Menu

Mode Gelap
Pabrik Cat di Medan Labuhan Terbakar, Beberapa Kali terdengar Beberapa Kali Ledakan Satu Ruko di Marelan di Lalap Sijago Merah, Satu Orang Meninggal Dunia Syafii Efendi Gugah Motivasi dan Semangat Ratusan Guru Tapsel Warga Marelan di Bikin Heboh, Pria Paru Baya di Temukan Tewas di SPA Sekretaris PW IPA Sumut Desak Polisi Usut Tuntas dan Tutup Helen’s Night Market Usai Viral Pengunjung Bergelimpangan DPD Partai Demokrat Sumatera Utara Audiensi Dengan Kajati Sumatera Utara

Nasional

JALAN PROPINSI KEDABUHAN SUBULUSALAM: BANYAK KORBAN, TAPI TIDAK ADA PERUBAHAN – KAPAN DINAS TERKAIT AKAN BERGERAK?

badge-check


					JALAN PROPINSI KEDABUHAN SUBULUSALAM: BANYAK KORBAN, TAPI TIDAK ADA PERUBAHAN – KAPAN DINAS TERKAIT AKAN BERGERAK? Perbesar

Subulusalam, Aceh||MediaIndonesia Jalan lintas Subulusalam-Medan-Banda Aceh tepatnya di tanjakan Kedabuhan, Kecamatan Penanggalan, menjadi momok bagi pengguna jalan. Selama ini jalan tersebut telah menelan banyak korban nyawa, kerugian harta benda, dan kerusakan kendaraan. Namun, hingga saat ini tak ada upaya nyata untuk memasang tanda peringatan atau melakukan perbaikan yang mendasar. Haruskah korban terus bertambah sebelum pihak berwenang merespons?

 

LALAI DAN TUTUP MATA – BALAI PROPINSI TIDAK MERESPON

 

Pengelolaan jalan yang dianggap lalai dari Balai Propinsi yang ada di Subulusalam menjadi sorotan. Setiap terjadi kejadian tumbangan kayu, longsoran, atau kerusakan jalan, alat berat baru turun setelah lama menunggu. Bahkan ada dugaan alat berat tersebut disewakan kepada rekanan sebelum digunakan untuk memperbaiki jalan. Ketika awak media mencoba melakukan konfirmasi terkait kondisi jalan propinsi, pihak terkait sama sekali tidak memberikan tanggapan.

 

TUMPAHAN CPO DAN TANJAKAN TINGGI – SEBAB UTAMA KECELAKAAN

 

Kondisi jalan semakin memprihatinkan akibat seringnya tumpahan minyak kelapa sawit (CPO) dari truk tangki yang melintas. Tumpahan tersebut membuat permukaan jalan sangat licin, terutama di tanjakan yang sudah cukup tinggi. Banyak kendaraan – baik angkutan maupun pribadi – gagal menanjak, bahkan berulang kali mengalami kecelakaan hingga berguling ke sungai yang dalam di bawah tebing.

 

Kendaraan kecil seperti mobil metik juga tidak luput dari masalah; ban sering terpeleset sehingga mesin rusak, bahkan beberapa hingga mundur dan menabrak dinding tebing. Masyarakat menuntut para pengusaha truk dan pengusaha CPO untuk bertanggung jawab penuh atas korban kecelakaan yang ditimbulkan akibat tumpahan tersebut.

 

HARAPAN MASYARAKAT: PERATURAN TEGAS DAN PERBAIKAN SEGERA

 

Masyarakat mengharapkan Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Korlantas Polda Aceh, dan Satlantas Polres Subulusalam untuk benar-benar mengawasi dan mengambil tindakan. Pengguna jalan telah membayar pajak secara teratur, sehingga pantas mendapatkan layanan jalan yang aman dan layak.

 

Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Kota Subulusalam diharapkan untuk menangani masalah ini secara serius, sebelum korban kecelakaan semakin bertambah. Korlantas dan Satlantas juga diminta untuk menindak tegas truk tangki CPO yang tidak menjaga keamanan dalam pengangkutan barangnya.

 

Sumber: Media Indonesia

Pewarta:IP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPD Partai Demokrat Sumatera Utara Audiensi Dengan Kajati Sumatera Utara

7 April 2026 - 14:07 WIB

HBH IKAL SMA Negeri 6 Meriah, Guru dan Pensiunan Terima Tali Asih

6 April 2026 - 08:46 WIB

TGD: Halal bi Halal Itu Bid’ah Hssanah

5 April 2026 - 04:41 WIB

Jalan Rusak Parah, Diminta Pemkab Deli Serdang Tindak Tegas PT KM Yang Lalu Lalang Menggunakan Alat Berat Di Jalan Pertahanan Patumbak

3 April 2026 - 03:33 WIB

Kajari Karo Minta Maaf karena Salah Ketik, DPR Soroti Kelalaian Prosedur Penanganan Kasus Amsal Sitepu

3 April 2026 - 03:24 WIB

Trending di Nasional