Menu

Mode Gelap
CYEA: Kepemimpinan Darmawan Prasodjo dan Yusuf Didi Setiarto Menjadi Momentum Penguatan Transformasi PLN dan Agenda Energi Nasional Sorotan K3 di Kebun Rambutan PTPN IV Regional 1: Pekerja Tanpa APD Lengkap Hingga Dugaan Pelibatan Anak Dibawah Umur. Dugaan Pembiaran TBM di PTPN IV Regional 2 Kebun Melati yang Terlihat Tak Terawat, Anggaran Perawatan Dipertanyakan. GMNI Medan Gelar Aksi di DPRD, Soroti “Indonesia Krisis Kebijakan” dan Nyatakan Mosi Tidak Percaya Warga Miskin di Desa Lidah Tanah Punya KKS Tersisih Tidak Dapat Bansos Jadi Sorotan. DPP LSM GEMPUR Desak Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Dana Desa di Dua Desa Kabupaten Simalungun.

News

MASYARAKAT SUBULUSSALAM KRITIK HAK INTERPELASI DPRK SUBULUSSALAM, SEOLAH HANYA WALIKOTA YANG BERTANGGUNG JAWAB

badge-check


					MASYARAKAT SUBULUSSALAM KRITIK HAK INTERPELASI DPRK SUBULUSSALAM, SEOLAH HANYA WALIKOTA YANG BERTANGGUNG JAWAB Perbesar

Subulussalam,Aceh||MediaIndonesia Anggaran 2026 Belum Tuntas Penggunaan Hak Angket Dinilai Belum Layak, Masyarakat Subulussalam mengungkapkan kekhawatiran terhadap langkah interpelasi yang diajukan.

Dewan Perwakilan Rakyat Kota Subulussalam (DPRK) kepada Pemerintahan Walikota Haji Rasid Bancin. ( HRB ) Masa Jabatan Walikota yang belum genap dua tahun membuat langkah tersebut dianggap tidak sesuai dengan harapan yang seharusnya fokus pada kemajuan daerah.

Menurut tokoh masyarakat yang diwawancarai, seharusnya DPRK lebih banyak berkontribusi dalam pemikiran dan perencanaan untuk kemajuan Subulussalam.,

Namun kenyataan menunjukkan, pembahasan anggaran yang seharusnya dilakukan secara kolaboratif antara eksekutif dan legislatif justru berujung pada upaya yang dianggap memojokkan walikota.

“Seolah hanya wali kota yang bertanggung jawab penuh terkait anggaran pemerintah Kota ini, terasa aneh dan tidak masuk akal, seolah DPRK tidak memperdulikan nasib kota dan hanya memikirkan kepentingan kelompok sendiri,” ujar tokoh tersebut.

 

Sampai saat ini, pembahasan anggaran tahun 2026 masih belum mencapai titik temu. Kondisi ini semakin memprihatinkan ketika pihak dewan mengindikasikan akan menggunakan hak angket, yang oleh sebagian masyarakat dianggap sebagai upaya untuk menjatuhkan walikota.

 

Masyarakat juga mengajukan pertanyaan mendasar terkait kesesuaian langkah tersebut. “Kita bertanya-tanya, apakah sudah layak bagi DPRK Subulussalam menggunakan hak angket? Pasalnya, angka-angka yang disebutkan terkait devisit anggaran hingga kini belum jelas dan tidak memiliki dasar data yang kuat,” tambahnya.

 

(Redaksi)

MEDIAINDONESIA

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Miskin di Desa Lidah Tanah Punya KKS Tersisih Tidak Dapat Bansos Jadi Sorotan.

17 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemukiman Warga Desa Bogak Besar Diserbu Ribuan Lalat, Guna Cari Solusi, Warga Desak Adakan Mediasi Antara Pengusaha Ternak Ayam dan Pemerintah.

11 Juni 2026 - 15:03 WIB

SMK Tarbiyah Islamiyah di Deli Serdang Kebakaran

11 Juni 2026 - 06:07 WIB

Akibat Mati Lampu, Pasangan Suami Istri Tewas setelah Nekat Tidur di Dalam Mobil

5 Juni 2026 - 11:35 WIB

Daerah Medan Utara Marak Kasus Kejahatan Dipicu Bebasnya Praktik Perjudian dan Peredaran Narkoba

29 Mei 2026 - 02:21 WIB

Trending di News