Menu

Mode Gelap
Jalin Silaturahmi, Redaksi Media NewsRI Kunjungi Warung Pecal Ibu Riani di Sei Bamban. Sikap Tegas PP IPA Atas Kasus Guru Sodomi Murid di Tanjungbalai: Dorong RUU Penindakan LGBTQ Ketua DPC LSM.KPK.RI. Karo. Beserta Sekretaris. dan Anggota Hadiri Acara Resepsi Pernikahan Putri Kapolsek Tigabinanga AKP. Codet Tarigan S.H Kuasa Hukum TA’A Loi S.H,. Desak Polres Nisel Gelar Perkara Kasus Penggelapan Asuransi Miliaran Kepala BGN Minta Seluruh SPPG Berkerja Dengan Hati, Bung Joe Sijabat:Jangan Hanya Jadi Slogan, Buktikan Dengan Tanggung Jawab di Lapangan. Eks Kajati Sumut Harli Siregar Dipercaya Sebagai Kepala Badan Pendidikan Dan Pelatihan Kejaksaan Republik Indoneisa

Uncategorized

Management PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja Tidak Profesional Dalam Menjalankan Usahanya.

badge-check


					Management PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja Tidak Profesional Dalam Menjalankan Usahanya. Perbesar

Sergai. –  Media Indonesia –  Management PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja kedapatan tidak profesional dalam menjalankan usahanya, terlihat ketika karyawannya dalam mengumpulkan hasil dari Kebun karet berupa kompo dan lateks (Karet cair)) nya di TPH (Tempat Pengumpulan Hasil), karena tidak ditimbang untuk mengetahui berapa kilo gram (Kg) per karyawannya, serta tidak ada melakukan pengukuran kemurnian Lateks dengan menggunakan Metrolak guna untuk mengetahui Kadar Karet Kering ( KKK).

Hal tersebut ditemukan ketika awak Media melintasi dan berkunjung ke TPH Afdeling II, III dan IV Kebun Tanah Raja pada hari Sabtu (04/10/2025).

Ketika awak Media berada di TPH Afdeling III terlihat jelas ketika karyawan yang datang membawa lateks tidak di timbang dan tidak di ukur kemurnian lateks dengan menggunakan Metrolak, tapi langsung diangkat dan dituangkan ditempat penampunganya.

Ketika awak Media menanyakan langsung hal tersebut kepada Mandor yang ada ditempat namun tidak disebutkan namanya, mengatakan kenapa tidak ditimbang dikarenakan timbangannya lagi rusak dan kenapa tidak di ukur kemurnian lateks karena sudah lat pak, ” jawab sang Mandor.

Mendengar jawaban sang Mandor, awak Media sangat heran karena timbangan yang dibutuhkan untuk mengetahui berapa banyak hasil karyawannya, rusak, tapi kenapa tidak di usahakan yang baru, dan tidak di ukur kemurnian lateksnya guna mengetahui Kadar Kering Karet nya, namun tidak dilakukan, tentu menjadi tanda tanya besar, karena disinilah ketidak profesionalan Kebun Tanah Raja, karena tidak melakukan usahanya sesuai dengan Intruksi Kerja (IK) yang sudah ditetapkan oleh Perusahaan.

Kemudian awak Media berusaha konfirmasi kepada bapak Ginting selaku Askep (Asisten Kepala) Kebun Tanah Raja melalui via Whatsapp nya pada hari Sabtu (04/10/2025) sekitar pukul 20 : 28 Wib, yang mana awak Media menanyakan mengapa ketika karyawan yang datang ke TPH membawa kompo dan lateks tidak ditimbang, namun hingga berita ini sudah dinaikkan belum juga ada jawabannya padahal sudah centang dua.

Diharapkan dengan adanya berita ini, agar pihak Management Holding PTPN segera menindak dengan tegas dan mengevaluasi dari kinerja karyawannya baik tingkat karyawan pelaksana maupun karyawan pimpinan (Karpim) yang tidak profesional dalam kinerjanya karena tidak sesuai dengan IK Perusahaan, karena perbuatan tersebut dapat mempengaruhi kualitas dari hasil lateks karena tidak tau kadar kemurniannya sehingga dapat merugikan perusahaan tentu nya. (Syahrial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua GM FKPPI Kecamatan Sei Bamban Meminta APH Agar Bertindak Tegas, Cepat dan Tuntas Terhadap Maraknya Peredaran Narkoba di Tengah Masyarakat.

2 Juni 2026 - 15:55 WIB

Rumah Digadai Demi Izin Lengkap, Usaha Justru Terus Ditekan — Pemilik CV Napogos Berkarya Jaya Memohon Keadilan ke Presiden dan Gubernur Sumut

21 Mei 2026 - 11:34 WIB

Pemdes Pematang Pelintahan Tuai Sorotan Tajam, Usai Diduga Sengaja Kibarkan Bendera Robek dan Kades Rangkap Jabatan.

18 Mei 2026 - 17:24 WIB

TRANSPARANSI DIPERTANYAKAN: Dana Rp 2 Miliar Revitalisasi SMPN 1 Satu Atap Sukabangun, RAB Disembunyikan, Dugaan Pelanggaran Terbuka

12 Mei 2026 - 09:28 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Ikan, Wakil Wali Kota Sibolga Diperiksa Polda Sumut Sampai Malam

23 April 2026 - 11:13 WIB

Trending di Anichin-Donghua