Menu

Mode Gelap
Kadis Pertanian Sergai Bungkam, Proyek Pintu Air Sei Rejo Anggaran 2024 , Diduga Masih Bermasalah, Namun Diterima Dinas Pertanian Sergai. Momen Ramadhan Penuh Kebahagiaan: RSUD Kota Subulusalam Aceh Santuni Anak Yatim Karyawan Dan Pegawainya Hutan Dirambah di Sukarame LSM LPPN Desak Dinas Kehutanan Sumut Tindak Tegas Pelaku Fisik Bangunan Diduga Tidak Sesuai RAB, Proyek Oplah Sawah Non Rawa 150 Hektare di Desa Sei Rampah Terindikasi Bermasalah. Cari Penerus Da’i Muda: Gebyar Ramadhan KOMDAM Sumut Jadi Wadah Kreativitas Hidupkan Budaya Melayu Tasyakuran II Tahun Permada Desa Teluk Piai: Momentum Perkuat Sinergi Mahasiswa dan Pemuda

News

MASYARAKAT SUBULUSSALAM KRITIK HAK INTERPELASI DPRK SUBULUSSALAM, SEOLAH HANYA WALIKOTA YANG BERTANGGUNG JAWAB

badge-check


					MASYARAKAT SUBULUSSALAM KRITIK HAK INTERPELASI DPRK SUBULUSSALAM, SEOLAH HANYA WALIKOTA YANG BERTANGGUNG JAWAB Perbesar

Subulussalam,Aceh||MediaIndonesia Anggaran 2026 Belum Tuntas Penggunaan Hak Angket Dinilai Belum Layak, Masyarakat Subulussalam mengungkapkan kekhawatiran terhadap langkah interpelasi yang diajukan.

Dewan Perwakilan Rakyat Kota Subulussalam (DPRK) kepada Pemerintahan Walikota Haji Rasid Bancin. ( HRB ) Masa Jabatan Walikota yang belum genap dua tahun membuat langkah tersebut dianggap tidak sesuai dengan harapan yang seharusnya fokus pada kemajuan daerah.

Menurut tokoh masyarakat yang diwawancarai, seharusnya DPRK lebih banyak berkontribusi dalam pemikiran dan perencanaan untuk kemajuan Subulussalam.,

Namun kenyataan menunjukkan, pembahasan anggaran yang seharusnya dilakukan secara kolaboratif antara eksekutif dan legislatif justru berujung pada upaya yang dianggap memojokkan walikota.

“Seolah hanya wali kota yang bertanggung jawab penuh terkait anggaran pemerintah Kota ini, terasa aneh dan tidak masuk akal, seolah DPRK tidak memperdulikan nasib kota dan hanya memikirkan kepentingan kelompok sendiri,” ujar tokoh tersebut.

 

Sampai saat ini, pembahasan anggaran tahun 2026 masih belum mencapai titik temu. Kondisi ini semakin memprihatinkan ketika pihak dewan mengindikasikan akan menggunakan hak angket, yang oleh sebagian masyarakat dianggap sebagai upaya untuk menjatuhkan walikota.

 

Masyarakat juga mengajukan pertanyaan mendasar terkait kesesuaian langkah tersebut. “Kita bertanya-tanya, apakah sudah layak bagi DPRK Subulussalam menggunakan hak angket? Pasalnya, angka-angka yang disebutkan terkait devisit anggaran hingga kini belum jelas dan tidak memiliki dasar data yang kuat,” tambahnya.

 

(Redaksi)

MEDIAINDONESIA

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KELOMPOK TANI SIDOREJO AJUKAN RDP, TUNTUT PENYELESAIAN SENGKETA LAHAN PERTANIAN

25 Februari 2026 - 03:02 WIB

PT GSS SUBULUSALAM: JANJI MANIS TERJADI PELANGGARAN, PEMKO DIDUGA LEMAH TINDAK

23 Februari 2026 - 13:17 WIB

PT GSS Didesak Tertibkan Diri – Pencemaran Lingkungan di Subulussalam Berlanjut, Warga Kecewa

20 Februari 2026 - 12:41 WIB

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Mengimbau Masyarakat Untuk Melapor Jika Menemukan Praktik Pvngut4n Lli4r (pvn9li) Saat Mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM). 

20 Februari 2026 - 12:29 WIB

KETIDAK SINKRONAN DPRK DAN WALIKOTA SUBULUSSALAM TERUNGKAP, MASYARAKAT DUKUNG PENYELIDIKAN NASIONAL

19 Februari 2026 - 05:35 WIB

Trending di News