Menu

Mode Gelap
Launching Kebun Plasma Tiga Desa, PT Laot Bangko Gandeng Pemko Subulussalam TPA Sampah di Kebun Adolina Jadi Sorotan Tajam Publik, Namun Sikap Boy R. Sihombing Kabid PKP LH Sergai Tertutup dan Tidak Konsisten, “Timbulkan Tanda Tanya.” PT PHPO KIM Bantu Pemasangan Paving Block di Lorong Gereja Desa Saentis Peduli Akan Sampah, Made Hiroki Dukung Pembangunan PSEL di TPA Suwung. Dua Kali Mangkir Pemeriksaan Mantan Dirut PT Graha Konstruksi Sejati Ditangkap di Jakarta Hampir 3 Bulan Kasus Pencemaran Sungai Liberia Tanpa Ada Kejelasan, Kinerja dan Integritas Reza Firmansyah Kadis Perkim & LH Sergai Dipertanyakan.

Berita

Manager Kebun Tanah Raja Bungkam Ketika Dikonfirmasi Resmi Terkait Dugaan Korupsi Kutip Kompo, Penderes Diduga Ditipu Vendor.

badge-check


					Manager Kebun Tanah Raja Bungkam Ketika Dikonfirmasi Resmi Terkait Dugaan Korupsi Kutip Kompo, Penderes Diduga Ditipu Vendor. Perbesar

SERGAI – Media Indonesia – Manajemen PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja, Serdang Bedagai, diduga kuat menutup diri terkait adanya praktik pekerjaan kutip kompo pada tanaman karet yang dinilai tidak sesuai prosedur. Hal ini mencuat setelah Manager Kebun Tanah Raja enggan memberikan klarifikasi resmi meskipun surat konfirmasi telah dilayangkan oleh awak media pada hari Senin, 23 Februari 2026.

 

Pekerjaan kutip kompo yaitu pengambilan sisa-sisa lateks kering atau bekuan karet pada mangkok yang seharusnya dikelola secara transparan oleh vendor melalui proses tender, diduga menyimpang dari aturan tekhnis penerapannya dilapangan.

 

Bungkamnya Manajemen ketika Konfirmasi resmi yang diajukan mengenai teknis pekerjaan kutip kompo, tidak mendapat tanggapan dari Manager Kebun Tanah Raja tentu menjadi tanda tanya besar bagi publik.

 

Vendor Diduga Hanya Formalitas: Keberadaan vendor selaku mitra kerja di Kebun Tanah Raja diduga hanya sebatas formalitas, sementara pekerjaan teknis di lapangan seringkali dibebankan kembali ke penderes tanpa transparansi upah yang jelas.

Penderes Dirugikan: Adanya perubahan teknis pekerjaan kutip kompo disinyalir merugikan penderes, yang mengakibatkan nasib penderes tragis karena diduga ditipu oleh manajemennya sendiri.

Ketidaksesuaian Prosedur: Pengerjaan kutip kompo yang seharusnya diselesaikan vendor, kenyataannya dilakukan oleh penderes, namun terjadi ketidakjelasan mengenai pertanggungjawaban pembayaran.

 

“Sikap bungkamnya manajemen ini memunculkan dugaan kuat adanya praktik korupsi atau penyalahgunaan jabatan dalam pengelolaan vendor kompo di Kebun Tanah Raja.”

 

Karyawan penderes berharap adanya investigasi mendalam dari pihak PTPN IV Regional 1 maupun instansi terkait, termasuk Kejaksaan atau Kepolisian, untuk memeriksa dugaan tindak pidana korupsi yang merugikan penderes dan keuangan perusahaan.

 

Hingga berita ini diturunkan pada hari Kamis, (05/03/2026), surat konfirmasi yang dikirimkan belum mendapat jawaban resmi dari pihak manajemen Kebun Tanah Raja. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peduli Akan Sampah, Made Hiroki Dukung Pembangunan PSEL di TPA Suwung.

15 April 2026 - 02:43 WIB

Sosok Caketum HIPMI Dr. Anthony Leong di Mata Pengusaha Muda Maxie Asmara.

14 April 2026 - 09:11 WIB

Bukit Indah Simarjarunjung Tempat Liburan Romantis Arjun & Amel, View Danau Toba Bikin Takjub

13 April 2026 - 13:19 WIB

Pabrik Cat di Medan Labuhan Terbakar, Beberapa Kali terdengar Beberapa Kali Ledakan

9 April 2026 - 17:15 WIB

Syafii Efendi Gugah Motivasi dan Semangat Ratusan Guru Tapsel

9 April 2026 - 01:49 WIB

Trending di Berita