SERGAI – MI.Org – Krisis kekeringan menahun yang melanda lahan pertanian di Desa Pulau Tagor, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) memicu aksi nyata dari organisasi kepemudaan. Merespons kondisi kritis yang sudah berlangsung hampir enam tahun tersebut, Ketua Generasi Muda (GM) FKPPI 0223 Sergai, Alex Rudi, menggelar pertemuan strategis bersama Ketua PD II FKPPI Sumatera Utara, Ir. Erry Sukartono, Kamis (22/10/2026).
Pertemuan ini berfokus pada perumusan program kerja Swakelola Pertanian guna menghidupkan kembali sektor pertanian padi di Desa Pulau Tagor dan menjadikannya sebagai pusat pengembangan pertanian unggulan di Serdang Bedagai.
Ketua PD II FKPPI Sumut, Ir. Erry Sukartono, menegaskan komitmennya untuk mengawal isu ini agar mendapat atensi khusus. “Permasalahan kekeringan selama hampir enam tahun ini harus segera diurai. Sinergi ini dirancang untuk menyusun strategi yang efektif dan berkelanjutan, serta memastikan program swakelola ini mendapat dukungan penuh secara linier, mulai dari tingkat daerah hingga ke tingkat pusat,” ujar Ir. Erry Sukartono.
Sementara itu, Ketua GM FKPPI 0223 Sergai, Alex Rudi, menyatakan kesiapan penuh jajarannya di tingkat kabupaten untuk menjadi motor penggerak di lapangan.
“Kami bergerak dari desa karena di sinilah urat nadi perekonomian masyarakat berada. GM FKPPI 0223 Sergai berkomitmen penuh menjalankan langkah nyata ini demi meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi warga Desa Pulau Tagor. Kami ingin memastikan manfaat dari program ini dirasakan langsung oleh masyarakat dan gaungnya sampai ke pusat,” tegas Alex Rudi.
4 Poin Strategis Program Swakelola Pertanian FKPPI:
1. Rumusan Rencana Kerja: Menyusun draf teknis pengembangan sektor pertanian padi spesifik untuk mengatasi kendala geografis dan irigasi di Desa Pulau Tagor.
2. Strategi Berkelanjutan: Memastikan pengelolaan pertanian berjalan jangka panjang dan tidak bersifat temporer.
3. Pengawalan Birokrasi: Membangun komunikasi intensif agar program ini mendapat dukungan regulasi dan anggaran dari pemerintah daerah hingga pusat.
4. Kesejahteraan Berbasis Potensi Lokal: Mengembalikan produktivitas lahan padi sebagai sumber utama kemandirian ekonomi desa.
Kedua belah pihak berkomitmen untuk bersinergi dan berenergi penuh agar program pertanian ini dapat segera terealisasi. Melalui jargon “Dari Desa, Untuk Kemajuan Bersama”, FKPPI optimistis pemulihan sektor pertanian di Pulau Tagor akan menjadi katalis kemajuan ekonomi di Serdang Bedagai.
(Red).









