SERGAI – Media Indonesia – Kinerja dan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) terus menjadi sorotan hangat masyarakat. Belakangan, beredar informasi di kalangan lapangan yang menyebutkan bahwa Sekretaris Dinas Sosial Sergai, Janatal Manurung, SE, M.Si, diduga sering tidak berada di kantor secara penuh dan kerap “menghilang” di atas pukul 10.00 WIB.
Guna menguji kebenaran informasi tersebut dan menjaga keberimbangan berita, awak media langsung melakukan konfirmasi tertulis via WhatsApp kepada yang bersangkutan pada Kamis (03/09/2026).
Klarifikasi Janatal Manurung: Padat Agenda Luar Kantor dan Tugas Plt.
Menanggapi isu tersebut, Janatal Manurung secara tegas memberikan jawaban gamblang dan membantah tudingan miring yang diarahkan kepadanya. Ia menjelaskan bahwa mobilitasnya yang tinggi di luar kantor merupakan bagian dari tanggung jawab besar yang tengah diembannya saat ini.
Sejak awal Juli hingga November 2026, Kepala Dinas Sosial Sergai, dr. Syari Aldy Saragih, sedang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (Diklat PIM) JPT Pratama di Badan Diklat Banda Aceh. Dampaknya, roda kepemimpinan dan tugas-tugas lintas instansi secara otomatis didelegasikan kepada Janatal selaku Sekretaris Dinas.
“Semua pekerjaan Pak Kadis yang berkaitan dengan lintas instansi harus saya ikuti dan kerjakan. Saya menjalankan pekerjaan kantor tidak ada waktu libur; pagi, siang, malam, dan hari libur juga kerja. Pak Kadis selaku pimpinan juga mengetahui semua apa yang saya kerjakan dan saya selalu lapor kepada beliau,” jelas Janatal, Kamis malam (03/09/2026).
Rincian Kegiatan Resmi dan Bukti Dokumen.
Untuk memperkuat sanggahannya, Janatal membeberkan rentetan agenda dinas resmi yang menyita waktunya di luar meja kantor pada tanggal-tanggal yang dipertanyakan publik, lengkap dengan lampiran surat panggilan rapat resmi (PDF) dan dokumentasi foto kegiatan:
1. 25 Agustus: Menghiri acara Maulid Nabi di Sekolah Rakyat Terintegrasi Sergai (Hari Libur).
2. 26 Agustus: Menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Sergai.
3. 28–29 Agustus: Mengikuti kegiatan Dinas Kesehatan Sergai di Tebing Tinggi.
4. 2 September: Menghadiri Rapat Dialog Kinerja bersama Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda di ruang kerja Bupati, dilanjutkan Rapat Penilaian Maladministrasi Ombudsman di Aula Tengku Rizal, serta Bimtek Maturitas SPIP di Aula Inspektorat.
5. 3 September: Mengikuti Rapat Integrated Sustainability Movement di Aula Sultan Sulaiman Pemkab Sergai dan Rapat Evaluasi Program Sekolah Rakyat bersama Kementerian Sosial.
Ia juga menambahkan bahwa internal Dinas Sosial Sergai tetap solid berkat koordinasi berjenjang yang aktif melalui grup WhatsApp bersama para Kabid dan Kasubbag. Demi menjaga kebersamaan, pihaknya bahkan sempat menggelar perlombaan HUT RI ke-81 serta makan bersama dengan seluruh staf dan anak PKL secara sederhana.
Hak Tolak Jurnalis dan Tanggapan Atasan.
Di sisi lain, Janatal sempat mempertanyakan latar belakang dan identitas sumber informasi yang melapor kepada wartawan demi menghindari unsur fitnah. Namun, awak media memilih menjaga Hak Tolak sesuai Kode Etik Jurnalistik demi melindungi kerahasiaan identitas informan lapangan.
“Mengenai siapa yang memberikan informasi, tidak dapat saya beritahukan karena itu merupakan kode etik kami sebagai orang lapangan dalam mencari informasi. Jwaban Pak Sekretaris ini menjadi ruang sanggahan yang membuat informasi ini menjadi klir,” jawab Syahrial, awak media yang melakukan konfirmasi.
Sementara itu pada hari yang sama, upaya konfirmasi lanjutan juga telah dikirimkan kepada Kepala Dinas Sosial Sergai, dr. Syari Aldy Saragih, selaku atasan langsung. Namun hingga berita ini ditayangkan, pesan konfirmasi yang dikirimkan telah terkirim (centang dua) tetapi belum mendapatkan respons resmi.
Kini, dengan adanya transparansi data agenda dinas yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas Sosial, penilaian sepenuhnya dikembalikan kepada publik secara objektif. (Syahrial).







