Menu

Mode Gelap
Rijal Ketua Gapoktan Desa Sei Rejo Diduga Berbohong, Klaim Sudah Selesai, Fakta Dilapangan Ditemukan 4 Pintu Air Irigasi yang Belum Diperbaiki. Lagi-lagi Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Demo Ratusan Mahasiswa, FMR-SU: “Slogan Medan Untuk Semua Hanya Pencitraan?” Patroli Malam dan Respons Laporan 110, Polres Tanah Karo Jaga Kondusivitas Kabanjahe PT PHPO Bantu 89 Paket Sembako Kepada Warga Desa Saentis Kejatisu Gelar Silahturahmi,”Buka Puasa Bersama Para Insan PERS Sumatra Utara. Dalam Tema Menebar Kebaikan Menjauhi “Hoaks Bungkam Ketika Dikonfirmasi Melalui Surat Resmi, Bupati Sergai Diduga Tutup Mata Kasus Ribuan Ikan Mati di Sungai Liberia yang Diduga Akibat Limbah Kilang Ubi.

Berita

Gelar Unjuk Rasa, GEMPI-SU Bongkar Dugaan Persekongkolan dan Kongkalikong Kakanwil Kemenag Sumut

badge-check


					Gelar Unjuk Rasa, GEMPI-SU Bongkar Dugaan Persekongkolan dan Kongkalikong Kakanwil Kemenag Sumut Perbesar

Media Indonesia | MEDAN — Gerakan Mahasiswa Pemuda Sumatera Utara (GEMPI-SU) menggelar aksi unjuk rasa soal dugaan persekongkolan dan kongkalikong antara Kepala Kantor wilayah Kementrian Agama Sematera Utara, Ahmad Qosbi dengan Kasubbag Kepegawaian, Tarmuji pada Senin (27/10) di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Jl. Gatot Subroto No. 261, Kec. Lalang, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan.

Dalam aksinya, pihak GEMPI-SU menyebutkan bahwa tudingan ini didasari dengan adanya hasil investigasi terhadap sejumlah ASN di jajaran Kanwil Kemenag Sumut Tahun 2021, diantara yang telah diberikan hukuman
sanksi dinas adalah Kasubbag Kepegawaian Kanwil Kemenag Sumatera Utara, Tarmuji dengan jenis hukuman sanksi berat dengan kategori Pembebasan Tugas dari jabatan yang diembannya.

“Padahal sanksi ini langsung dari Setjen Kemenag RI yang seharusnya dipatuhi dan dijalankan oleh yang bersangkutan dan Kakanwil Kemenag Sumut juga harus mematuhinya, namun hingga kini Kasubbag Kepegawaian tersebut masih duduk manis menjalankan tugasnya tanpa ada rotasi jabatan apalagi membebastugaskan yang bersangkutan,” ujar Ketua Umum GEMPI-SU, dalam keterangannya.

Informasinya, yang bersangkutan juga terdapat beberapa kali ikut sebagai Tim Investigasi terhadap ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Sumatera Utara yang terindikasi melakukan kesalahan ataupun dilaporkan melalui Pengaduan Masyarakat ke Kemanag RI.

“Hal yang tak lazim, beliau menerima sanksi berat tapi tidak dijalani, malah ikut menjadi tim investigasi. Tentu kami bertanya-tanya ada apa dengan kakanwil. Apakah ada unsur kesengajaan atau terjadi kongkalikong terselubung berkaitan dengan perihal diatas,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya meminta Kapolda Sumut agar segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada Kakanwil Kemenag Sumut soal adanya dugaan praktik suap yang dilakukan olehnya dan Kasubbasg Kepegaiawan, agar selanjutnya yang bersangkutan dibebas tugaskan.

“Kami minta kepada Sekertariat Jendral dan Inspektotar Jendral Kementrian Agama Republik Indonesia untuk segera melakukan tindak tegas atas dugaan pelanggaran administrasi dan persekongkolan yang merusak integritras ASN di Kanwil Kemenag Sumut,” pungkas perwakilan pengunjuk rasa

Diakhir unjuk rasa, pihaknya berharap kepada sejumlah pihak terkait untuk segera melakukan pemecatan terhadap Kakanwil Kemenag Sumut karena telah menyalahgunakan jabatannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lagi-lagi Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Demo Ratusan Mahasiswa, FMR-SU: “Slogan Medan Untuk Semua Hanya Pencitraan?”

12 Maret 2026 - 14:21 WIB

Ketua Gapoktan Sei Rejo Pastikan Perbaikan Pintu Air Irigasi Rampung Keseluruhannya Sesuai Spesifikasi.

11 Maret 2026 - 21:41 WIB

Rico Waas Bersama Sejumlah Relawan Buka Puasa Bersama, Teguhkan Komitmen Wujudkan Program

11 Maret 2026 - 06:55 WIB

Ketua Exco Partai Buruh Sergai Kecam Pengabaian K3 di Kebun Rambutan: Nyawa Karyawan PKWT Diujung Tanduk Egrek!

11 Maret 2026 - 00:35 WIB

Dugaan Upaya Promosi Jabatan Pegawai Bank BUMN Melalui Jalur Non-Prosedural

10 Maret 2026 - 14:33 WIB

Trending di Berita