Menu

Mode Gelap
Kebun Rambutan PTPN IV Regional 1 Jadi Sorotan, Karena Diduga Gunakan Pekerja Informal dan Anak Dibawah Umur, Mendesak Pihak Management Tegakkan Regulasi K3. Anggota DPRD Sumut Partai Nasdem Terseret Dugaan Prostitusi, LKK Sumut: Jangan Kotori Marwah Umat dan DPRD Sumut! PC HIMMAH Medan Dukung Penuh Kota Medan Jadi Tuan Rumah Rakernas APEKSI XVIII Tahun 2026 Viral Pemberitaan Masalah Bansos di Facebook, Pemdes Mangga Dua Diduga Intimidasi Warga Miskin, Tuai Sorotan. Sidang Praperadilan Ilyas Sitaba Melawan Kejaksaan dan Polres Gowa, Termohon Diduga Keliru Memasukkan Nama. Kuasa Hukum Ajukan Praperadilan Kasus Pencurian Sawit di Asahan, Dugaan Prosedur yang Cacat Hukum

Berita

Wujudkan Kemandirian Ekonomi, Ny. Luluk Williams Resmikan “Rumah Tebu” Produksi Gula Merah di Divisi III Tanjung Buluh.

badge-check


					Wujudkan Kemandirian Ekonomi, Ny. Luluk Williams Resmikan “Rumah Tebu” Produksi Gula Merah di Divisi III Tanjung Buluh. Perbesar

SERGAI  – Media Indonesia – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan, PT Socfindo melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) meresmikan fasilitas produksi gula merah yang diberi nama “Rumah Tebu”. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Ibu Luluk Williams selaku Ny. Principal Director PT Socfindo, di Divisi Tiga, Tanjung Buluh, Kebun Mata Pao, Kecamatan Perbaungan, pada hari Senin 30 Maret 2026.

Peresmian rumah tebu ini tandai dengan diawali dengan pembacaan do’a, kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh ibu Luluk Williams yang didampingi rombongan staf Manajemen PT Socfindo yang diantaranya, Ny. Hartaty Tarigan selaku Ny. General Manager, Ny. Indun Sugihartana selaku Ny. Kabag Umum, Hugo Napitupulu selaku Grup Manager II beserta istri, Dr. Michael Tamalate selaku dokter perusahaan PT Socfindo, yang juga didampingi Aidil Hidayat Nst selaku pengurus Kebun Mata Pao beserta istri, Julius Ginting selaku Tekhnik I Pabrik Kebun Mata Pao beserta istri, dan semua Asisten lapangan/staf Kebun Mata Pao beserta ibu staf.

Program Rumah Tebu ini bertujuan untuk mengolah hasil tebu rakyat menjadi gula merah berkualitas tinggi, sehingga mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga setempat. Fasilitas ini dilengkapi dengan peralatan pengolahan penggilingan tebu, namun tetap mempertahankan metode tradisional untuk menjaga cita rasa khas gula merah tebu.

Dalam sambutannya, Ny. Luluk Williams menyampaikan bahwa inisiatif ini bukan sekadar bantuan infrastruktur, melainkan langkah strategis untuk menciptakan kemandirian ekonomi. “Kami berharap Rumah Tebu ini menjadi pusat pembelajaran dan produksi yang berkelanjutan.

Dengan adanya dana CSR dari PT Socfindo, kami ingin masyarakat Divisi Tiga Kebun Tanjung Buluh dapat mengelola potensi lokal secara mandiri dan meningkatkan taraf hidup keluarga, ” ujarnya.”

Sementara itu bapak Saniman Susilo  selaku pengelola rumah tebu, menyampaikan ucapan terimakasih yang tidak terhingga karena telah dibantu melalui program CSR oleh PT Socfindo Kebun Mata Pao dan juga ada menyediakan lahan untuk penanaman tebu, tentu ini sangat berarti bagi kami yang berkecimpung di pengolahan gula merah tebu ini dalam kami mencari rezeki, “ucapnya.”

Dan kami berdo’a, semoga PT Socfindo, khususnya Kebun Mata Pao akan menjadi sukses dan jaya kedepannya, Aaamiin,  “ungkap pak sumarno dalam harap dan do’a nya.”

Pembangunan Rumah Tebu ini mencakup penyediaan mesin pemeras tebu (gilingan), tungku pemasakan, hingga area pengemasan yang higienis. Selain bantuan fisik, PT Socfindo juga ada memberikan dengan menyediakan lahan untuk penanaman pohon tebu.

Tokoh masyarakat setempat dan juga karyawan PT Socfindo Kebun Mata Pao divisi tiga Tanjung Buluh yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT Socfindo. Kehadiran Rumah Tebu di Divisi Tiga diharapkan dapat menekan angka pengangguran dan memaksimalkan pemanfaatan lahan tebu yang ada di wilayah tersebut.

Dengan diresmikannya fasilitas ini, PT Socfindo kembali menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pembangunan daerah yang tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga peduli pada kesejahteraan sosial dan lingkungan disekitaran PT Socfindo Kebun Mata Pao. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kebun Rambutan PTPN IV Regional 1 Jadi Sorotan, Karena Diduga Gunakan Pekerja Informal dan Anak Dibawah Umur, Mendesak Pihak Management Tegakkan Regulasi K3.

24 Juni 2026 - 15:21 WIB

Anggota DPRD Sumut Partai Nasdem Terseret Dugaan Prostitusi, LKK Sumut: Jangan Kotori Marwah Umat dan DPRD Sumut!

24 Juni 2026 - 11:23 WIB

PC HIMMAH Medan Dukung Penuh Kota Medan Jadi Tuan Rumah Rakernas APEKSI XVIII Tahun 2026

23 Juni 2026 - 18:06 WIB

Kuasa Hukum Ajukan Praperadilan Kasus Pencurian Sawit di Asahan, Dugaan Prosedur yang Cacat Hukum

23 Juni 2026 - 09:27 WIB

Pasutri Miskin Desa Mangga Dua Tidak Pernah Terima Bantuan dari Pemerintah, Harapkan Perhatian dari Pemerintah.

22 Juni 2026 - 17:51 WIB

Trending di Berita