Menu

Mode Gelap
Warga Dugaan Korban Penganiayaan Pihak Keamanan Kebun Adolina Resmi Buat Laporan Polisi, Manager Kebun Adolina Bantah Dugaan Penganiayaan. Wujudkan Kepastian Dan Keadilan Hukum, Buronan Tindak Pidana Perlindungan Anak Asal Pematang Siantar Berhasil Dibekuk Intelijen Kejaksaan Di Bandara Soekarno Hatta Humas PT Lonsum Kebun Rambong Sialang Pilih Bungkam dan Ingkar Janji, Terkait Dugaan Penganiayaan Warga di PT Lonsum. PT PHPO Belawan Gelar Sunatan Massal Warga Dusun 6 dan Pengusaha Ternak Ayam Capai Kesepakatan, Pemerintah Kecamatan Teluk Mengkudu dan Pemdes Bogak Besar Sukses Gelar Mediasi Antara Warga Dusun 6 Dengan Pengusaha Ternak Ayam. Larang Ambil Dokumentasi Ketika Meliput Mediasi Antara Warga Dusun 6 Dengan Pengusaha Ternak Ayam di Kantor Desa Bogak Besar, Oknum Kadus Diduga Halangi Tugas Pers.

Berita

Ketua PW IPA Sumut Minta Hiburan Malam Ditutup Selama Ramadhan

badge-check


					Ketua PW IPA Sumut Minta Hiburan Malam Ditutup Selama Ramadhan Perbesar

Media Indonesia | Medan — Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Al Washliyah (PW IPA) Sumatera Utara, Ahmad Irham Tajhi, S.H., S.Sos, mengimbau pemerintah daerah dan aparat terkait untuk menutup sementara operasional tempat hiburan malam selama bulan suci Ramadhan.

Menurutnya, Ramadhan merupakan bulan yang harus dijaga kesuciannya, baik dari sisi ibadah maupun suasana sosial di tengah masyarakat.

“Ramadhan ini bulan suci. Jangan sampai dicederai kesuciannya dan kebersihannya. Kita ingin suasana Ramadhan lebih kondusif, nyaman, dan penuh kekhusyukan,” tegas Ahmad Irham Tajhi, Senin (17/02/2026).

Ia menilai, keberadaan hiburan malam yang tetap beroperasi selama Ramadhan dapat memicu keresahan masyarakat, sekaligus berpotensi menimbulkan aktivitas yang tidak selaras dengan nilai-nilai moral dan keagamaan.

PW IPA Sumut juga berharap pemerintah tidak ragu mengambil langkah tegas demi menjaga ketertiban umum, serta menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Kami mengajak semua pihak untuk sama-sama menjaga marwah Ramadhan. Ini bukan soal melarang orang mencari nafkah, tapi soal menghormati momentum suci yang hanya datang setahun sekali,” ujarnya.

Di akhir, Ahmad Irham Tajhi mengajak masyarakat untuk menjaga ketenangan, keamanan, dan saling menghormati selama Ramadhan, demi terciptanya suasana yang kondusif, damai dan penuh keberkahan di Sumatera Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Dugaan Korban Penganiayaan Pihak Keamanan Kebun Adolina Resmi Buat Laporan Polisi, Manager Kebun Adolina Bantah Dugaan Penganiayaan.

30 Juli 2026 - 23:41 WIB

Humas PT Lonsum Kebun Rambong Sialang Pilih Bungkam dan Ingkar Janji, Terkait Dugaan Penganiayaan Warga di PT Lonsum.

30 Juli 2026 - 06:15 WIB

Warga Dusun 6 dan Pengusaha Ternak Ayam Capai Kesepakatan, Pemerintah Kecamatan Teluk Mengkudu dan Pemdes Bogak Besar Sukses Gelar Mediasi Antara Warga Dusun 6 Dengan Pengusaha Ternak Ayam.

30 Juli 2026 - 02:07 WIB

Larang Ambil Dokumentasi Ketika Meliput Mediasi Antara Warga Dusun 6 Dengan Pengusaha Ternak Ayam di Kantor Desa Bogak Besar, Oknum Kadus Diduga Halangi Tugas Pers.

29 Juli 2026 - 11:02 WIB

Bungkamnya Inspektorat dan Kadis PMD Sergai Terkait Dugaan Nepotisme BUMDes Mangga Dua Jadi Sorotan, Ada Apa?.

29 Juli 2026 - 00:00 WIB

Trending di Berita