Menu

Mode Gelap
PT PHPO KIM Gelar Sunat Massal 25 Anak Kurang Mampu KEPALA KANTOR IMIGRASI WILAYAH SUMATERA UTARA KUNJUNGI KEJAKSAAN TINGGI SUMATERA UTARA LSM KPK RI Soroti Adanya Dugaan Penebangan Puluhan Pohon Di Jalan SM Raja Medan Publik Desak APH Tindak Tegas Ilegal Mining Berkedok Cetak Sawah di Paya Lombang. Rusak Lingkungan dan Rugikan Negara, Publik Desak APH Tindak Tegas Galian C Diduga Ilegal di Kuta Baru. LBH DPP PPRSI Apresiasi Kinerja Kapoltabes Medan Tangani Kasus Robin Marajohan Silalahi

Nasional

JALAN PROPINSI KEDABUHAN SUBULUSALAM: BANYAK KORBAN, TAPI TIDAK ADA PERUBAHAN – KAPAN DINAS TERKAIT AKAN BERGERAK?

badge-check


					JALAN PROPINSI KEDABUHAN SUBULUSALAM: BANYAK KORBAN, TAPI TIDAK ADA PERUBAHAN – KAPAN DINAS TERKAIT AKAN BERGERAK? Perbesar

Subulusalam, Aceh||MediaIndonesia Jalan lintas Subulusalam-Medan-Banda Aceh tepatnya di tanjakan Kedabuhan, Kecamatan Penanggalan, menjadi momok bagi pengguna jalan. Selama ini jalan tersebut telah menelan banyak korban nyawa, kerugian harta benda, dan kerusakan kendaraan. Namun, hingga saat ini tak ada upaya nyata untuk memasang tanda peringatan atau melakukan perbaikan yang mendasar. Haruskah korban terus bertambah sebelum pihak berwenang merespons?

 

LALAI DAN TUTUP MATA – BALAI PROPINSI TIDAK MERESPON

 

Pengelolaan jalan yang dianggap lalai dari Balai Propinsi yang ada di Subulusalam menjadi sorotan. Setiap terjadi kejadian tumbangan kayu, longsoran, atau kerusakan jalan, alat berat baru turun setelah lama menunggu. Bahkan ada dugaan alat berat tersebut disewakan kepada rekanan sebelum digunakan untuk memperbaiki jalan. Ketika awak media mencoba melakukan konfirmasi terkait kondisi jalan propinsi, pihak terkait sama sekali tidak memberikan tanggapan.

 

TUMPAHAN CPO DAN TANJAKAN TINGGI – SEBAB UTAMA KECELAKAAN

 

Kondisi jalan semakin memprihatinkan akibat seringnya tumpahan minyak kelapa sawit (CPO) dari truk tangki yang melintas. Tumpahan tersebut membuat permukaan jalan sangat licin, terutama di tanjakan yang sudah cukup tinggi. Banyak kendaraan – baik angkutan maupun pribadi – gagal menanjak, bahkan berulang kali mengalami kecelakaan hingga berguling ke sungai yang dalam di bawah tebing.

 

Kendaraan kecil seperti mobil metik juga tidak luput dari masalah; ban sering terpeleset sehingga mesin rusak, bahkan beberapa hingga mundur dan menabrak dinding tebing. Masyarakat menuntut para pengusaha truk dan pengusaha CPO untuk bertanggung jawab penuh atas korban kecelakaan yang ditimbulkan akibat tumpahan tersebut.

 

HARAPAN MASYARAKAT: PERATURAN TEGAS DAN PERBAIKAN SEGERA

 

Masyarakat mengharapkan Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Korlantas Polda Aceh, dan Satlantas Polres Subulusalam untuk benar-benar mengawasi dan mengambil tindakan. Pengguna jalan telah membayar pajak secara teratur, sehingga pantas mendapatkan layanan jalan yang aman dan layak.

 

Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Kota Subulusalam diharapkan untuk menangani masalah ini secara serius, sebelum korban kecelakaan semakin bertambah. Korlantas dan Satlantas juga diminta untuk menindak tegas truk tangki CPO yang tidak menjaga keamanan dalam pengangkutan barangnya.

 

Sumber: Media Indonesia

Pewarta:IP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT PHPO KIM Gelar Sunat Massal 25 Anak Kurang Mampu

9 Juli 2026 - 03:34 WIB

KEPALA KANTOR IMIGRASI WILAYAH SUMATERA UTARA KUNJUNGI KEJAKSAAN TINGGI SUMATERA UTARA

8 Juli 2026 - 13:41 WIB

LSM KPK RI Soroti Adanya Dugaan Penebangan Puluhan Pohon Di Jalan SM Raja Medan

8 Juli 2026 - 13:32 WIB

LBH DPP PPRSI Apresiasi Kinerja Kapoltabes Medan Tangani Kasus Robin Marajohan Silalahi

7 Juli 2026 - 13:51 WIB

Bagaikan Kota Gersang Dengan Maraknya Penebangan Pohon Sehat Ditepi Jalan SM Raja Medan

6 Juli 2026 - 16:03 WIB

Trending di Nasional