Menu

Mode Gelap
Kebun Adolina Terancam Tidak Beroperasi Tahun Depan, Karena Belum Terealisasinya Syarat Untuk Perpanjangan Masa HGU. Penyuluhan Hukum Tim Hukum Jabar Istimewa Kabupaten Bekasi Stop Bullying Mari Berteman Tanpa Kekerasan. Berondolan Banyak Tidak Dikutip, Kebun Tanah Raja Diduga Menyia – Nyiakan Produksi. LSM TRINUSA Resmi Melaporkan Kegiatan Proyek yang Diduga Bermasalah ke Kejari Sergai. Kejari Subulussalam Gelar Penyuluhan Hukum Antikorupsi di SMAS Plus Muhammadiyah Subulussalam Crystal Cakrawala Indah Grup Salurkan Bantuan Bencana Melalui Dhirga Surya Sumut

Nasional

*Evaluasi Kualitas Kendaraan Dinas Operasional, Puslitbang Polri Kunjungi Polres Pelabuhan Belawan*

badge-check


					*Evaluasi Kualitas Kendaraan Dinas Operasional, Puslitbang Polri Kunjungi Polres Pelabuhan Belawan* Perbesar

 

Belawan, MI org

Polres Pelabuhan Belawan menerima kunjungan dari Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri dalam rangka Evaluasi Kualitas Kendaraan Dinas Operasional Kepolisian di satuan kewilayahan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Wira Satya Polres Pelabuhan Belawan dan disambut langsung oleh Pelaksana Tugas Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman, SH., SIK., MM., CPHR., CBA.

‘Tim Puslitbang Polri dipimpin oleh KBP Guno Pitoyo, S.I.K., M.H., bersama AKBP Septi Astuti, S.T., M.T., IPDA Alfian Setyo Nugroho, S.T., dan konsultan dari Universitas Indonesia, Prof. Dr. Drs. Suryadi, M.T.

“Dalam sambutannya, KBP Guno Pitoyo menjelaskan bahwa kendaraan dinas operasional merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di lapangan.

“Kendaraan operasional kepolisian dirancang untuk memiliki mobilitas tinggi, kecepatan, dan ketangguhan di berbagai medan. Dilengkapi dengan sistem komunikasi, sirene, dan lampu rotator, kendaraan ini sangat penting untuk mendukung tugas-tugas seperti patroli, pengawalan, serta penanganan situasi darurat,” jelas KBP Guno Pitoyo.

“Ia menambahkan bahwa kegiatan penelitian ini merupakan bagian dari pelaksanaan Grand Strategic Polri 2025–2045, khususnya dalam pilar Teknologi, Infrastruktur, dan Logistik, dengan fokus pada program modernisasi alat material khusus (Almatsus) sesuai standar Minimum Essential Police Equipment (MEPE).

“Kami berharap dari hasil evaluasi ini, dapat dirumuskan rekomendasi strategis terkait perawatan berkala, peningkatan keamanan, dan pengadaan kendaraan dinas yang benar-benar sesuai kebutuhan fungsi Binmas dan Samapta,” tambahnya.

“Adapun tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk Mengidentifikasi dan menganalisis kondisi kualitas kendaraan dinas operasional pada fungsi Binmas dan Samapta di kewilayahan, dan Merumuskan strategi peningkatan kualitas kendaraan dinas tersebut secara terstruktur dan berkelanjutan.

(Sederhana s Maha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

CAMAT LONGKIB DAN PJ MUKIM LEPASKAN RELAWAN PENGANTAR DONASI PEDULI BENCANA BANJIR ACEH TAMIANG

11 Desember 2025 - 03:12 WIB

PC PIRA Tapanuli Tengah Salurkan Sembako untuk Korban Banjir dan Longsor di Sigotom, Tukka

9 Desember 2025 - 09:24 WIB

Peduli Banjir, PT PHPO Bantu Minyak Goreng ke DLH Deliserdang

9 Desember 2025 - 05:43 WIB

Sekretaris PMI Kota Subulussalam Mundur Dari Jabatannya

7 Desember 2025 - 15:04 WIB

Warga Marelan Heboh, Satu Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Ruko

1 Desember 2025 - 15:00 WIB

Trending di Headline