Menu

Mode Gelap
MASYARAKAT SUBULUSSALAM KRITIK HAK INTERPELASI DPRK SUBULUSSALAM, SEOLAH HANYA WALIKOTA YANG BERTANGGUNG JAWAB Hadiri Pelantikan KORMI Sumut, Bobby Nasution Sebut Daffasya Sinik Adik Gubernur Sumut PD IPA Nias Selatan Apresiasi Gubsu Bobby Nasution atas Peresmian Jembatan PP ISARAH: UNIVA Medan dan Labuhanbatu Harus Jadi Pusat SDM Unggul dan Berdaya Saing MASYARAKAT SUBULUSALAM MEMINTA AUDIT MASIF ANGGARAN DANA DESA 2022-2024, DIDUGA DIEMBAT DAN DISEDIAKAN OKNUM Polres Sergai Tolak Laporan Wartawan Terkait Penutupan Sepihak Saluran Irigasi di Desa Sei Rejo, Dinilai Ada Kejanggalan.

News

MASYARAKAT SUBULUSSALAM KRITIK HAK INTERPELASI DPRK SUBULUSSALAM, SEOLAH HANYA WALIKOTA YANG BERTANGGUNG JAWAB

badge-check


					MASYARAKAT SUBULUSSALAM KRITIK HAK INTERPELASI DPRK SUBULUSSALAM, SEOLAH HANYA WALIKOTA YANG BERTANGGUNG JAWAB Perbesar

Subulussalam,Aceh||MediaIndonesia Anggaran 2026 Belum Tuntas Penggunaan Hak Angket Dinilai Belum Layak, Masyarakat Subulussalam mengungkapkan kekhawatiran terhadap langkah interpelasi yang diajukan.

Dewan Perwakilan Rakyat Kota Subulussalam (DPRK) kepada Pemerintahan Walikota Haji Rasid Bancin. ( HRB ) Masa Jabatan Walikota yang belum genap dua tahun membuat langkah tersebut dianggap tidak sesuai dengan harapan yang seharusnya fokus pada kemajuan daerah.

Menurut tokoh masyarakat yang diwawancarai, seharusnya DPRK lebih banyak berkontribusi dalam pemikiran dan perencanaan untuk kemajuan Subulussalam.,

Namun kenyataan menunjukkan, pembahasan anggaran yang seharusnya dilakukan secara kolaboratif antara eksekutif dan legislatif justru berujung pada upaya yang dianggap memojokkan walikota.

“Seolah hanya wali kota yang bertanggung jawab penuh terkait anggaran pemerintah Kota ini, terasa aneh dan tidak masuk akal, seolah DPRK tidak memperdulikan nasib kota dan hanya memikirkan kepentingan kelompok sendiri,” ujar tokoh tersebut.

 

Sampai saat ini, pembahasan anggaran tahun 2026 masih belum mencapai titik temu. Kondisi ini semakin memprihatinkan ketika pihak dewan mengindikasikan akan menggunakan hak angket, yang oleh sebagian masyarakat dianggap sebagai upaya untuk menjatuhkan walikota.

 

Masyarakat juga mengajukan pertanyaan mendasar terkait kesesuaian langkah tersebut. “Kita bertanya-tanya, apakah sudah layak bagi DPRK Subulussalam menggunakan hak angket? Pasalnya, angka-angka yang disebutkan terkait devisit anggaran hingga kini belum jelas dan tidak memiliki dasar data yang kuat,” tambahnya.

 

(Redaksi)

MEDIAINDONESIA

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MASYARAKAT SUBULUSALAM MEMINTA AUDIT MASIF ANGGARAN DANA DESA 2022-2024, DIDUGA DIEMBAT DAN DISEDIAKAN OKNUM

13 Februari 2026 - 02:40 WIB

Undangan Dialog Multipihak di Gunung Sitoli: Upaya Pecahkan Masalah Konflik Perusahaan dan Masyarakat Subulussalam.

8 Februari 2026 - 10:51 WIB

KUNJUNGAN KERJA KEPALA KEJAKSAAN TINGGI ACEH BESERTA ROMBONGAN KE KEJAKSAAN NEGERI SUBULUSSALAM

7 Februari 2026 - 04:21 WIB

Diduga Serobot Lahan Desa, Ratusan Hektare Wilayah Seuneubok Jaya Masuk HGU PT ASN Tanpa Ganti Rugi dan Plasma

7 Februari 2026 - 01:49 WIB

KEPALA PENGADILAN TINGGI ACEH TOLAK LAHAN PEMBANGUNAN GEDUNG PN SUBULUSSALAM . LAKI DESAK PENYIDIK MAHKAMAH AGUNG DAN KEJAKSAAN AGUNG BEKERJA

4 Februari 2026 - 09:25 WIB

Trending di News