Menu ✖

Mode Gelap
Dugaan Upah Kutip Kompo Tersendat, Asisten Afdeling 2 Kebun Tanah Raja PTPN IV Regional 1 Memilih Bungkam. MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Gibran Tetap Sah Sebagai Wakil Presiden RI Minimnya Pengawasan, Proyek Berjalan Tanpa Papan Plang PT PHPO Belawan Salurkan Beasiswa Prestasi ke SMKN 3 Medan Diduga Anti-Kritik, Oknum Pejabat Kebun Rambutan PTPN IV Blokir dan Bungkam Saat Dikonfirmasi Soal Tekhnis Kutip Kompo. Luncurkan Program Jaksa Sahabat Pendidik, Kajatisu Muhibuddin Nyatakan Siap Serta Komit Mengawal Dan Mendukung Kemajuan Pendidikan Di Sumatera Utara

Nasional

Seorang Ayah Di Kabupaten Serdang Bedagai Maafkan Perbuatan Anaknya Dengan Tulus, Demi Keutuhan Hubungan Keluarga, Jaksa Selesaikan Perkara KDRT Melalui Restoratif Justice

badge-check


					Seorang Ayah Di Kabupaten Serdang Bedagai Maafkan Perbuatan Anaknya Dengan Tulus, Demi Keutuhan Hubungan Keluarga, Jaksa Selesaikan Perkara KDRT Melalui Restoratif Justice Perbesar

Medan – MI.Org. [17/7/2026], Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, SH.,MH memutuskan untuk menyelesaikan perkara pidana antara ayah dan anak Kandung di kabupaten serdang Bedagai dengan pendekatan keadilan restoratif, sehingga anak pelaku penganiayaan terhadap ayahnya bebas dari tuntutan pidana.

Keputusan itu ditetapkan oleh Kajati setelah menerima pemaparan dalam ekspose Mekanisme Keadilan Restoratif (MKR) secara langsung dari PLT Kajari Serdang Bedagai Bani Imanuel Ginting, SH.,MH bersama Kasi Pidana Umum serta Jaksa fasilitator Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai yang di gelar di ruang rapat lantai II Kejati Sumut pada hari Rabu tanggal 15 Juli 2026.

Dari pemaparan tim Jaksa Fasilitator, diketahui peristiwa pidana tersebut terjadi pada hari Selasa 19 Mei 2026 pukul 21.00 WIB, tersangka Jepri Manurung meminjam sepeda motor dan meminta uang untuk memberli makan kepada saksi korban Djaudin Manurung, karena korban menolak kemudian tersangka terseinggung dan emosi kemudian melakukan tindakan kekerasan kepada saksi korban yang merupakan ayah kandungnya sehingga mengakibatkan luka ringan pada kaki korban, akibat perbuatannya terhadap tersangka kemudian dilakukan proses hukum dengan sangkaan melanggar Pasal 5 huruf a Jo Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga Jo Pasal 79 Undang-Undang No 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Saat memimpin ekspose, Kajati turut didampingi Wakajati Eko Adhyaksono, SH.,MH, Aspidum Kejati Sumut Suhendri, SH.,MH, serta jajaran bidang pidana umum Kejati Sumatera Utara.

Usai mendengarkan paparan, Kajati Muhibuddin kemduian menyetujui penerapan restorative justice, dia menyampaikan bahwa penerapan mekanisme keadilan restorative dilakukan sebagai bukti hadirnya Jaksa ditengah tengah masyarakat dengan mengedepankan humanisme dan kearifan lokal, *”Restoratif justice merupakan kebijakan pimpinan Kejaksaan yang bertujuan untuk menciptakan kedamaian dan ketentraman di tengah masyarakat terlebih ditengah keluarga, hal ini sejalan dengan cita cita dalam KUHP nasional saat ini yang mengutamakan pemulihan keadaan dan demi menjaga stabilitas hubungan sosial di masyarakat sehingga jika terjadi suatu perkara agar tidak menjadi bibit perpecahan atau dendam”*, tentunya ini harus sesuai syarat ketat yang ditentukan dalam aturan penerapannya. Ujar Kajatisu.

Kaperwil ( Junaidi Ginting )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Gibran Tetap Sah Sebagai Wakil Presiden RI

7 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Sengketa Tanah Wakaf Memanas di Desa Sungai Raya, Warga Muslim Desa Sungai Raya Pasang Plang dan Minta Kades dan 12 orang pembuat hibah palsu di Proses Hukum

5 Oktober 2026 - 02:50 WIB

Warga Resah, Rekonstruksi Jalan Gang Karya 7 Pangkalan Mashur Dikebut Sehari Asal Jadi dan Tanpa Plang

5 Oktober 2026 - 02:43 WIB

Gerak Cepat Bupati Karo Antonius Ginting Atasi Banjir, Drainese Simpang Enam Lau Dah Kabanjahe Direvitalisasi

4 Oktober 2026 - 10:49 WIB

10 Tahun Terlupaken, Kini Jalan Udara – Simpang Empat Di Perbaiki di Era Bupati Antonius Ginting

4 Oktober 2026 - 05:34 WIB

Trending di Nasional