03:47 WIB

Si Jago Merah Melahap PT Argo KIM Medan, Api Disertai Asap Tebal Bikin Mencekam

25 April 2026 - 17:10 WIB

Trending di Headline