Menu

Mode Gelap
Dugaan Asal Jadi, Proyek Optimasi Lahan Sawah Rp 460 Juta di Mangga Dua Sergai Dipertanyakan. Markas Perjudian di Kota Baru yang Digrebek Jatanras Polda Sumut Kembali Beroperasi, Terduga Bandar Tantang Polisi Kapolresta Deli Serdang Kurang “Bergairah” Memberantas Perjudian yang Meresahkan Masyarakat, Butuh Dukungan Mabes Polri dan Polda Sumut PT PHPO Salurkan Beasiswa Prestasi ke SMKN 3 Medan Ketua Bobylovers Sumut Soroti Dugaan Monopoli Proyek Pengadaan Meubelair di Disdik Sumut DUKUNG OPTIMALISASI PEMULIHAN ASET

Uncategorized

Anggota DPRD Kabupaten Sergai Angkat Bicara Mengenai Banyaknya Temuan yang Tidak Sesuai Dengan SOP di Kebun Tanah Raja.

badge-check


					Anggota DPRD Kabupaten Sergai Angkat Bicara Mengenai Banyaknya Temuan yang Tidak Sesuai Dengan SOP di Kebun Tanah Raja. Perbesar

Sergai. –  Media Indonesia – Anggota DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) komisi B dari Fraksi PDI Perjuangan, Jhon Rawansen Purba, angkat bicara sekaligus menyayangkan mengenai adanya pemberitaan baik dari Media online maupun Media cetak, yang memberitakan mengenai banyaknya temuan yang tidak sesuai dengan SOP di Kebun Tanah Raja.

Sama kita ketahui kalau Kebun Tanah Raja adalah merupakan perusahaan PTPN IV khususnya regional 1 dan merupakan termasuk perusahaan BUMN yang bergerak dibidang perkebunan. Tentu Kebun Tanah Raja harus menjalankan sesuai SOP dalam menjalankan usahanya karena merupakan perusahaan publik tentu tidak  akan luput dalam pengawasan khususnya dari pihak Media maupun LSM, kata Jhon kepada awak Media, Senin (01/11/2025).

Namun saya sangat terkejut dan miris, lanjut Jhon, ketika saya membaca dari Media mengenai banyaknya temuan yang tidak sesuai dengan SOP di Kebun Tanah Raja, tentu ini diluar ekspetasi saya. Seperti dalam berita tersebut mengatakan adanya, karyawan yang tidak menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) dengan baik ketika bekerja, adanya anak dibawah umur kedapatan bekerja di Kebun Tanah Raja, penderes yang bekerja terus menerus meskipun hari libur tanpa istirahat dan sampe Management Kebun Tanah Raja diduga menipu karyawan penderesnya sendiri sehingga diduga melakukan korupsi karena tidak mensosialisasikan mengenai adanya perubahan dalam pekerjaan di karet, ” Ucap Jhon sambil menunjukkan gestur tak percaya.”

Jika semuanya benar apa yang ada didalam pemberitaan tersebut, tentu saya selaku anggota DPRD Kabupaten Sergai sangat menyayangkan sekaligus mengecam jika benar sampai Management Kebun Tanah Raja diduga samapai menipu karyawannya sendiri, tentu hal ini tidak bisa dibiarkan.

Saya selaku anggota DPRD Kabupaten Sergai dari Fraksi PDI Perjuangan kebetulan saya berada di komisi B yang juga menangani masalah pekerjaan (buruh), saya akan coba cari tau dan klarifikasi mengenai hal tersebut ke Management Kebun Tanah Raja, sebelum mengambil tindakan atau langkah – langkah yang diperlukan agar para karyawan Kebun Tanah Raja, tidak terus tertindas.

Karena saya yakin, karyawan Kebun Tanah Raja mungkin tidak akan berani langsung untuk protes karena mereka takut terkena intimidasi atau bahkan bisa langsung kena sanksi seperti di mutasi ke Kebun lain yang lebih jauh. Maka, itulah gunanya Media ataupun LSM sebagai sosial kontrol yang bisa mendapatkan informasi mengenai keburukkan yang ada di Kebun Tanah Raja, ” Ucap Jhon.”  ( Syahrial ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TRANSPARANSI DIPERTANYAKAN: Dana Rp 2 Miliar Revitalisasi SMPN 1 Satu Atap Sukabangun, RAB Disembunyikan, Dugaan Pelanggaran Terbuka

12 Mei 2026 - 09:28 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Ikan, Wakil Wali Kota Sibolga Diperiksa Polda Sumut Sampai Malam

23 April 2026 - 11:13 WIB

Kajari Medan Tegaskan Tidak Alergi Dengan Wartawan

21 April 2026 - 11:55 WIB

Ribuan Masyarakat Sergai Tumpah Ruah Saksikan Ratusan Mobil Hias Keliling Kota, Semarakkan Malam Takbiran.

20 Maret 2026 - 15:19 WIB

Baitul Mal Darul Aman Salurkan Zakat Mal Rp64,5 Juta kepada 129 Mustahiq

19 Maret 2026 - 15:37 WIB

Trending di Uncategorized