Menu

Mode Gelap
Dugaan Pencemaran Udara, Abu Kilang Padi Aki di Jalinsum Sei Rampah Dikeluhkan Warga dan Ditegur DLH Sergai. Minta Usut Dugaan Mafia BBM Solar “Wak Uteh” Belawan, HIMMAH Sumut Nyatakan Dukungan ke Kapolda Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Penggelapan Klaim Asuransi Jiwa di Nias Selatan, Minta Polres Bertindak Tegas Moment Haru Perpisahan Jajaran Pegawai Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dengan Dr. Harli Siregar, SH., M.Hum Mahasiswa Lakukan Penyegelan Simbolik di Pabrik Kecap Angsa, DPRD Medan Jadwalkan RDP PENYIDIK KEJATI SUMUT GELEDAH KANTOR SATUAN KERJA PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN SUMATERA II TERKAIT DUGAAN KORUPSI PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN TA.2023/2024 DENGAN TOTAL ANGGARAN MENCAPAI 64 MILIAR.

Ragam

Dugaan Pencemaran Udara, Abu Kilang Padi Aki di Jalinsum Sei Rampah Dikeluhkan Warga dan Ditegur DLH Sergai.

badge-check


					Dugaan Pencemaran Udara, Abu Kilang Padi Aki di Jalinsum Sei Rampah Dikeluhkan Warga dan Ditegur DLH Sergai. Perbesar

SERGAI – Media Indonesia – Warga Dusun 9, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), mengeluhkan abu hasil dari aktivitas kilang padi milik Aki yang berlokasi di pinggir Jalinsum, tepatnya di depan Kantor Koramil 10/SR. Abu kilang padi tersebut sangat halus berterbangan sampai ke pemukiman masyarakat disekitaran kilang padi, dan diduga abu sisa penggilingan mencemari lingkungan, mengganggu pernapasan, serta mengotori pakaian yang dijemur warga.

Berdasarkan penelusuran awak media pada Senin (27/4/2026), pemilik kilang padi, Aki, saat dikonfirmasi via WhatsApp terkait keluhan warga mengenai abu kilang padi dan bau dari ternak ayam, Aki membantah hal tersebut. “Udah kita tutup, jadi darimana keluar abunya? Kalau apa tanya aja di kantor Koramil depan aku, aku juga anggota,” jawabnya singkat, dan ketika ditanya anggota apa, Tanha, jawabnya.

“Usa pun tg tutup abu dr mn gl pun jarang ayam brp ekor uda uda a 45 thn aku di st tg tutup nja aja. Tanjak dpn ktr koramir di dpn aku. Sy jgk angota
Tanha. ”

Namun, pernyataan berbeda muncul dari Kepala Dusun (Kadus) Dusun 9, Ica Hutajulu. Saat dikonfirmasi pada Selasa (28/4/2026), Kadus awalnya sempat menyebut situasi aman dan tidak ada masalah. Namun, ketika dikonfrontasi mengenai adanya laporan warga bermarga Sinaga sekitar sebulan lalu, Kadus mengakui adanya keluhan tersebut.

“Benar ada pak (warga melapor). Maaf pak, karena mulai dari yang masih di kandungan hingga orang meninggal saya tangani, jadi saya lupa,” ujar Kadus. Ia menambahkan, pihak desa telah merespons dengan memanggil pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sergai. “Kilang padinya mendapatkan teguran (dari DLH),” tegasnya.

“Sore. Maaf baru berkabar Pak
Sepengetahuan saya aman dan ndak ada masalah Pak.

Syahrial: Tapi, saya baru dapat keterangan adanya warga yang komplain seperti maslah abu nya buk Kadus, karena bisa mengganggu pernapasan, dan terlihat ketika masyarakat menjemur pakaian karena ada menempel abunya buk Kadus.

Buk Ica Hutajulu Kadus 9 Firdaus.: Ijin Pak, Mungkin karna Bapak sebagai media makanya mereka lapor
Tapi saya liat juga ini rumah yang dipinggir jalan lintas Pak
Tambah lagi rumah dipinggir jalan lintas yang otomatis juga rutinitas terdampak polusi abu apalagi dari kendaraan lewat yang tak terhitung.

Syahrial: Jadi apa hasilnya dari pengamatan buk Kadus.

Buk Ica Hutajulu Kadus 9 Firdaus.: Sejauh ini Pak belum ada warga yang komplain ke saya.

Syahrial: Izin buk Kadus, menurut informasi yang saya terima, bahwasanya ada warga yang bermarga Sinaga ada yang menghadap ke buk Kadus sekitar sebulan yang lalu menyampaikan keberatan mengenai dampak darI aktivitas kilang padi tersebut, apa benar demikian buk Kadus.

Buk Ica Hutajulu Kadus 9 Firdaus.: Ijin Pak, Ada Pak, dan pihak lingkungan hidup juga udah turun tangan Pak terkait keluhan masyarakat.

Syahrial: Awalnya buk Kadus bilang nggak ada masalah dan nggak ada warga yang mengeluhkan dengan aktivitas kilang padi tersebut, dan sekarang ada warga yang pernah mengeluh kan, kan bertolak belakang keterangan buk Kadus dari sebelumnya, buk Kadus.

Buk Ica Hutajulu Kadus 9 Firdaus.: Aduh Pak yaa, Masalah dan pekerjaan yang saya hadapi bukan hanya 1 atau 2 saja
Dari yang masih dalam kandungan hingga yang meninggal pun saya tangani
Jadi namanya manusia Pak ada titik kekhilafan.

Seingat saya itu udah saya jelaskan pada saat jumpa dengan Pak Sinaga waktu itu

Buk Ica Hutajulu Kadus 9 Firdaus.: Kalau merespon sudah jelas ada Pak
Itulah kami terjun langsung bersama pihak Lingkungan Hidup.

Buk Ica Hutajulu Kadus 9 Firdaus.: Terima kasih respon baiknya Pak
Saya sama sekali ndak mengeluh kok Pak sebagai kadus
Bapak mencintai pekerjaan Bapak begitu juga saya
Mungkin karna kita melalui wa Pak terjadi kesalahpahaman diantara kita.

Buk Ica Hutajulu Kadus 9 Firdaus.: Intinya pihak Kilang mendapat teguran Pak.

Buk Ica Hutajulu Kadus 9 Firdaus.: Salam kenal dari saya ya Pak🙏🏻

Menanggapi hal ini dan sesuai dengan keterangan buk Kadus, menandakan apa yang dikeluhkan warga itu benar adanya bukan yang dibuat – buat meskipun Aki pemilik usaha kilang padi membantahnya dan buk Kadus awalnya juga membantah dengan mengatakan tidak ada masalah, namun setelah dikonfirmasi lebih jauh ada masalah dengan adanya teguran dari pihak dinas LH Sergai ke kilang padi tersebut.

Jadi, warga berharap ada solusi konkret karena polusi abu ini berdampak buruk bagi kesehatan, terutama risiko sesak napas dan gatal-gatal pada kulit. Warga meminta pihak kilang padi agar tidak defensif dan serius memperbaiki sistem pengolahan limbah dan terbuka kepada masyarakat sekitar yang terdampak dan terus jalin komunikasi yang baik.

Diharapkan juga pihak Dinas LH Sergai agar bertindak tegas dan proaktif menindaklanjuti teguran tersebut, dan terus memantau mengingat adanya indikasi keluhan warga terbukti dengan ditegurnya pihak kilang padi. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Ikan, Wakil Wali Kota Sibolga Diperiksa Polda Sumut Sampai Malam

23 April 2026 - 11:13 WIB

Manager Kebun Tanah Raja Bungkam Ketika dikonfirmasi secara resmi, terkait karyawan yang Tanpa APD Lengkap Ketika Bekerja.

28 Februari 2026 - 01:03 WIB

Gesuri Mesias Bintang Merah Anggota Dewan DPRD Kota Tangerang Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan Bersama Anggota PAC PDI perjuangan Ciledug.

27 Februari 2026 - 16:38 WIB

Karyawan Memanen Dibawah Jaringan Listrik Tegangan Tinggi Tanpa APD, Manager Kebun Rambutan Bungkam Saat Dikonfirmasi Resmi.

25 Februari 2026 - 23:14 WIB

Tingkatkan Sinergitas, Management PT Socfindo Kebun Matapao Terima Audensi Awak Media Dalam Suasana Kekeluargaan.

24 Februari 2026 - 12:19 WIB

Trending di Ragam