Menu

Mode Gelap
Gorong – gorong Hancur, Akses Jalan Warga di Liberia Terancam Putus dan Bahayakan Pengendara. Dugaan Pencemaran Udara, Abu Kilang Padi Aki di Jalinsum Sei Rampah Dikeluhkan Warga dan Ditegur DLH Sergai. Minta Usut Dugaan Mafia BBM Solar “Wak Uteh” Belawan, HIMMAH Sumut Nyatakan Dukungan ke Kapolda Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Penggelapan Klaim Asuransi Jiwa di Nias Selatan, Minta Polres Bertindak Tegas Moment Haru Perpisahan Jajaran Pegawai Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dengan Dr. Harli Siregar, SH., M.Hum Mahasiswa Lakukan Penyegelan Simbolik di Pabrik Kecap Angsa, DPRD Medan Jadwalkan RDP

Berita

Gorong – gorong Hancur, Akses Jalan Warga di Liberia Terancam Putus dan Bahayakan Pengendara.

badge-check


					Gorong – gorong Hancur, Akses Jalan Warga di Liberia Terancam Putus dan Bahayakan Pengendara. Perbesar

SERGAI – Media Indonesia – Akses jalan vital yang berlokasi di badan sungai Liberia, tepat di belakang Alfamart Simpang Mata Pao, Desa Liberia, dilaporkan dalam kondisi rusak berat dan hampir terputus. Kerusakan parah pada gorong-gorong di lokasi tersebut membuat badan jalan terancam ambrol, menciptakan lubang menganga yang sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari. Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi ini dinilai kritis karena merupakan jalur perlintasan harian warga. Minimnya rambu peringatan di area tersebut meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Saat dikonfirmasi mengenai kondisi infrastruktur tersebut, Kepala Desa (Kades) Liberia, Syaifuddin, membenarkan perihal kerusakan tersebut. Melalui pesan WhatsApp pada Kamis (30/4/2026), Syaifuddin menyatakan akan segera menindaklanjuti hal ini ke dinas terkait. “Iya, nanti akan kita sampaikan ke Dinas PU (Pekerjaan Umum),” ujar Syaifuddin.

Saat disinggung mengenai informasi bahwa pihak Perkebunan Tanah Raja yang sebelumnya melakukan “pembedahan” atau pengerjaan pada area jalan tersebut, Kades Syaifuddin membenarkannya. “Benar (pihak kebun yang membedah). Meskipun begitu, biar pihak PU yang menegur pihak Perkebunan Tanah Raja. Ini sudah kami sampaikan juga sama Beni, orang PU, dan katanya akan dicek. Terima kasih atas pemberitahuannya,” tambah Syaifuddin.

Namun, sikap berbeda ditunjukkan oleh pihak perkebunan. Wagimin humas Kebun Tanah Raja, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada hari yang sama (30/4/2026) terkait pertanggungjawaban perbaikan jalan, tidak memberikan respon sama sekali. Pesan terlihat sudah dibaca (centang biru), namun tidak ada jawaban. Sikap diam dari pihak Perkebunan Tanah Raja ini sangat disayangkan, mengingat kondisi jalan yang rusak tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa warga yang melintas.

Warga berharap perbaikan dapat segera dilakukan sebelum terjadi kecelakaan fatal, terutama mengingat intensitas curah hujan yang bisa memperparah kerusakan jalan. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Minta Usut Dugaan Mafia BBM Solar “Wak Uteh” Belawan, HIMMAH Sumut Nyatakan Dukungan ke Kapolda

29 April 2026 - 10:40 WIB

Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Penggelapan Klaim Asuransi Jiwa di Nias Selatan, Minta Polres Bertindak Tegas

29 April 2026 - 04:24 WIB

Mahasiswa Lakukan Penyegelan Simbolik di Pabrik Kecap Angsa, DPRD Medan Jadwalkan RDP

28 April 2026 - 14:25 WIB

Silaturahmi Ukhuwah Batak Muslim Digelar di Jakarta, ‘Tumbuh Bersama dalam Budaya, Tauhid Membangun Ukhuwah Batak Muslim’

26 April 2026 - 03:22 WIB

KETUM PP ISNU APRESIASI PENGUKUHAN GURU BESAR HUKUM UINSU PROF. ARIF

23 April 2026 - 15:50 WIB

Trending di Berita