Menu

Mode Gelap
Dugaan Pengoplosan BBM dengan Konden, AR Disebut Pemasok Minyak Konden di Sergai. Cegah Korupsi Untuk Mendukung Ketahanan Pangan, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Gelar Penerangan Hukum Pada Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Penyampaian Aspirasi Masyarakat Petani Dusun IV, Diwarnai Walkout Ketua BPD Sei Rejo. Harga Bahan Pokok Melonjak, Pedagang Bakso Nusantara Korwil Medan Minta Pemerintah Bertindak Jelang HUT ke-81 RI, SEKBER FAHMI Resmi Berdiri di Sumut, Usung Sinergi Advokat dan Media Kawal Penegakan Hukum.  Bupati Palas Jangan Diam, Dugaan Penganiayaan yang Seret Nama Kades Gunung Malintang Wajib Diusut Tuntas

Berita

Tumpahan CPO Tercecer di Jalan Aspal Sultan Daulat Arah Medan: Ancaman Nyata Bagi Pengguna Jalan

badge-check


					Tumpahan CPO Tercecer di Jalan Aspal Sultan Daulat Arah Medan: Ancaman Nyata Bagi Pengguna Jalan Perbesar

Subulussalam,Aceh|| media indonesia/2025 Kejadian tumpahnya Crude Palm Oil (CPO) di ruas jalan aspal kawasan Kecamatan Sultan Daulat menuju arah Medan kembali menjadi sorotan. Tumpahan ini bukan sekadar kotoran biasa—ia bisa menjadi pembunuh diam-diam bagi pengendara yang lengah.

Sejumlah warga melaporkan jalanan menjadi sangat licin pasca tumpahan, terutama saat hujan turun. “Mobil saya hampir tergelincir berputar, Ban seperti tak menggigit aspal sama sekali,” ujar Iping warga Penanggalan yang sering melintas di daerah tersebut.

CPO yang tumpah ke aspal dapat menciptakan lapisan licin mirip minyak pelumas, menyebabkan kendaraan mudah tergelincir, bahkan saat berjalan pelan. Tak sedikit kasus kecelakaan ringan hingga luka serius terjadi karena hal ini.

Dampak Lingkungan dan Infrastruktur

Selain mengancam keselamatan, tumpahan CPO juga berdampak buruk pada lingkungan dan struktur jalan. Aspal dapat rusak lebih cepat akibat interaksi bahan kimia dalam CPO, mempercepat keretakan dan pengelupasan. Jika tidak segera dibersihkan, limbah ini bisa menyumbat saluran air dan mencemari tanah sekitar.

Panggilan untuk Tanggung Jawab

Warga berharap pemerintah dan perusahaan angkutan sawit terdekat segera bertindak. “Perlu SOP ketat bagi truk pengangkut sawit. Jangan asal muat. Tutup rapat tangki atau baknya,” ujar salah satu sumber setempat.

Dishub dan aparat kecamatan diminta melakukan inspeksi berkala, serta memberi sanksi tegas kepada angkutan sawit yang terbukti lalai.

(Ipong).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harga Bahan Pokok Melonjak, Pedagang Bakso Nusantara Korwil Medan Minta Pemerintah Bertindak

5 Agustus 2026 - 03:59 WIB

Bupati Palas Jangan Diam, Dugaan Penganiayaan yang Seret Nama Kades Gunung Malintang Wajib Diusut Tuntas

4 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Tanam Bibit Kelapa, KKN 165 Ananta Abhipraya Wujudkan Desa Berdikari

4 Agustus 2026 - 02:49 WIB

Tidak Menghormati Proses Hukum Masih Berjalan, PT Cinta Raja Terus Panen Sawit di Lahan HGU 03 Desa Pamah yang Masih Sengketa.

4 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Usai Diperiksa Kejati DKI, Entjik S. Djafar dan Kuseryansyah Hindari Media, AFPI Disorot

3 Agustus 2026 - 10:56 WIB

Trending di Berita