Menu

Mode Gelap
Kadis Pertanian Sergai Bungkam, Proyek Pintu Air Sei Rejo Anggaran 2024 , Diduga Masih Bermasalah, Namun Diterima Dinas Pertanian Sergai. Momen Ramadhan Penuh Kebahagiaan: RSUD Kota Subulusalam Aceh Santuni Anak Yatim Karyawan Dan Pegawainya Hutan Dirambah di Sukarame LSM LPPN Desak Dinas Kehutanan Sumut Tindak Tegas Pelaku Fisik Bangunan Diduga Tidak Sesuai RAB, Proyek Oplah Sawah Non Rawa 150 Hektare di Desa Sei Rampah Terindikasi Bermasalah. Cari Penerus Da’i Muda: Gebyar Ramadhan KOMDAM Sumut Jadi Wadah Kreativitas Hidupkan Budaya Melayu Tasyakuran II Tahun Permada Desa Teluk Piai: Momentum Perkuat Sinergi Mahasiswa dan Pemuda

News

WALIKOTA SUBULUSSALAM MINTA KPK & KEJAKSAAN AGUNG AUDIT KEUANGAN PEMKOTA

badge-check


					WALIKOTA SUBULUSSALAM MINTA KPK & KEJAKSAAN AGUNG AUDIT KEUANGAN PEMKOTA Perbesar

Subulusalam,Aceh||MediaIndonesia,. Interpelasi DPRK Jadi Momentum Bongkar Kasus Korupsi Sepuluh Tahun Belakang

Walikota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin, secara resmi mengajukan permintaan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap keuangan Pemerintah Kota Subulussalam. Permintaan ini disampaikan melalui stasiun televisi swasta berbasis Jakarta pada Minggu (15/2).

Keputusan tersebut muncul sebagai tanggapan atas usulan interpelasi yang diajukan Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam terhadap Walikota yang baru menjabat kurang dari dua tahun. Banyak elemen masyarakat menilai bahwa dugaan korupsi terhadap Haji Rasyid Bancin tidak sesuai dengan logika, mengingat kota tersebut sedang menghadapi beban utang lama dan keterbatasan anggaran yang signifikan. Bahkan, terdapat dugaan adanya oknum yang sengaja berusaha menjatuhkan Walikota dengan cara yang tidak sehat.

Selain meminta audit keuangan, Walikota juga mengajak Bareskrim Polri untuk turun tangan guna menyelidiki berbagai kasus korupsi yang diduga terjadi.dan para tokoh masyarakat subulusalalam juga ikut meminta kepada kpk dan jaksa agung serta bareskrim polri untuk menyelidiki dugaan korupsi di kota subulusalam ,Beberapa kasus yang menjadi fokus penyelidikan antara lain:

– Kasus KONI yang hingga kini belum menemukan titik terang
– Pembayaran ganti rugi lahan kantor yang belum jelas penggunaannya
– Pengelolaan dana aspirasi DPRK
– Korupsi Panwaslih
– SPPD fiktip dewan
– Alokasi dana Program Ekonomi Nasional (PEN)
– Permasalahan sertipikat plasma yang masih belum terselesaikan
-Jual beli lahan tranmigrasi,
– kasus PSR.Peremajaan Sawit Rakyat
– kasus Dana Desa dan
–kasus proyek tender dan masih banyak yang lainya,sampai sekarang ngendap .

Dukungan dari masyarakat Subulussalam terhadap langkah Walikota sangat tinggi. Seorang tokoh masyarakat yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan, “Kita berharap dengan adanya audit dan penyelidikan ini, semua kasus korupsi yang telah menumpuk bisa terbongkar secara tuntas. Masyarakat sangat antusias dan ingin mengetahui siapa sebenarnya biang keladi korupsi yang selama ini merusak tata kelola pemerintahan di kota kita.”

Pihak KPK dan Kejaksaan Agung belum memberikan tanggapan resmi terkait permintaan ini, namun masyarakat berharap proses pemeriksaan dapat segera dilakukan untuk membawa keadilan dan memperbaiki sistem tata kelola keuangan di Subulussalam.

Pewarta:IP

Red||MEDIAINDONESIA

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KELOMPOK TANI SIDOREJO AJUKAN RDP, TUNTUT PENYELESAIAN SENGKETA LAHAN PERTANIAN

25 Februari 2026 - 03:02 WIB

PT GSS SUBULUSALAM: JANJI MANIS TERJADI PELANGGARAN, PEMKO DIDUGA LEMAH TINDAK

23 Februari 2026 - 13:17 WIB

PT GSS Didesak Tertibkan Diri – Pencemaran Lingkungan di Subulussalam Berlanjut, Warga Kecewa

20 Februari 2026 - 12:41 WIB

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Mengimbau Masyarakat Untuk Melapor Jika Menemukan Praktik Pvngut4n Lli4r (pvn9li) Saat Mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM). 

20 Februari 2026 - 12:29 WIB

KETIDAK SINKRONAN DPRK DAN WALIKOTA SUBULUSSALAM TERUNGKAP, MASYARAKAT DUKUNG PENYELIDIKAN NASIONAL

19 Februari 2026 - 05:35 WIB

Trending di News