Menu

Mode Gelap
Walikota Medan Lepas Ribuan Khafifah Pawai Ta’aruf MTQ Ke 59 AKBP Adrian Rizky Lubis Ditunjuk Jadi Kasat Reskrim Polrestabes Medan ‎‎ TPA Sampah di Kebun Adolina Meluber ke Areal Tanaman Sawit, Kadis Perkim & LH Sergai dan Kabid PKPLH Pilih Bungkam. Kajati Sumatera Utara Dorong Mahasiswa dan Pemuda Menjaga Sportifitas Dan Semangat Kerjasama Guna Mendukung Pembangunan Berbagai Aspek Di Sumatera Utara DIDUGA TERJADI TINDAK PIDANA KORUPSI PENGADAAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN JALAN TOL MEDAN-BINJAI SEKSI I, II DAN III SEPANJANG 25,441 KM DENGAN TOTAL NILAI Rp.1.170.440.000.000,- (SATU TRILIUN SERATUS TUJUH PULUH MILIAR EMPAT RATUS EMPAT PULUH JUTA RUPIAH), PENYIDIK KEJATI SUMUT GELEDAH DUA LOKASI DI MEDAN. Pabrik Cat di Medan Labuhan Terbakar, Beberapa Kali terdengar Beberapa Kali Ledakan

News

Kades Sukaramai Tinjau Langsung Irigasi Rusak di Pongkolan, Siapkan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa melalui pengajuan ke BBWS Sumatra Utara 

badge-check


					Kades Sukaramai Tinjau Langsung Irigasi Rusak di Pongkolan, Siapkan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa melalui pengajuan ke BBWS Sumatra Utara  Perbesar

Sumatera utara,Sumut|| MediaIndonesia Sukaramai, Pemerintah Desa Sukaramai menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur desa, khususnya sektor pertanian, sebagai implementasi langsung dari Instruksi Presiden (Inpres) No. 2 Tahun 2025 tentang percepatan rehabilitasi jaringan irigasi dan ketahanan pangan nasional.

Kepala Desa Sukaramai, bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat, turun langsung ke lokasi irigasi di Dusun Pongkolan, Jumat (31/07/2025/). Peninjauan ini dilakukan untuk memetakan secara rinci titik-titik kerusakan jaringan irigasi yang selama ini menjadi penghambat produktivitas lahan pertanian warga.

“Kami ingin memastikan bahwa semua titik kerusakan benar-benar terdata dan menjadi prioritas pengajuan perbaikan ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatra Utara. Ini bagian dari ikhtiar kami agar Desa Sukaramai bisa berkontribusi dalam mencapai swasembada pangan nasional,” ujar Kepala Desa Sukaramai.

Selain dokumentasi teknis kerusakan, pemerintah desa juga tengah menyiapkan dokumen pendukung yang dibutuhkan sebagai syarat administratif pengajuan rehabilitasi kepada BBWS Sumut.

Langkah cepat dan proaktif ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka berharap proses pengajuan ke BBWS dapat segera membuahkan hasil sehingga irigasi desa bisa kembali optimal dan mendukung hasil panen yang maksimal.

> “Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi soal kehidupan petani dan ketahanan pangan desa. Kami butuh irigasi yang layak agar sawah bisa kembali produktif,” kata seorang petani di Dusun Pongkolan.

Dengan pendekatan kolaboratif dan gotong royong, pemerintah desa Sukaramai bertekad menjadikan pembangunan irigasi sebagai bagian penting dari agenda pembangunan jangka menengah desa, sejalan dengan kebijakan nasional dan visi besar menuju desa tangguh pangan.

 

Pewarta : IP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Walikota Medan Lepas Ribuan Khafifah Pawai Ta’aruf MTQ Ke 59

11 April 2026 - 15:42 WIB

AKBP Adrian Rizky Lubis Ditunjuk Jadi Kasat Reskrim Polrestabes Medan ‎‎

11 April 2026 - 12:16 WIB

Pabrik Cat di Medan Labuhan Terbakar, Beberapa Kali terdengar Beberapa Kali Ledakan

9 April 2026 - 17:15 WIB

Satu Ruko di Marelan di Lalap Sijago Merah, Satu Orang Meninggal Dunia

9 April 2026 - 10:38 WIB

Dalam Acara Turnamen Anniversary SSB New Soccer Pratama Meriahkan Medan, 35 Tim Dari 8 Daerah Ikut Bertarung Merebutkan Piala Bergengsi DPW Dan DPD Gerakkan Rakyat Sumatera Utara.

29 Maret 2026 - 12:42 WIB

Trending di Headline